3 Cara Ini Berhasil Mengatasi Anak Pemalu

anak pemalu

Friso Indonesia

Anak pemalu umumnya sulit untuk berkembang. Pasalnya, ia lebih suka bermain sendiri. Ia tidak pandai dalam bersosialisasi dan berteman dengan anak sebayanya. Lebih parah lagi jika ia sudah masuk sekolah. Ia akan kesulitan untuk memiliki teman di sekolah.

Sebagai orang tua, tentu saja ibu tidak boleh tinggal diam. Yang pasti, ibu harus bisa membuat anak berkembang. Dan salah satu kuncinya adalah membuat si kecil tidak lagi menjadi anak pemalu lagi.

berikut ini 3 hal yang bisa ibu lakukan.

1. Menumbuhkan Kepercayaan Diri

Pada dasarnya, anak yang pemalu adalah anak yang tidak memiliki kepercayaan diri dalam dirinya. Jadi, cara mengatasinya adalah dengan menumbuhkan percaya diri pada anak.

Ada banyak hal yang bisa ibu lakukan. Salah satunya dengan membiasakan si kecil melakukan apa yang ia suka lakukan. Maka, ibu akan melihat ketertarikan dan bakat anak. Ibu hanya perlu mengembangkan bakat tersebut.

Ini sangat penting karena hanya dengan menemukan bakat, anak akan percaya diri. Hal ini disebabkan anak merasa memiliki kemampuan yang mungkin tidak dimiliki oleh anak lagi. Dengan demikian, ia akan percaya diri. Ia tidak lagi menjadi anak pemalu lagi.

Selain itu, mengikutsertakan anak dalam komunitas olahraga juga akan membuat anak menemukan kepercayaan dirinya. Jangan biarkan si kecil hanya duduk, diam, dan belajar sendiri. Olah fisik sangat dibutuhkan ajang mengekspresikan diri. Dengan cara tersebut, anak ibu akan secara tidak langsung menemukan kepercayaan dirinya sendiri .

2. Memberi Pujian

Anak pemalu umumnya merasa minder. Ia merasa tidak memiliki hal yang perlu ditunjukkan. Akan tetapi, bukan berarti anak yang tidak pemalu itu anak yang suka pamer ya.

Rasa malu ini hanya bisa hilang dengan cara ibu memberikan pujian terhadap apa saja hal baik yang ia lakukan. Ini langkah kecil yang harus ibu lakukan untuk mengatasi rasa malu anak.

Akan tetapi, tentu saja ibu tidak perlu terlalu sering memberikan pujian. Hal tersebut akan membuat anak tidak terlalu berkesan. Pujilah jika ibu merasa anak ibu melakukan hal baik dan hebat yang jarang ia lakukan.

3. Berbicara

Anak ibu sudah tidak bayi lagi. Ia sudah bisa diajak berbicara. Sesekali ibu sebaiknya meluangkan waktu untuk berbicara dengan anak agar ibu tahu apa yang membuat ia menjadi anak pemalu.

Dalam hal ini, ibu harus tahu ada banyak sekali faktor penyebabnya. Barangkali ia merasa terkekang karena selama ini ibu hanya memberikan ruang yang sempit untuk berinteraksi dengan teman yang lain. Mungkin hal ini tidak ibu sadari. Oleh sebab itu, bicara dengan anak dan ketahui apa yang ia rasakan atau apa yang ia ingin sampaikan.

Apapun penyebab anak pemalu, tidak seharusnya ibu mengatasinya dengan cara memaksa si kecil agar ia tidak pemalu lagi. Dibutuhkan kiat-kiat khusus agar ia tidak malu lagi untuk berinteraksi dengan teman-temannya yang lain. Di situs www.friso.co.id ibu bisa berkonsultasi dengan pakar perkembangan anak jika ibu merasa perlu sekali mendapatkan masukan dari seorang ahli. Yang pasti, masukan itulah yang bisa membuat ibu segera bisa mengatasi masalah anak pemalu.

Masa depan anak tergantung pada bagimana ibu menanamkan karakter pada anak. Dan anak yang penuh dengan kepercayaan diri lah yang bisa berkembang dengan lebih optimal sehingga ia siap menghadapi masa depan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *