Berbagai Pilihan Makanan Bayi Usia 9 Bulan Yang Menarik

makanan bayi 9 bulan

apelgreen.com

Dengan berbagai gerakan aktif yang diberikan oleh bayi Anda di usia 9 bulan merupakan kebanggan tersendiri untuk anda dan keluarga. Pergerakan bayi yang lebih aktif sehingga bisa  merangkak dan meraih benda yang berada di sekitarnya. Saat itu pula Anda sudah bisa memberikan makanan bayi 9 bulan. Pada usia 8 bulan bayi sudah menguasai posisi selain merangkak seperti duduk, belajar berdiri. Perkembangan bayi lebih mengarah kepada perkenalan bahasa.

Pemahaman bahasa sudah mulai berkembang, bayi akan meniru ucapan anda, sehingga anda dapat mengajari mana yang benar untuk dikatakan.  Nada bicara juga akan ditangkap bayi untuk dapat membedakan larangan yang diberikan. Selain itu anda dapat memberikan benda-benda bermain yang berwarna-warni dan berbahan aman. Pada usia 9 bulan makanan dan nutrisi yang diperlukan oleh bayi tidak jauh berbeda dengan bulan sebelumnya. Anda dapat memperkenalkan makanan bayi dengan tekstur yang lebih kental, dengan demikian gigi susunya akan terlatih untuk mengunyah.

Makanan yang seimbang dapat anda konsep sehingga menyajikan makanan yang lebih bervariasi dengan nutrisi yang seimbang setiap harinya. Kelebihan zat gizi tertentu justru tidak baik sehingga akan menghambat pertumbuhan bayi anda. Karbohidrat yang dibutuhkan oleh bayi memang tidak banyak, 9 sendok makan saja sudah mencukupi, pemberian asi eksklusif merupakan sumber energi untuk pertumbuhan yang terbaik.

Hal yang sangat penting adalah dengan asupan nutrisi lainnya yang didapatkan dari sayur, buah dan protein hewani. Pada usia ini, anda dapat memberikan makanan berstruktur lebih padat, seperti pemberian nasi tim. Anda dapat mengatur menu perhari bubur susu pada pagi hari, nasi tim pada siang dan sore hari . Pemberian cemilan bisa disisipkan pada pukul 10 dan pukul 14 sore hari.

Buah dan sayuran adalah makanan penting untuk bayi yang mengandung serat, mineral dan vitamin yang sangat baik untuk bayi. Mengenalkan berbagai jenis sayuran dan buah yang kaya warna sangat baik untuk mendukung pertumbuhan bayi. Beberapa buah dan sayuran yang disarankan seperti pisang, apel, anggur, mangga, alpukat, ceri, stroberi, labu, kacang hijau, bayam, wortel, brokoli, kembang kol, dan jenis sayuran yang bisa dimasak menjadi lembut. Semua makanan ini akan membantu masa penyapihan jika sudah waktunya.

Bayi membutuhkan protein untuk menjadi sumber tenaga bagi tubuh serta mendukung sistem perkembangan gerakan bayi. Protein juga akan meningkatkan berat badan sehingga bayi sehat dan tidak rentan penyakit. Beberapa sumber protein dari tumbuhan dan hewan seperti kacang hijau, kedelai, kacang-kacangan, daging sapi, daging ayam, ikan, dan kuning telur. Bayi usia 9 bulan setidaknya membutuhan 11 gram protein per hari.

Sumber padi-padian atau tepung: bayi juga membutuhkan sumber karbohidrat yang sehat. Beberapa jenis makanan yang disarankan seperti gandum, pasta, beras merah, oat dan sereal. Semua makanan ini mengandung karbohidrat, zat besi, asam folat dan juga serat. Bayi juga membutuhkan sumber lemak sehat untuk meningkatkan energi. Meskipun bayi bisa mendapatkan lemak dari ASI dan susu formula namun bayi tetap membutuhkan makanan lain. Anda bisa mengenalkan jenis lemak sehat seperti asam lemak omega 3. Jenis makanan yang sangat disarankan seperti ikan salmon. Sumber makanan ini sangat penting untuk perkembangan otak dan sel syaraf.

Tekstur Yang Cocok Untuk Makanan Bayi 9 Bulan

Cobalah untuk memberikan makanan yang sedikit lebih padat untuk bayi usia 9 bulan. Anda bisa mencoba makanan padat seperti nasi yang lembut namun bukan bubur. Makanan yang padat ini bisa membantu perut bayi menjadi lebih nyaman. Anda bisa memberikan sayuran yang sudah dipotong kecil namun tidak terlalu lembut. Beberapa makanan seperti brokoli dan kembang kol sudah bisa diberikan sejak awal.

Hindari memberikan makanan terlalu lembut karena tidak merangsang gerakan lidah dan struktur gigi bayi. Berikan beberapa jenis makanan yang bisa dipegang sendiri oleh jari bayi seperti roti bayi yang mudah hancur dalam mulut, buah yang bisa dikunyah dengan mudah dan juga sayuran yang sudah dimasak.

Hindari Pemberian Gula dan Garam Dalam Makanan Bayi 9 Bulan

Meskipun banyak orang tua yang mulai mengenalkan garam dan gula pada  bayi usia 9 bulan, namun sebenarnya hal ini masih sangat dilarang. Syarat menerima makanan yang mengandung gula dan garam untuk bayi adalah ketika sudah berumur lebih dari 12 bulan. Kebutuhan garam dan gula untuk bayi 9 bulan kurang dari 1 gram per hari atau tidak sama sekali. Berikut ini alasan mengapa tidak boleh memberikan garam dan gula untuk bayi. Garam berlebihan bisa membuat ginjal bayi bekerja terlalu keras. Selain itu tidak baik untuk pembuluh darah bayi dan meningkatkan resiko penyakit metabolisme untuk bayi.

Makanan manis dan gula mengandung banyak bahan kimia yang bisa meningkatkan peluang obesitas dan penyakit diabetes tipe 1 pada anak-anak. Ketika bayi menerima banyak makanan manis maka bisa menurunkan sistem kekebalan, meningkatkan resiko obesitas, dan rentan penyakit jantung pada anak-anak. Gula dan asupan garam yang tinggi juga bisa menyebabkan kerusakan gigi pada anak-anak. Jadi bayi usia 9 bulan harus menerima nutrisi yang cukup baik dari ASI, susu formula maupun makanan tambahan. Bayi usia 9 bulan juga penting untuk mendapatkan gizi dari berbagai sumber makanan bayi 9 bulan supaya dapat mendukung pertumbuhan fisik dan motorik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *