Apa Saja Pantangan Ibu Menyusui Yang Harus Dijauhi? Simak Ulasan Berikut Ini!

Semua ibu yang sedang menyusui tentu harus memperhatikan pantangan ibu menyusui, sebab akan berdampak pula pada si bayi. Selain itu, setiap makanan yang ibu konsumsi juga akan mempengaruhi kualitas dan kuantititas ASI. Bunda harus tahu ya, makanan apa saja yang baik bagi ibu menyusui dan makananan apa yang tidak baik. Pada masa menyusui adalah waktu yang sangat peting untuk bayi dan ibunya, sama halnya dengan masa kehamilan. Pada masa menyusui ini hubungan emosional antara ibu dan bayi akan terbentuk dengan lebih  baik.

Sehingga masa menyusui ini sangat baik untuk perkembangan mental dan psikis bayi. Selain itu pada masa ini bayi akan bisa merasakan kasih sayang dan kehangatan yang diberikan oleh ibu kepadanya.  Pada intinya tidak ada pantangan makanan ibu menyusui dan sebagian  ibu menyusui merasa mereka  dapat makan apa saja yang mereka suka. Ada saatnya beberapa makanan yang dimakan tersebut bisa mengubah rasa ASI. Walaupun sebagian besar bayi nampaknya menikmati berbagai macam perubahan rasa ASI tersebut.

Akan tetapi banyak juga bayi yang tidak mau dengan ASI setelah ibunya mengkonsumsi beberapa makanan tertentu. Hal ini adalah tanda yang jelas bahwa ada kemungkinan makanan yang ibu konsumsi tersebut mempengaruhi kualitas ASI yang diberikan ibu pada si kecil. Setelah melahirkan bukan berarti Bunda sudah terbebas dari tanggung jawab untuk memilih makanan yang bisa dikonsumsi. Bunda harus tetap memperhatikan apa saja yang harus dijauhi pada masa menyusui. Seorang Ibu yang menginginkan hal terbaik untuk anaknya pasti  ingin memberikan gizi yang paling baik dan menjauhkan anak dari bahaya dan kerugian yang bisa terjadi, termasuk pula kerugian dari ASI.

Seorang bayi harus  memperoleh ASI ekslusif selama enam bulan. ASI ekslusif itu artinya bayi tersebut tidak mendapatkan sumber makanan lain selama enam bulan pertama kehidupan selain ASI. Hal ini ditandatangani dan disepakati oleh pemerintah Indonesia bahkan oleh berbagai badan kesehatan dunia.Diet Ibu menyusui juga sering menjadi pembahasan yang hangat dibicarakan beberapa ibu jika sedang berkumpul. Hal ini cukup wajar, mengingat satu-satunya sumber makanan untuk bayi adalah ASI. Itu artinya nutrisi yang terkandung dalam ASI sangat penting dan bisa mempengaruhi kondisi tubuh si kecil.

Minuman Yang Menjadi Pantangan Ibu Menyusui

Ada beberapa minuman yang sebenarnya adalah pantangan ibu menyusui yang perlu dihindari atau sebaiknya dikurangi selama ibu memberikan ASI kepada si kecil, yakni:

– Minuman yang mengandung alkohol

Minuman beralkohol perlu Bunda hindari, sebab alkohol bisa disalurkan ke bayi lewat ASI. Terlalu banyak mengonsumsi alkohol akan memberikan dampak yang buruk terhadap perkembangan saraf buah hati Anda. Bayi akan terlihat lungli, lemas, mengantuk, dan tidur lebih lama. Disamping itu, alkohol juga terbukti bisa mengurangi jumlah ASI yang diproduksi Bunda.

– Minuman yang mengandung kafein

Minuman berkafein, misalnya saja soda, kopi, dan teh sebaiknya Bunda kurangi,sebab kafein yang terdapat dalam minuman tersebut bisa disalurkan ke bayi lewat ASI. Kafein bisa menyebabkan bayi menjadi sulit tidur dan rewel, disamping itu kafein juga terbukti bisa menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan bayi.

Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Menyusui

Berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari oleh ibu menyusui;

-Makanan yang bisa mengiritasi saluran pencernaan

Beberapa bahan makanan, misalnya saja brokoli, kubis, dan paprika adalah makanan yang menghasilkan gas dan membuat kembung. Oleh karena itu,  makanan ini menjadi pantangan ynag sebaiknya dikurangi ketika ibu menyusui. Sebab berbagai makanan tersebut juga bisa menyebabkan saluran pencernaan bayi menjadi tidak baik. Berbagai buahyang mengandung sitrus misalnya seperti jeruk, lemon, dan sejenisnya serta makanan yang pedas sebaiknya tidak Bunda konsumsi sebab berbagai makanan tersebut bisaa menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan bayi.

– Makanan yang menyebabkan alergi

Produk olahan dengan bahan utama telur, susu, kedelai, gandum, kacang-kacangan, jagung, misalnya seperti keju,es krim, yogurt dan sejenisnyan sebaiknya dikurangi pada ibu yang sedang pada masa menyusui. Sebab produk olahan tersebut ada pula pada beberapa bayi bisa menimbulkan gejala alergi seperti sakit perut, diare, bercak kemerahan, dan muntah. Oleh sebab itu ibu perlu selalu memperhatikan sensitivitas bayi terhadap berbagai makanan tersebut. Saat terbukti bahwa bayi sensitif, maka makanan tersebut sudah menjadi pantangan.

-Makanan yang mengurangi jumlah ASI

Beberapa dedaunan, misalnya saja parsley , pepermint, petersely, yang merupakan campuran pada sop, teh, obat-obatan herbal sebaiknya tidak Bunda konsumsi. Sebab dedaunan mint tersebut jik dikonsumsi dalam jumlah yang banyak bisa mengurangi jumlah ASI yang diproduksi ibu.

Beberapa makanan tersebut harus dihindari oleh ibu menyusui, yang jika dikonsumsi berlebihan bisa mempengaruhi ASI yang diberikan untuk si kecil dan nantinya akan mempengaruhi kesehatan bayi. Oleh sebaab itu penting untuk ibu dalam memperhatikan makanan yang dimakannya supaya bayi yang disusuinya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

– Makanan yang berasal dari laut

Berbagai maacam ikan laut yang besar, misalnya saja seperti ikan tuna, ikan hiu, ikan todak dan sejenisya sebaiknya dikurangi, sebab ikan besar ini mengandung mercury yang bisa disalurkan ke bayi lewat ASI. Kelebihan merkuri akan memberikan dampak yang tidak baik terhadap perkembangan saraf si kecil. Makanan ini merupakan pantangan ibu menyusui yang harus Bunda hindari sebab akan berdampak buruk untuk buah hati Anda.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *