Alergi Pada Bayi Itu Hal Yang Wajar

alergi pada bayi

www.friso.co.id

Banyak ibu yang menanggapi serius terhadap alergi pada bayi. Itu artinya mereka tidak mengerti mengapa bayi mengalami alergi dan kenapa alergi itu terjadi.

Sebenarnya, alergi yang dialami oleh bayi itu hal yang sangat wajar. Meskipun memang bukan berarti ibu bisa menyepelekannya. Yang pasti, elergi tidak boleh dianggap terlalu serius sehingga ibu parno dan terlalu khawatir.

Memahami Alergi Pada Bayi

Banyak sekali orang tua yang terlalu mengkait-kaitkan antara alergi dengan penyakit yang lain. Ada yang mengatakan alergi pada bayi ini disebabkan oleh kondisi kesehatan yang kurang baik lantaran adanya bakteri yang berhasil masuk ke dalam tubuh. Ada juga alergi yang dikaitkan dengan pakaian atau sabun yang digunakan kurang cocok dengan kondisi tubuh bayi. Dan masih banyak lagi anggapan lainnya.

Ada baiknya ibu mengetahui istilah alergi ini langsung dari ahlinya. Alergi yang dialami oleh bayi lebih bersifat reaksi terhadap hal asing yang ada pada tubuh si kecil. Jadi, setiap kali ada hal asing yang ada di dalam tubuh bayi, ia akan memberikan respon berupa alergi. Jadi, bisa dikatakan alergi merupakan tindakan alami yang dilakukan oleh tubuh bayi ketika ada hal asing di dalam tubuh.

Hal asing tersebut bisa bermacam-macam. Bisa berasal dari udara yang terhirup atau makanan. Alergi biasanya terjadi pada bayi yang baru pertama kali mendapatkan menu MPASI. Makanan asing yang belum pernah ia konsumsi menyebebkan alergi.

Alergi Karena Faktor Genetik

Para ahli kesehatan sudah menjelaskan bawasannya alergi sering disebabkan oleh faktor lingkungan dan juga makanan. Namun, bagaimana jika bayi yang hanya baru mendapatkan ASI karena usianya masih di bawah 6 bulan? Ada kemungkinan alergi pada bayi tersebut disebabkan oleh faktor genetik. Hal ini bisa dibuktikan dengan mudah. Ibu bisa lihat riwayat kesehatan ibu dan juga suami ibu. Jika ibu atau suami ibu mudah sekali terkena alergi, ada kemungkinan alergi yang dialami oleh sang buah hati itu bersifat keturunan. Artinya, alergi tersebut disebabkan oleh faktor genetik.

Meskipun demikian, ibu tidak bisa begitu saja membuat kesimpulan. Observasi tetap harus dilakukan untuk memastikan apa yang menjadi penyebab bayi alergi. Bisa saja ada organ tubuh tertentu yang tidak berfungsi maksimal sehingga organ tubuh tersebut memberikan respon berupa alergi terhadah benda asing tertentu.

Gejala Alergi Pada Bayi

Kebanyakan, alergi yang dialami oleh bayi ditunjukkan dengan munculnya bercak-bercak merah pada kulit si kecil. Akan tetapi, ini bukan satu-satunya gejala alergi pada bayi.

Ada juga bayi yang mengalami alergi yang ditunjukkan dengan batuk-batuk yang tidak kunjung berhenti hingga berhari-hari. Batuk ini biasanya disertai dengan bersih dan suhu tubuh sedikit lebih panas.

Yang harus diantisipasi adalah gejala alergi berupa susah bernafas. Jika hal ini dibiarkan, bayi bisa saja kehilangan kesadaran atau pingsan. Hal ini bisa mengancam nyawa bayi jika ibu tidak segera memberikan penanganan.

Muntah-muntah, diare, dan gatal-gatal juga gejala lain yang sering muncul ketika bayi mengalami alergi. Terlepas dari berbagai jenis gejala yang muncul, yang harus ibu lakukan adalah penanganan awal agar alergi pada bayi tersebut tidak menjadi semakin parah.

Mengatasi Alergi Pada Bayi

Sebenarnya tidak mudah mengatasi alergi pada bayi. Yang harus ibu lakukan adalah menemukan allergen atau penyebab alergi. Seharusnya, jika bayi mudah sekali mengalami alergi, maka ibu akan semakin mudah menebak apa yang menjadi allergen.

Yang paling sering terjadi adalah alergi karena makanan. Dalam hal ini, ibu bisa memperhatikan makanan apa saja yang jika setelah makan makanan tersebut bayi mengalami alergi. Setelah ibu mengetahui hal tersebut, ibu bisa menghindari memberikan makanan tersebut atau menghindari memberikan makanan yang memiliki kandungan yang sama dengan makanan tersebut.

Allergen juga bisa berupa debu dan tungau. Ada baiknya ibu bersihkan lingkungan rumah benar-benar bersih. Ganti sprei setiap satu minggu sekali karena barangkali bayi ibu alergi terhadap debu atau tungau.

Terlepas dari itu semua, yang paling penting adalah meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Seperti yang sudah dijelaskan di awal, alergi merupakan reaksi yang dilakukan oleh bayi terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Karena tubuh tidak kuat menahan serangan dari benda asing tersebut, akibtnya muncullah alergi.

Alergi pada bayi hanya bisa diatasi dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Memberikan ASI eksklusif menjadi cara yang paling tepat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi agar ia tidak mudah terkena alergi. Jika si kecil sudah balita, maka ibu bisa tambahkan suplemen tambahan. Atau ibu bisa memberikan susu pertumbuhan balita yang terbaik yang mengandung semuan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Susu Friso Gold 4 diperkaya dengan prebiotik. Kandungan inilah yang akan memperkuat bakteri baik yang ada di dalam tubuh. Dengan demikian, ketika ada benda asing yang berbahaya seperti bakteri jahat, maka tubuh akan merespon dengan cara menyerang bakteri tersebut.

Selain prebiotik, susu ini juga mengandung protein, kalsium, serta vitamin yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang balita. Memberikan susu Friso Gold 4 pilihan yang tepat jika ibu ingin melihat anak tumbuh secara maksimal, tidak mudah sakit, apalagi terkena alergi. Dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, maka tumbuh kembangnya akan maksimal karena ia tidak mudah sakit.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *