Cara Mencegah Gigi Berlubang dengan Mudah

Cara mencegah gigi berlubang adalah suatu cara prefentif sebelum gigi benar-benar berlubang, karena tentu rasanya sakit dan tidak nyaman untuk digunakan, terutama saat makan. Bukannya merasa enak saat makan, sebaliknya, makan dengan gigi berlubang akan terasa menyakitkan. Hendaklah proses pencegahan dilakukan sebelum gigi menjadi berlubang dan menimbulkan masalah gigi lainnya. Bagaimanakah proses pencegahan gigi berlubang sebelum nanti bertambah parah? Mari kita simak!

Pertama, hindarilah mengkonsumsi makanan yang terlalu manis dan mengandung gula berlebih. Kandungan glukosa yang terdapat dalam makanan manis dapat dengan mudah melekat atau terselip di sela-sela gigi dan merusak email gigi. Maka dari itu, hendaklah mengurangi konsumsi makanan manis seperti permen, gulali, cokelat dan makanan manis lainnya dan cobalah untuk mengkonsumsi permen xylitol yang mengandung bahan-bahan yang baik untuk kesehatan gigi.

Kedua, jangan pernah malas untuk menyikat gigi. Menyikat gigi dengan teratur dan rutin 2 kali sehari pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur merupakan cara ampuh untuk mencegah gigi berlubang. Kegiatan ini juga dianjurkan para dokter gigi dalam menjaga kesehatan mulut dan gigi Anda.

Ketiga, konsumsi makanan lengket seperti biscuit, daging, roti dan makanan lain terbuat dari tepung hendaklah dikurangi. Hal ini perlu dilakukan karena makanan lengket ini akan meninggalkan sisa di gigi dan akan sulit dicerna oleh air ludah. Ketika sisa makanan ini sulit dicerna oleh air ludah, akan mengundang bakteri perusak gigi dan meningkatkan resiko gigi Anda berlubang. Setelah dikurangi, hendaklah menyikat gigi untuk mengurangi sisa makanan lengket yang melekat pada gigi.

Keempat, usahakan untuk menggunakan obat kumur secara teratur. Fungsi obat kumur adalah untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi. Maka sempurnakanlah cara mencegah gigi berlubang Anda dengan berkumur secara rutin sehabis menyikat gigi.

Cara terakhir adalah dengan mengkonsultasikan gigi Anda setiap 6 bulan ke dokter gigi. Jangan tunggu sampai gigi Anda berlubang atau bermasalah baru ke dokter gigi, usahakan untuk ke dokter gigi dan melakukan konsultasi agar mengetahui bagaimana kondisi mulut dan gigi Anda. Cara ini juga dapat mendeteksi kerusakan gigi sejak dini, jadi pencegahan pun bisa dilakukan dengan segera. Ketika berkonsultasi dengan dokter gigi pun Anda dapat meminta saran dan informasi mengenai kondisi gigi dan mulut Anda. Namun, jika sudah terlambat, usahakan ketika rasa sakit mulai muncul karena lubang agar segera ditangani oleh dokter gigi. Karena ketika bertambah parah, lubang pada gigi dapat merusak syaraf dan mengakibatkan penyakit ke organ tubuh lainnya.

Sebenarnya tidak perlu khawatir dengan gejala gigi berlubang karena ketika gigi Anda berlubang, muncul bercak-bercak hitam di atas permukaan gigi. Gigi yang terancam berlubang biasanya adalah gigi yang digunakan untuk mengunyah makanan. Maka dari itu perlu ketelatenan dan kesabaran dalam menjaga kesehatan mulut dan gigi. Ketika gigi sudah berlubang dan lubangnya terlalu dalam, akan mengakibatkan gigi tersebut harus dicabut. Biasanya gigi yang telah dicabut tidak akan tumbuh lagi dan membuat Anda harus memiliki gigi palsu untuk menggantikannya. Jika tidak, akan menimbulkan lubang yang mungkin akan mengganggu proses mengunyah Anda. Jika gigi berlubang tersebut masih dalam tahap wajar, maka cukup ditambal saja. Namun, jangan salah, ditambal juga dapat menimbulkan rasa sakit. Maka sebaik-baiknya hal yang dilakukan adalah mencari cara mencegah gigi berlubang yang tepat dan mudah.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *