5 Makanan untuk Memperbanyak ASI dan Bantu Masa Menyusui

Makanan Tidak Higienis

www.ciungtips.com

Menyusui akan sangat terhambat kalau kelenjar ogah produksi. Terlebih kalau anak sudah mulai merengek karena lapar, bunda bisa pusing dibuatnya. Inilah mengapa dibutuhkan makanan untuk memperbanyak asi.

Tidak banyak pembahasan mengenai hubungan antara konsumsi dengan air susu ibu. Wajar saja kalau tidak semua bunda tahu. Nah, supaya dapat inspirasi atau bayangan, beberapa diantara sekian banyak makanan tersebut di kala menyusui adalah..

  1. Bawang putih
    Kalau bicara bahan makanan paling wajib ditemui di dapur pasti bawang putih termasuk salah satunya. Karakter bawang memang cukup unik, tiap kali dimasak dengan cara berbeda, maka hasil akan beragam. Ditambah harga bawang putih cukup terjangkau dan mampu buat hidangan lebih sedap membuat permintaan bawang putih tergolong stabil.

    Pada masa menyusui, bawang putih ternyata cukup berguna. Pasalnya, bawang putih mampu tingkatkan produksi air susu ibu secara instant. Meski harus diingat bahwa tidak semua orang senang dengan bau bawang, termasuk si kecil. Konon katanya, bayi jadi ogah menyeruput air susu ibu lantaran bau bawang di dalamnya. Jadi selalu pastikan konsumsi bawang dibatasi dengan baik.

  2. Aprikot
    Usia mengandung dan bersalin, bunda sangat mungkin alami perubahan hormon secara drastis. Inilah mengapa emosi bergejolak disertai ragam perubahan tubuh lain begitu terlihat jelas. Menyeimbangkan hormon sebetulnya tidaklah sulit, hanya dengan makan buah aprikot tubuh akan kembali segar.

    Aprikot memang jarang masuk pembahasan makanan untuk ibu menyusui, namun sejatinya buah ini nyaris sempurna. Aprikot, terutama yang sudah dikeringkan mengandung kimia yang bisa kembalikan hormon seperti sedia kala. Belum lagi, penelitian membuktikkan aprikot bisa merangsang produksi air susu ibu.

    Hidangan yang berkaitan dengan aprikot juga sangat beragam. Digabungkan dengan sup, makan mentah, atau dibuat jus, aprikot bisa jadi juara. Tinggal mainkan kreativitas bunda untuk dapatkan cita rasa yang diinginkan.

  1. Bayam
    Tidak banyak orang menyebut bayam pada pembahasan makanan pendorong produksi air susu ibu. Berkat popularitas kartun era sembilan puluhan yakni Popeye, asosiasi bayam adalah tubuh kuat nan sehat. Sebetulnya tidak salah menghubungkan hidup sehat dengan bayam, sayangnya potensi sayuran berwarna hijau ini kian abu-abu.

    Kandungan bayam sangatlah beragam meski sekilas sayuran ini hanya berupa lembaran tipis. Asam folat, kalsium, dan zat besi merupakan ‘tiga pilar emas’ dalam perkembangan bayi. Sehingga asupan air susu ibu menjadi lebih berkualitas untuk tumbuh kembang si kecil. Ditambah lagi, bayam mampu mencegah kanker payudara yang tentunya merusak sesi menyusui bunda.

    Cara menghidangkan bayam sangatlah beragam tergantung kreativita bunda. Tidak harus sediakan bayam dalam bentuk sup, sebetulnya dengan menyelipkan bayam dalam roti, ataupun jenis makanan lain bisa jadi cara menyenangkan makan bayam.

  2. Almond
    Diantara keluarga kacang, almond tergolong mewah. Harganya memang tidak sedikit, bahkan kerap dikemas begitu ekslusif. Secara simbolis saja dapat terlihat bahwa almond menawarkan manfaat luar biasa bagi para pengkonsumsinya.

    Rasa almond ringan dan renyah, serta bentuk minimalis cocok dibawa sebagai cemilan berpergian. Belum lagi, almond bisa digabungkan atau diolah menjadi beragam hidangan menggiurkan. Entah dipanggang lapis madu, kue, atau bahkan susu almond semua terasa oke.

    Sejatinya,  tawaran utama almond terletak pada omega 3 yang cukup tinggi. Pasalnya, penelitian buktikkan bahwa omega 3 merupakan elemen yang tak hanya cerdaskan otak namun meningkatkan suplai air susu ibu pula. Anak cerdas dan kenyang, siapa yang tidak mau?

  3. Nasi merah
    Sebagian besar bunda menyusui memilih hindari nasi putih terutama usai melahirkan. Berat badan yang bisa jadi meresahkan perasaan bunda merupakan alasan yang cukup dominan. Padahal, karbohidrat masih diperlukan dalam kehidupan bunda termasuk dalam menyusui.

    Alternatif bahan makanan yang cukup sehat kaya karbohidrat jatuh pada nasi merah. Meski rasanya cukup hambar, fungsi nasi merah patut diacungi jempol. Tidak hanya memenuhi kebutuhan karbohidrat, melancarkan buang air besar, nasi merah juga meningkatkan nafsu makan bunda.

  4. Wortel
    Sayuran berwarna oranye nan panjang ini biasanya hanya dikonsumsi oleh mereka yang ingin tingkatkan kemampuan mata. Kendati demikian, wortel sebetulnya menyimpan kekuatan tersembunyi. Selain bertanggung jawab menutup luka, wortel tergolong makanan yang mampu jadi solusi persediaan air susu ibu.

    Olah wortel sebetulnya sangat menyenangkan mengingat bahan satu ini memiliki potensi. Misalkan saja, orang tua tinggal ‘lempar’ wortel dalam sup atau membuat wortel dengan cara sedikit kompleks. Kue wortel, hidangan asal Inggris satu ini bisa jadi cara unik untuk memuaskan rasa lapar bunda sekaligus menambah pasokan air susu ibu.

  5. Wijen
    Wijen bisa dibilang bahan yang ada tapi paling tidak disadari. Bentuknya mungil dengan rasa yang nyaris tak pernah dominasi lidah membuat wijen dilupakan banyak orang. Tapi jangan salah, kemampuan wijen membantu proses menyusui bunda cukup besar.

    Wijen tergolong bahan makanan yang mampu meningkatkan produksi air susu ibu meski bentuknya super kecil. Berita baiknya, bunda sangat mungkin mengkombinasikan wijen dengan bahan makanan apapun. Misalkan menabur wijen diatas roti atau blender wijen bersamaan dengan susu.

    Harap diingat penelitian terkini menunjukkan wijen bisa mengundang kanker. Meski protein, dan kandungan bermanfaat lain dalam wijen buat tepuk tangan, bukan berarti bunda harus makan wijen berlebihan. Konsultasikan dengan dokter kandungan bunda untuk optimalisasi konsumsi makanan memperbanyak Asi semacam wijen dengan resiko minim.(HN)

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *