Bermain, Sarana meningkatkan Kreativitas Anak

anak menggambar

www.rainbowreach.com

Bermain merupakan kegemaran setiap anak yang sering dikhawatirkan oleh orang tua. Bunda, jangan larang buah hatimu bermain, baik bermain tanpa alat elektronik maupun bermain dengan bantuan anak elektronik. Kegiatan bermain memiliki banyak sisi positif asal tidak berlebihan, seperti menghilangkan rasa tertekan (stress), melatih konsentrasi, membangun kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi, sampai meningkatkan kreativitas anak. Oleh karena itu, Bunda diharapkan memerhatikan sang buah hati saat bermain. Berikut ini beberapa jenis permainan dan contoh game yang dapat meningkatkan kreativitas anak.

Permainan dengan alur cerita

Bermain permainan dengan alur cerita dapat melatih anak untuk berimajinasi dan memperkirakan alur cerita selanjutnya, sehingga dapat meningkatkan kreativitas anak.

Permainan dengan kegiatan menggambar

Kegiatan menggambar membuat anak merealisasikan pikiran maupun wujud sesuatu dalam suatu wadah, baik menggunakan kertas, pasir, sampai barang elektronik.

Permainan menggunakan lilin

Lilin merupakan sarana yang mudah jika ingin melatih kemampuan 3D (tiga dimensi) anak karena mudah dibentuk. Anak dapat membentuk lilin bahkan mencampurkan warna lilin tersebut agar menghasilkan sesuatu yang ada dalam pikirannya.

Permainan dengan balok

Balok dapat digunakan untuk membangun maupun mengatur strategi, contohnya strategi menyeimbangkan. Selain itu, balon lebih aman digunakan bagi anak usia dini dibandingan dengan lilin.

Permainan dengan berolahraga

Umumnya permainan ini dilakukan saat usia anak sudah mencukupi untuk memahami berbagai macam hal dan mampu melakukan kegiatan fisik dengan baik. Anak dapat belajar mengatur strategi dan mewujudkannya.

Permainan elektronik

Kebanyakan orang tua khawatir jika anak memainkan permainan jenis ini. Tenang saja Bunda, permainan ini memiliki banyak manfaat, salah satunya mengingkatkan kreativitas anak. Tidak jarang permainan elektronik memiliki alur cerita, mengasah kemampuan berkomunikasi, berbahasa, dan ilmu pengetahuan.

Contoh permainan yang dapat meningkatkan kreativitas anak.

  • Lego

Permainan ini memungkinkan anak merealisasikan keinginan dan gambaran pada otak. Bukan hanya itu, permainan ini juga melatih kemampuan berpikir terutama mengenai kecocokan dan keseimbangan benda.

  • Jenga

Permainan ini menggunakan balok kayu dengan tujuan untuk menyeimbangkan keseluruhan balok agar tidak terjatuh setiap kali diambil oleh pemain. Permainan ini cocok untuk meningkatkan kreativitas dalam pemilihan balok yang sesuai, melatih kemampuan berstrategi, dan berkonsentrasi.

  • Bulu tangkis

Anak dapat mencoba hal-hal baru, seperti ukuran ketinggian saat memukul, menyesuaikan arah raket, maupun menyesuaikan arah pukulan. Proses mencoba dan memperkiran itulah yang dapat meningkatkan kreativitas anak.

  • SimCity

Inti permainan dalam game ini ialah anak diajak untuk membangun kota impian dengan desain yang anak inginkan. Game ini dapat melatih otak anak untuk membangun kota yang dapat memperoleh penghasilan, sehingga memungkinkan pembangunan kota lainnya. Game ini dapat meningkatkan kreativitas anak dalam membangun dan memperkirakan. Selain itu, game  ini juga meningkatkan kemampuan merangcang strategi dan berhitung anak.

  • Minecraft

Game ini merupakan salah satu game popular yang dapat dimainkan oleh banyak orang. Di dalam game ini, anak diajak untuk bertahan hidup, memetakan daerah, menempatkan blok-blok dan menjelajahi daerah tersebut. Game ini dapat meningkatkan kreativitas anak dan melatih kemampuan anak dalam menyelesaikan masalah.

  • Tetris

Inti dari permainan ini ialah menyusun balok-balok digital dengan bentuk-bentuk berbeda agar membentuk garis lurus horizontal penuh, sehingga garis tersebut hilang. Game ini baik dalam meningkatkan kreativitas, membayangkan, mengatur strategi, dan menyelesaikan masalah, serta membangun sesuatu.

Nah, Bunda sudah tahu jenis-jenis dan contoh-contoh permainan yang dapat meningkatkan kreativitas sang buah hati bukan? Maka, arahkan dan usahakan agar tidak terlalu khawatir saat mengetahui anak bermain. Namun, jangan lupa untuk mengawasi anak saat bermain, sehingga aspek-aspek kehidupan anak lainnya juga dapat berjalan dengan baik. Ingatlah Bunda, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *