Albania Catatkan Rekor di Euro 2016

albania di piala eropa

sumber: https://i.ytimg.com

Kejutan hadir di pertandingan terakhir Fase Grup A yang mempertemukan antara Albania vs Rumania. Pertandingan yang berlangsung di Parc Olympique Lyonnais dimenangkan Albania dengan skor 1-0 dimana goal dari Albania dicetak oleh Armando Sadiku. Dengan kemenangan yang dipetik oleh Albania, tim kuda hitam sekaligus debutan di Euro 2016 berhasil menempati posisi ketiga klasemen akhir dibawah tuan rumah Prancis dan Swiss.

Albania bukanlah negara unggulan di turnament empat tahunan ini, mereka hanyalah negara debutan di Euro tahun ini, namun penampilannya yang ciamik patut menjadi sorotan media mancanegara, meskipun mereka menelan kekalahan dari Swiss dan Prancis, setidaknya Albania berhasil menunjukan permainan yang bisa dibilang tidak membosankan.

Kemenangan atas Rumania di pertandingan dini hari tadi mencatatkan sejumlah rekor bagi Albania yang berstatus sebagai kuda hitam. Selain pertama kalinya mengikuti pentas Euro, Albania juga mencatatkan rekor yakni kemenangan pertama di ajang Euro.

Pertandingan dini hari tadi memang lebih condong dikuasai oleh Rumania, negara yang memang sedikit memiliki pengalaman dalam hal turnament, namun Dewi Fortuna nampaknya tak menaungi kedigdayaan The Tricolorii dan memaksa Rumania harus pulang lebih awal dalam turnament empat tahunan ini.

Dengan rekor yang dicatatkan oleh Rumania yakni kemenangan perdana di ajang Euro, Albania tentu berharap menjadi negara kuda hitam yang mampu lolos ke fase berikutnya sebagai peringkat ketiga terbaik, mengalahkan semua negara di grup yang duduk di posisi ketiga. Namun, tidak semua orang mengetahui profil dari Albania ini, bagaimana perjalanan mereka hingga bisa bermain di putaran final Euro 2016, berikut flashback atau perjalanan Albania hingga lolos ke Euro 2016.

Albania yang tergabung dalam Grup 1 bersama negara besar seperti Portugal dan Denmark mampu mengakhiri Kualifikasi dengan duduk sebagai runner up dibawah Portugal. Di pertandingan perdana kualifikasi menghadapi Portugal, Albania yang memang tak diunggulkan berhasil menjungkalkan Cristiano Ronaldo dkk dengan skor 0-1 di Portugal, dari kemenangan inilah kejutan Albania terus berlanjut.

Di pertandingan kedua menghadapi Denmark, Albania sukses menahan imbang negara yang dihuni oleh bintang Tottenham Hotspurs, Cristian Eriksen dengan skor 1-1. Denmark sendiri merupakan negara besar yang pernah merasakan manisnya gelar juara Euro di Tahun 1992 dimana saat itu diraih bersama kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel.

Di laga ketiga menghadapi Serbia, Albania benar-benar dinaungi Dewi Fortuna dimana mereka berhasil menang WO (0-3) setelah supporter Serbia melakukan kerusuhan dan tentu itu menguntungkan Albania.

Di laga selanjutnya menghadapi negara yang memang bukan unggulan yakni Armenia, mereka berhasil memetik kemenangan dengan skor 2-1 dan lebih memantapkan diri mereka untuk lolos ke putaran final Euro 2016.

Di laga kelima dimana mereka yang tak diunggulkan karena harus bertempur menghadapi Denmark, secara mengejutkan Albania sukses menahan laju Denmark dengan menahan imbang Negeri Dinamit dengan skor 0-0, kejutan terus berlanjut.

Namun, kejutan yang diberikan Albania terhenti kala mereka menghadapi Finalis Euro 2004 yakni Portugal. Albania yang berstatus kuda hitam dan non unggulan dipaksa menyerah dengan skor 0-1.

Namun di dua pertandingan terakhir menghadapi Serbia dan Armenia, skuad asuhan Gianni de Biasi berhasil menyapu bersih dengan mengalahkan Serbia 2-0 dan Armenia 0-3, dengan hasil tersebut, Albania berhak menemani Portugal lolos ke putaran final Prancis 2016 untuk pertama kalinya sebagai runner up, selain itu, mereka juga sukses menyingkirkan Denmark yang harus puas duduk di posisi ketiga.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *