Anak Terlambat Bicara Beda Dengan Bisu Lho Bu

perkembangan bahasa anak

friso.co.id

Banyak orang tua yang khawatir ketika anak terlambat bicara. Pikiran mereka kemana-mana. Apakah sang buah hati mereka memang mengalami keterlambatan dalam bicara atau tidak bisa bicara alias bisu?

Kekhawatiran ini semakin menjadi-jadi ketika usia si kecil sudah menginjak 1,5 tahun. Seharusnya sudah ada tanda-tanda anak bicara di usia tersebut.  Bahkan, tidak sedikit balita usia 1 tahun yang sudah mulai muncul tanda-tanda belajar bicara.

Ibu tidak perlu khawatir saat anak terlambat belajar bicara. Itu hal yang sangat wajar sekali.

Mengapa Anak Terlambat Bicara

Kalau diuraikan secara mendalam, banyak sekali faktor penyebab anak mengalami keterlambatan bicara. Yang pasti, ini bisa dijadikan sebagai faktor pertumbuhan anak yang kurang baik.

Maka dari itu, lebih mengoptimalkan perkembangan anak harus menjadi hal yang harus diutamakan. Namun, bagaimana caranya?

Dengan mengetahui faktor penyebab anak terlambat bicara, maka ibu akan tahu apa yang harus dilakukan segera.

  • Minim Latihan

Bahasa itu seperti skill lainnya. Bahasa perlu dilatih. Apalagi itu bahasa lisan atau berbicara. Ibu harus tahu anak yang terlambat bicara umumnya disebabkan oleh jarangnya latihan. Ini merupakan kasus keterlambatan perkembangan anak yang paling sering terjadi. Maka dari itu, semua orang tua harus waspada.

Kenapa dikatakan jarang latihan? Karena banyak orang tua yang sibuk bermain handphone ketika sedang bersama sang buah hati. Mereka sibuk membalas SMS atau chatting, atau sekedar stalking di media sosial. Sementara itu, anak disodori mainan sehingga anak cenderung bermain sendiri.

Lalu kapan ada waktu bagi si kecil untuk belajar bicara jika tidak diajak bicara?

Maka dari itu, banyak peneliti mengatakan salah satu faktor keterlambatan perkembangan anak adalah karena handphone. Bukan berarti handphone yang diberikan kepada anak, namun orang tua yang terlalu sering bermain handphone sehingga hampir tidak punya waktu untuk mengajak bermain dan bicara kepada sang anak.

Apakah ibu juga melakukan hal tersebut? Sebaiknya hentikan mulai sekarang juga.

  • Nutrisi Kurang

Bagaimana pun juga, perkembangan anak itu sangat terkantung pada nutrisi yang ia dapatkan. Bagaimana otak bisa bekerja dengan baik jika tidak mendapatkan nutrisi yang cukup? Jika itu yang terjadi, maka otak tidak mampu menghafal kata sehingga anak pun sulit untuk belajar menirukan kata.

Belajar bicara anak itu pada intinya belajar menirukan apa yang orang dewasa katakan. Anak mendengar apa yang ibu katakan. Ia menyimpan kata-kata tersebut di dalam otak kemudian sedikit demi sedikit belajar menirukan bagaimana mengucapkan kata-kata tersebut.

Maka dari itu, setidaknya sisi kognitif anak harus bagus. Ibu bisa berikan susu Friso Gold 3 untuk memastikan kebutuhan nutrisi untuk mencerdaskan otak anak terpenuhi. Selain itu, pastikan juga ibu memberikan makanan yang bergizi setiap hari, terutama makanan yang mengandung omega 3.

Tanda-Tanda Anak Mulai Belajar Bicara

Apakah anak bisu atau anak terlambat bicara saja? Pertanyaan ini bisa Anda dapatkan jawabannya ketika ibu tahu bagaimana tanda-tanda anak mulai belajar bicara.

  • Muncul Ocehan

Ini hal yang sangat lazim ketika anak mulai belajar bicara. Namun, perhatikan dulu ocehannya. Ada lho bu ocehan anak yang mengandung makna? Artinya, ada ocehan yang menunjukkan suatu hal tertentu. Dan ocehan semacam ini dilakukan terus menerus. Ini artinya, ocehan tersebut merupakan usaha anak untuk menirukan apa yang orang dewasa katakan.

Coba ibu perhatikan ketika anak mengoceh untuk meminta makan dengan ocegahan ingin bermain. Cermati dan lihat apa perbedaannya.

  • Paham

Pernah ibu meminta si kecil untuk melakukan sesuatu? Jika anak ibu mengerti, itu artinya anak sudah akan mulai belajar bicara. Ia telah merekam kata dan memahami apa yang dimaksud dengan kata tersebut. Tinggal tunggu saja sebentar lagi anak pasti mulai mencoba meniru untuk mengucapkan kata-kata tersebut.

  • Mengucapkan Huruf Yang Beda

Bayi biasanya hanya bisa mengucapkan huruf vokal. Namun, ketika ia sudah mulai mengucapkan huruf konsonan, maka ia sudah mulai belajar bicara. Semakin banyak huruf konsonan yang ia bisa katakan, maka ibu tidak perlu khawatir lagi. Yang perlu ibu lakukan hanya mengajarkan bagaimana cara menyambungkan konsonen dengan vokal sehingga menjadi kata.

Masih merasa anak ibu bisu atau hanya sekedar sekedar mengalami keterlambatan bicara?

Kunci Mengajarkan Anak Bicara

Harus diakui orang tua sering menjadi penyebab utama anak mengalami terlambat bicara. Karena bagaimana pun juga, berbicara butuh latihan. Maka dari itu, komunikasi menjadi inti dari cara mengajarkan anak bicara tanpa bermaksud pentingnya nutrisi yang didapatkan dari minuman dan makanan yang bergizi.

Komunikasi ini bukan seperti memuarkan video atau film untuk anak. Komunikasi harus dua arah. Artinya, ibu dan anak harus saling berbicara.

Makanya, kesalahan yang sering dilakukan oleh orang tua adalah membiarkan anak berada di depan TV. Sementara itu, sang ibu asyik chatting. Mereka menganggap anak sudah belajar mendengar atau bahkan belajar bernyanyi. Memang ini salah satu cara agar anak belajar bicara. Namun, ini berbeda dengan komunikasi. Dengan mengajak anak melakukan komunikasi dua arah, perkembangan bicara anak akan menjadi lebih optimal. Jauh berbeda ketika ibu hanya memutarkan video atau lagu dan meminta anak untuk menirukannya.

Sekarang ibu sudah tahu apa yang harus dilakukan, bukan? Dan kini ibu tidak perlu khawatir lagi dengan masalah anak terlambat bicara.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *