Cara Membuat Anak Cerdas Bikin Solusi

Cara Membuat Anak Cerdas

Image Source: Make It Better

Dibalik kebahagiaan selalu ada kesedihan, usai cobaan akan muncul perkembangan. Kalimat ini pasti telah anda pahami sebagai orang yang sudah mencapai usia matang. Beruntung bagi anak kecil, cobaan seolah bukan menjadi masalah karena ada ayah bunda untuk melindungi buah hati dari marabahaya. Usia satu tahun mungkin tidak terasa, tapi pada satu titik orang tua harus sadar bahwa suatu saat anak harus mampu bertahan hidup sendiri tanpa bantuan dari ayah bunda.

Cara membuat anak cerdas adalah hal penting yang harus di praktekkan kepada malaikat manis anda, dalam hal cara membuat anak cerdas bikin solusi. Bila anda telah berhasil melepas anak dengan kemampuan problem solving (penyelesai masalah) maka beban seolah terangkat sedikit demi sedikit.

01. Dek bukan begini, kak jangan begitu


Capek tidak sih, mengejar anak kemana – mana hanya untuk mengingatkan bahwa anak ‘akan’ terluka? Kalau boleh jujur, melihat ayah atau bunda yang selalu vokal meneriaki anak setiap kali ia akan melangkah saja sebenarnya bisa bikin lelah mata apalagi anda yang melakukan. Ternyata kebiasaan terlalu takut anak bertindak sendiri bisa membahayakan karakter anak di masa depan. Sejatinya anak telah terlahir dengan imajinasi dan tingkat kecerdasan beragam sehingga cara anak menyelesaikan sesuatu akan terlihat sedikit berbeda dengan anda yang sudah memiliki sistem sendiri. Benar ataupun salah bukan hal penting, biarkan saja anak mengalami kegagalan justru dari situlah anak bisa belajar menemukan pemecahan masalah dengan mandiri. Anda ‘gregetan’ alias gatel ingin memberi tahu bukan hal aneh, tapi tahan hasrat anda untuk mengarahkan tindakan anak anda atau bahkan melarang anak berusaha sendiri. Bicarakan dengan pasangan, kalian berdua mungkin tidak sadar sudah mengekang anak, minta bantuan teman atau orang tua agar mengingatkan setiap kali kebiasaan buruk satu ini muncul.

02. Biasakan memberi pilihan

Cara membuat anak cerdas menyelesaikan masalah yakni dengan membangun kebiasaan si kecil berani mengambil keputusan bahkan dalam hal terkecil sekalipun. Bila anda saja sudah pusing tujuh keliling mengambil keputusan yang menyangkut hidup dan mati, bisa anda bayangkan betapa pusing anak anda kelak bila dia tidak terbiasa membuat keputusan. Sebenarnya, dalam kegiatan sehari – hari saja anak bisa dilatih untuk menentukan apa yang terbaik untuknya. Misalkan saja, alih – alih menyediakan panekuk untuk sarapan pagi, coba tanya pada anak terlebih dahulu apa yang dia mau, panekuk atau telur dadar? Anak akan terbiasa menentukan keinginannya dan bisa lebih mudah menyampaikan jalur pikirannya kelak. Akan lebih baik lagi jika anda memberitahu resiko dari masing – masing pilihan. Misalkan saja, dari pilihan panekuk atau telur dadar tambahkan “kalau makan panekuk kamu bisa sambil minum jus, tapi telur dadar berarti kamu bisa dapat ekstra pencuci mulut”. Suka atau tidak, perlahan tapi pasti anak bisa paham bahwa setiap pilihan yang dia ambil memiliki resiko dan keuntungan tersendiri sehingga anak lebih bijak di masa mendatang.

03. Manfaatkan waktu bermain

Anak kecil dengan karakter, latar belakang apapun pasti akan gembira bila diajak bermain, terlebih bila orang kepercayaan dan disayangi mengajak si kecil bersenang – senang. Kini tinggal bagaimana anda mengarahkan ‘kesukaan’ anak. Sejatinya rasa suka atau gemar terhadap suatu permainan didasari oleh ingatan, kesan, dan momentum kala anak sedang bermain. Sebagai contoh saja, bila kesan pertama yang didapat anak dalam bermain teka teki adalah pusing, dijatuhkan mental oleh anda, atau kurang menantang sebagian besar anak akan menolak untuk bermain di lain waktu. Bila situasinya dibalik, dimana permainan teka teki memacu adrenalin, dengan anda tersenyum penuh semangat di dekat anak, kemungkinan besar anak akan langsung mengiyakan tiap kali anda mengajak bermain teka teki. Kalau anda sudah berhasil mengontrol minat anak anda secara tidak langsung, sekarang keputusan ada di tangan anda. Permainan seperti apa yang akan anda sodorkan pada anak? Cobalah mencari permainan yang bisa mengasah otak anak dalam menyelesaikan masalah. Permainan tradisional seperti balok, dakon, sampai gundu (kelereng) sebenarnya bisa melatih jalur pemikiran anak tanpa memaksa atau berkesan menyuruhnya belajar. Anda yang lahir era 98 keatas mungkin kurang familiar dengan permainan tanah air, tenang saja,  saat ini banyak permainan di pasaran yang mampu mengasah otak. Harap dicamkan, hanya karena teknologi sudah maju, bukan berarti anda menyasar permainan yang memanfaatkan gadget sebagai platform utama.

04. Prakarya


Jaman sekarang mau main tembak – tembakan tinggal beli di toko. Mau main boneka juga sudah tersedia di pasaran entah lewat toko fisik atau toko online (daring). Sadar atau tidak, banyak generasi yang lebih tua justru memiliki aneka cara unik dan beragam untuk menyelesaikan problematika kecil di sekita rumah karena jaman dulu, barang apapun tidak tersedia di warung terdekat. Misal saja, jaman dulu mau main gangsingan tidak bisa langsung beli by blade (mainan gangsing modern asal jepang), musti mengumpulkan kayu, membuat tali, sampai akhirnya menyusun gangsing utuh. Yah, memang era 80’an masih banyak pohon dan tanaman bertebaran, anda tidak akan dijerat hukum karena mengambil beberapa tanaman. Bukan berarti, anda pasrah dan bergantung sekali pada produk. Arahkan anak pada kegiatan prakarya, belilah barang yang butuh disusun sendiri. Kegiatan ini akan meningkatkan kreatifitas anak.

 Cara membuat anak cerdas bikin solusi dimulai memang dari hal sederhana.  

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *