4 Cara Merawat Bayi Baru Lahir Yang Ibu Wajib Tahu

cara merawat bayi baru lahir

ciricara.com

Sebenarnya tidak benar jika seorang ibu saja yang harus tahu cara merawat bayi baru lahir. Seharusnya, seorang suami pun harus membantu sang istri dalam merawat sang buah hati yang baru lahir. Apalagi bagi seorang ibu yang baru melahirkan tentu tidak mudah baginya untuk bergerak dengan bebas. Maka, bantuan suami sangat dibutuhkan, terutama dalam mengurus bayi yang baru lahir.

4 hal berikut ini wajib ibu ketahui. Dan ibu bisa mengajarkan 4 cara perawatan bayi ini kepada suami ibu.

  1. Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

Bagian tubuh bayi yang paling mudah terkena masalah kesehatan adalah kulit. Pasalnya, kulit bayi masih sangat sensitif. Bahkan, jika bayi menggunakan pakaian yang terbuat dari kain yang sedikit kasar saja, kulit bayi bisa mengalami infeksi lho. Jadi, cara perawatan bayi baru lahir yang satu ini harus benar-benar diperhatikan.

Ibu perlu memilihkan baju bayi yang kainnya halus. Mengenai ketebalannya, ibu harus sesuaikan dengan cuaca di mana ibu tinggal. Jika ibu tinggal di daerah yang panas, ibu sebaiknya mempertimbangkan untuk memakaikan pakaian yang tipis.

Selain pakaian, ibu juga perlu memperhatikan cara merawat kulit bayi yang baru lahir dengan cara menggunakan lotion. Jangan asal pilih memilih lotion untuk kulit bayi yang masih sensitif. Gunakan juga minyak telon yang tidak terlalu panas di tubuh. Memang salah satu alasan mengapa tubuh bayi sebaiknya diolesi minyak telon karena untuk menjaga kehangatan tubuh. Namun, usahakan jangan terlalu banyak menggunakan minyak telon. Pilih juga minyak telon yang tidak terlalu panas.

  1. Memandikan Bayi

Perawatan bayi yang baru lahir selanjutnya adalah mengenai cara memandikan bayi. Sebenarnya, ini bukan hal yang sulit. Hanya saja, terkadang pasangan suami istri yang baru pertama kali memiliki bayi merasa canggung jika memandikan bayi.

Yang perlu diperhatikan adalah cara memegang bayi. Sebaiknya, ibu gunakan ember khusus untuk memandikan bayi. Biasanya bentuknya memanjang dengan salah satu bagian yang sedikit lebih ke atas untuk menopang kepala bayi saat dimandikan. Ember seperti ini sangat memudahkan ibu dalam memandikan bayi.

Selain itu, hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah mengenai air yang digunakan. Ini sebenarnya juga menjadi bagian penting dari cara merawat bayi yang baru lahir. Sangat disarankan agar ibu menggunakan air hangat meskipun cuaca di tempat di mana ibu tinggal sangat panas. Air hangat sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit bayi yang masih sensitif.

Ketika memandikan bayi yang baru lahir, gunakan sabun cair, bukan sabun batang. Memang ada sabun batang untuk bayi. Namun, disarankan agar ibu menggunakan sabun cair untuk memudahkan ibu dalam memandikan bayi. Selain itu, sabun cair juga lebih mudah masuk ke sela-sela bagian tubuh yang sulit dijangkau oleh sabun batang. Dengan demikian, semua bagian kulit bayi benar-benar terkena sabun dan bersih.

  1. Penggunaan Popok

Iritasi pada bagian pantat bayi sangat jarang terjadi di zaman dahulu. Hal ini disebabkan zaman dahulu orang tua tidak menggunakan popok seperti sekarang ini yang bisa menyerap air seni atau kencing. Mereka hanya menggunakan popok yang terbuat dari kain di mana setiap kali bayi buang air kecil atau buang air besar, maka orang tua akan langsung mengganti dengan popok yang baru.

Berbeda dengan sekarang ini. Popok bisa menyerap air seni. Meskipun demikian, tetap saja kulit bagian pantat bayi lembab sehingga mudah sekali terkena iritasi. Dan ini yang sering dialami oleh bayi sekarang ini.

Masalah tersebut di atas tidak lantas menjadi alasan sebaiknya ibu tidak menggunakan popok. Tentu saja ibu bisa tetap memakaikan popok. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, pastikan ibu memilihkan popok yang tidak membuat kulit bayi mengalami iritasi. Dalam hal ini, tidak semua popok itu bagus lho. Dan bukan berarti popok yang mahal cocok untuk bayi ibu. Untuk memastikan bayi terhindar dari iritasi atau yang juga disebut dengan ruam popok, pastikan ibu memilihkan popok yang tepat.

Yang kedua, selalu ganti popok setiap setidaknya 2-3 jam sekali. Mungkin ibu juga perlu mengganti lebih sering jika si kecil sering buang air kecil. Ini harus dijadikan bagian dari cara perawatan bayi baru lahir.

  1. Memastikan Bayi Tidur Nyenyak

Tidur menjadi momen yang sangat spesial bagi bayi yang baru lahir. Mengapa? Karena pada saat tidur, sel berkembang. Itulah mengapa para pakar perkembangan anak menyarankan agar bayi memiliki waktu tidur yang cukup. Selain itu, tidur bayi pun harus berkualitas.

Untuk tujuan tersebut, tentu banyak hal yang harus diperhatikan. Usahakan agar kamar bayi memiliki sirkulasi udara yang baik. Selain itu, pastikan juga tempat tidur tidak lembab. Ganti sprei lebih sering jika bayi sering berkeringat. Pakaikan pakaian yang sesuai dengan kondisi atau cuaca.

Karena masih bayi, maka sebaiknya ibu tidak perlu memberikan susu formula. Cukup berikan ASI saja. Itu yang paling direkomendasikan. Baru kemudian ketika usianya menginjak 1 tahun, ibu bisa berikan susu balita yang terbaik.

Setidaknya 4 cara merawat bayi tersebut dikuasai oleh pasangan suami istri. Ibu perlu mengajak suami untuk ikut serta dalam merawat sang buah hati. Ibu bisa membagi tugas, mana yang harus ibu kerjakan dan mana yang bisa dikerjakan oleh suami ibu. Agar suami ibu lebih mengerti tentang hal ini, ibu bisa ajak suami ibu untuk membaca cara merawat bayi baru lahir di www.friso.co.id.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *