Cara Anak Menjadi Pendengar Yang Baik

Peran orang tua dalam mendidik anak

Source: TheParentsZone

Peran orang tua dalam mendidik anak memang sangat penting sebab setiap anak mempunyai sifat berbeda-beda. Mendidik anak adalah suatu hal yang tidak mudah, dalam melakukannya Anda sebagai orang tua tentunya sering mengalami kondisi di mana anak Anda bersikap tidak sesuai dengan yang Anda harapkan. Banyak sekali hal-hal yang terjadi di luar keinginan Anda sebagai orang tua dan tidak seusai dengan dari berbagai sikap yang menurut Anda tepat. Setiap anak tentu terlahir dengan bakat dan keunikannya masing-masing. Akan tetapi semua itu tidak akan pernah menjadi masalah selama Anda bisa membangun komunikasi yang baik dengan buah hati Anda.

Hubungan dengan buah hati Anda harusnya dibangun dengan cara yang baik sehingga hasilnya juga akan seperti yang Anda harapkan. Contoh yang paling mudah yaitu cukup banyak orang tua yang setiap harinya perlu selalu berbicara keras dan menjadi sangat cerewet hanya untuk menolak tangisan anaknya. Biasanya anak Anda tidak mau pergi ke sekolah sebab  ingin melihat film kartun kesukaanya sebenarnya masalah sepele akan tetapi seringkali mengundang perbincangan antara orang tua dan anak sampai berakhir dengan rengekan anak Anda. Apabila sudah menangis dan rewel, bukannya Anda melakukan kegiatan yang akan Anda lakukan sebelumnya namun justru sibuk menghadapi si kecil yang rewel. Dari berbagai masalah yang terjadi , maka bila diteliti salah satu aspek yang mungkin memicu munculnya hal tersebut yaitu masalah komunikasi yang terjalin antara orang tua dan si anak itu sendiri.

Sebagai orang tua hendaknya Anda memahami apabila beberapa anak itu belum bisa mengungkapkan emosi, pendapat dan apa yang sebenarnya mereka rasakan melalui  argumen dan pendapat seperti yang dilakukan oleh orang dewasa pada umumnya. Cara terbaik yang biasa dilakukan yaitu dengan menangis, marah, merengek berteriak, dan merajuk serta berbagai macam dan hal yang lain. Apabila hanya terjadi 1 atau 2 kali mungkin masih terhitung normal, akan tetapi bila terjadi berulangkali dan terus menerus, maka berarti ada sesuatu yang perlu diperbaiki dan dirubah untuk memperbaiki kondisi si kecil.

Peran Orang Tua Dalam Melatih Anak Untuk Membangun Komunikasi

Cara untuk membangun komunikasi dengan anak Anda sebenarnya dapat dilakukan dengan melihat kejadian dan berbagai kasus yang sama  dan pernah Anda alami sebelumnya. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membangun komunikasi yang baik dan mengerti apa sebenarnya yang perlu Anda lakukan dalam membuat si kecil mengerti tanpa perlu memarahi dan mengulang perintah Anda berkali-kali diantaranya yaitu:

  • Dengarkan Yang Ia Katakan

Terkadang sebuah komunikasi sudah akan tidak terjalin secara baik lagi saat kedua belah pihak tidak mau lagi mendengarkan apa yang lawan bicaranya akan ungkapkan. Begitu juga dengan anak, kebanyakan orang tua tidak tau hal ini dan tidak pernah mau mendengarkan apa yang sebenarnya dirasakan anak,namun justru perkataannya perlu langsung dipenuhi dan dilaksanakan. Padahal ada saatnya anak juga mempunyai alasan yang harus didengarkan dan dipahami oleh orang tua, sehingga bukannya akan didengarkan namun perkataan Anda justru akan berubah menjadi perdebatan yang tidak kunjung selesai. Cara membangun komunikasi paling baik adalah saat makan bersama.

  • Buat Rencana Sebagai Orangtua

Pernahkan anda memahami, mengapa buah hati Anda terlihat biasa saja saat akan berangkat sekolah, padahal waktu sudah memasuki jam pelajaran akan dimulai.   Salah satu hal yang mungkin menjadi penyebabnya adalah Anda tidak memberikan batasan dan membicarakannya dengan buah hati Anda. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya Anda mencoba mengkomunikasikan rencana Anda kepada si kecil sehingga ia mengetahui apa saja yang akan ia lakukan dan mempunyai batasan dan belajar untuk disiplin serta lebih menghargai waktu.

Jelaskan pula kepadanya dengan bahasa yang gampang dipahami dan dimengerti untuknya tentang rencana Anda di setiap bagiannya, misalnya saja saat waktu menjelang berangkat sekolah Anda dapat memberitahunya rangkaian apa saja yang seharusnyaia lakukan . Anak Anda dapat memulai dengan mandi, lalu memakai pakaian, makan dan pergi ke sekolah. Bila memungkinkan Anda masih dapat memberikannya waktu untuk menonton televisi sesuai dengan rencana waktu yang Anda berikan, sehingga ia sudah paham bila dalam waktu yang tersedia ia hendaknya melakukan apa saja dan ia dapat pula memperhitungkan waktunya sendiri.

Peran Orang Tau Dalam Mengajari Anak Supaya Mau Mendengarkan

Jika Anda pernah mendapati si kecil datang kepada Anda dan mengadu bila makanan jatuh dan merengek kepada Anda maka Anda harus bijaksana dalam menanganinya. Beberapa orang tua ada yang terkadang justru sudah lebih dahulu mengambil kesimpulan dan memaksa anak untuk menjadi kuat  dan tidak menangis, padahal dengan memintanya untuk tidak menangis sendiri malah memperlihatkan ketidakperdulian Anda terhadap permasalahan yang sedang dialami oleh si kecil. Namun akan lebih baik bila Anda sebagai orang tua terlebih dahulu mengerti perasaanya, lalu Anda pahami dan akui perasaan yang sedang dirasakan oleh buah hati Anda tersebut. Dengan begitu anak Anda dapat merasakan bila Anda sangat memperhatikan bagaimana perasaan hatinya dan juga emosi apa yang sedang dirasakannya saat itu.
Jika Anda terelebih dahulu memahami si kecil, barulah lalu Anda memberikan pengertian sesuai dengan apa yang ia alami. Anda dapat pula memberikan masukan dan pendapat untuknya supaya  lebih tenang dan lebih hati-hati saat melakukan sesuatu atau saran lain sesuai dengan permasalahan yang sedang ia alami. Oleh sebab itu disinilah peran orang tua dalam mendidik anak yang diperlukan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *