Cara Menjaga Kehamilan Muda Yang Sering Lupa Dilakukan

menjaga kehamilan muda

terapiotak.com

Mungkin ibu sudah tahu apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga kehamilan muda. Apalagi ibu sudah menjadi anggota forum ibu hamil. Ibu pasti mendapatkan update informasi mengenai kehamilan.

Namun, pertanyaannya adalah apakah ibu sudah melakukan semua itu? Ibu mungkin sudah melakukan beberapa hal seperti jalan santai di pagi hari, konsultasi dengan dokter, mengurangi beban kerja yang berat, dan banyak hal lagi lainnya.

Bagaimana dengan tips menjaga kehamilan muda berikut ini? Apakah ibu sudah melakukan hal berikut?

Periksa Darah

Ibu mungkin tidak melakukan yang satu ini karena memang sepertinya tidak ada hubungannya dengan kesehatan kehamilan. Pada kenyataannya, pemeriksaan darah menjadi sangat penting jika ibu ingin melewati masa kehamilan dengan sangat baik.

Pemeriksaan darah harus dilakukan untuk mengetahui apakah ada potensi ibu terinfeksi seperti toksoplasma, herpes, rubella, atau beberapa penyakit lainnya. Pasalnya, jika ibu terinfeksi, maka besar kemungkinan janin di dalam kandungan juga bisa terinfeksi penyakit yang sama. Dengan demikian, bayi yang ibu lahirkan akan membawa penyakit bawaan.

Tentu saja ibu tidak ingin bayi ibu mengalami hal buruk seperti itu, bukan? Oleh sebab itu, sebaiknya ibu segera ke dokter dan minta untuk memeriksa darah. Jika ternyata ada potensi terjadi infeksi, ibu bisa meminta vaksinasi sebagai langkah terjadinya infeksi.

Mengurangi Frekuensi Berhubungan Intim

Terkadang pihak suami yang tidak memahami tentang cara menjaga kehamilan muda. Bagi mereka yang tidak mengerti banyak tentang hal ini, mereka menganggap berhubungan intim merupakan hal yang tidak berbahaya.

Sebaiknya ibu memberikan pengertian kepada suami ibu untuk menahan diri selama ibu sedang dalam masa hamil muda. Bukan berarti tidak boleh berhubungan intim, namun frekuensinya dikurangi.

Sebenarnya beberapa dokter kandungan menyarankan agar tidak melakukan hubungan intim. Yang paling dikhawatirkan adalah kontraksi akibat sperma yang masuk ke dalam rahim. Jika kontraksi terjadi begitu hebat, bukan tidak mungkin akan terjadi pendarahan. Setelah itu, risiko bayi mengalami keguguran sangat tinggi.

Keinginan untuk berhubungan intim tidak selalu berasal dari suami lho. Ibu sendiri mungkin merasakan keinginan berhubungan intim yang sangat tinggi. Karena terkadang saat hamil muda, gairah seksual meningkat. Namun, tidak jarang juga seorang ibu hamil karena rasa khawatir membuat gairah seksualnya turun. Apalagi jika ia sedang stres menghadapi masa kehamilan muda. Gairah seksualnya menurun.

Jalan tengahnya adalah mengurangi frekuensi berhubungan intim. Dengan demikian risiko buruk bisa benar-benar bisa dihindari.

Mengkonsumsi Air Kelapa Muda

Degan atau kelapa muda memberikan banyak manfaat. Tidak hanya untuk ibu hamil muda, air kelapa muda juga bermanfaat bagi kesehatan semua orang. Menurut penelitian, air kelapa muda mampu mengeluarkan virus yang mungkin ada di dalam tubuh.

Manfaat seperti ini juga harus didapatkan oleh ibu yang sedang hamil muda. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ada kemungkinan bakteri atau virus menjangkit sehingga kesehatan ibu hamil muda terganggu. Lebih parah lagi jika virus atau bakteri tersebut menyerang janin juga.

Untuk itu, mengkonsumsi air kelapa muda seharusnya dijadikan menjadi salah satu cara menjaga ibu hamil muda. Tentu saja ibu tidak perlu mengkonsumsi degan setiap hari. Satu dalam satu minggu atau dua minggu sudah cukup.

Selain menghilangkan bakteri atau virus di dalam tubuh, air kelapa muda juga bisa meredakan mual dan muntah. Pasalnya, air kelapa muda merupakan minuman yang segar. Ibu bisa tambahkan sedikit es dan sirup agar lebih segar. Dengan demikian, rasa mual yang dirasakan saat hamil muda bisa diredakan.

Mengkonsumsi Multivatamin

Sepertinya jika tidak ada anjuran dari ahli kesehatan seperti dokter kandungan atau bidan, banyak ibu hamil yang tidak mengkonsumsi multivitamin. Alasannya sama. Mereka menganggap tidak ada masalah pada diri mereka. Mereka merasa sehat sehingga merasa tidak perlu mengkonsumsi multivitamin.

Sebenarnya, multivitamin dibutuhkan sebagai langkah antisipasi saja. Karena pada masa kehamilan, kondisi kesehatan seorang ibu hamil bisa berubah drastis. Apalagi jika masa kehamilan sudah mencapa usia di atas 3 bulan. Akan lebih banyak keluhan ibu hamil yang dialami.

Selain itu, para ahli kesehatan ibu hamil ingin sekali mengurangi risiko keguguran. Hal ini disebabkan banyak terjadi keguguran secara tiba-tiba. Seorang ibu hamil bisa saja tidak merasakan hal yang berbahaya. Namun, bisa saja janin tidak berkembang dengan baik dan akhirnya terjadi keguguran. Oleh sebab itu, penting sekali mengkonsumsi multivitamin.

Tidak hanya multivitamin saja pilihannya. Pada intinya, vitamin harus ditambah selain mendapatkan vitamin dari makanan yang ibu konsumsi setiap hari. Jadi, selain multivitamin, ibu juga bisa mengkosumsi susu ibu hamil. Kandungan nutrisinya lengkap dengan kadar gula yang rendah. Dengan demikian, tubuh ibu akan sehat dan ibu tidak perlu khawatir mengalami kegemukan atau diabetes saat hamil.

Ibu bisa dapatkan lebih banyak lagi informasi mengenai bagaimana menjaga kehamilan muda dengan cara mengikuti forum ibu hamil. Di sana, ibu tidak hanya mendapatkan informasi dari pakar saja. Lebih dari itu, ibu akan mengetahui bagaimana pengalaman ibu hamil muda lainnya. Jadi, ibu bisa belajar dari sesama ibu hamil.

Melewati masa kehamilan muda memang tidak mudah. Apalagi risiko keguguran saat kehamilan muda cukup tinggi. Untuk itu, ibu harus lebih berhati-hati. Menerapkan tips menjaga kehamilan muda akan membuat ibu melewati masa hamil muda dengan baik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *