Ciri Ciri Ibu Hamil Tak Terduga

ciri ciri ibu hamil

New Parent.com

Pasangan yang mengharapkan kehadiran buah hati dalam hidupnya tentu sangat wajar melakukan program kehamilan dengan giat. Inginnya, sih, sekali coba besoknya sudah hamil, tapi tidak selalu demikian. Bahkan bila hasrat terwujud sekalipun, jangan-jangan bunda dan ayah yang tak sadar rejeki telah tiba. Inilah mengapa ciri ciri ibu hamil cukup penting untuk diketahui.

Manusia diciptakan berbeda-beda. Hal ini menjelaskan kenapa ilmu kedokteran tidak pernah kehabisan bahan penelitian. Kebalikan dari sifat stagnan yakni dinamis atau terus berubah membuat standarisasi cukup sulit. Bahkan dalam konteks kehamilan sekalipun, beberapa bunda tidak dapat mengenali kehadiran janin hanya dengan gejala ibu hamil rata-rata.

Kalau bunda sering mencari tahu seputar kehamilan mungkin sudah pernah mendengar beberapa ciri ibu hamil yang tergolong umum. Sebagai contoh, menstruasi telat. Terbilang logis bila perempuan langsung asumsi hamil sebelum lakukan test kandungan. Faktanya, memang, datang bulan adalah aksi tubuh guna membuang sel telur yang tidak dibuahi. Kalau ‘rutinitas’ tubuh satu ini dilewatkan, bisa dibilang sperma dan sel telur sukses ‘kencan pertama’.

Datang bulan bukan satu-satunya tanda pembuahan atau pada paragraf sebelumnya memakai kata ‘kencan pertama’. Masih ada beberapa tanda lain yang pantas jadi indikator hamil atau tidaknya bunda. Kembali lagi, tubuh manusia jarang sekali mengalami keseragaman. Lumrah kalau ada ciri ciri aneh ibu hamil muda yang bisa jadi ayah dan ibu tidak pernah dengar. Penasaran apa saja? Yuk simak penjelasan berikut ini:

1. Suhu tubuh terus naik
Manusia dapat bertahan hidup pada tingkat suhu tertentu. Terlalu dingin orang bisa kena hiportemia, namun terlalu panas juga sebabkan kematian. Inilah mengapa penyakit demam bisa beredar di berbagai tempat. Bisa dibilang tubuh manusia sengaja memanaskan diri agar tidak mencapai suhu paling rendah, kecuali di saat dirinya sedang tidak butuh energi.

Dalam dunia kedokteran, telah dikenal suatu jenis tingkat suhu unik yang disebut basal. Kenapa unik? Suhu basal merupakan suhu terendah manusia. Ketika seseorang tidur, atau meninggal, keduanya punya suhu tubuh yang serupa. Mungkin lebih mudahnya, saat memegang mayat yang telah meninggal dalam waktu lama, tubuhnya akan dingin, itu dia suhu basal.

Lantas, apa hubungan suhu basal dengan kehamilan?

Tentu saja suhu basal berhubungan dengan kandungan. Ketika bunda hamil, otomatis tubuh akan menaikkan suhu termasuk di kala tidur. Alat yang memadai, seharusnya bisa deteksi perubahan suhu tubuh seperti basal. Kalau berkenan, orang tua bisa langsung berkonsultasi dengan ahlinya untuk mengetahui apakah ada perubahan suhu atau tidak. Cara ini juga berguna saat ingin menentukan masa subur.

2. Ruangan terasa berputar
Kegiatan minggu ini terbilang santai, hutang atau masalah berat apapun sepertinya berhasil terselesaikan. Pikiran bunda dan ayah tidak sedang penuh, harusnya inilah masa tenang yang telah diharapkan. Anehnya, kepala bunda terasa berputar, dan pandangan berkunang-kunang. Apa gerangan yang terjadi?

Tahukah bunda, kepala pusing berhubungan signifikan dengan adanya janin dalam rahim bunda, lho. Pada saat tubuh beraksi terhadap pembuahan, secara otomatis banyak ‘proyek’ digelar guna menyambut kehadiran calon buah hati. Salah satu resiko dari sibuknya persiapan adalah penurunan tekanan darah dan sel darah membesar. Karena reaksi tersebut, kepala terasa begitu berat hingga kunang-kunang.

Walau pusing dan kehamilan berkaitan erat, belum tentu semua berjalan mulus. Kepala pusing melebihi normal, disertai pendarahan di area ‘terhormat’ bunda, dan perut melilit, malah bisa jadi kandungan etopik. Tipe hamil satu ini terbilang berbahaya karena janin bukan tumbuh dalam rahim tapi ‘nyasar’ ke tempat lain. Kadang, nyawa bunda dapat terancam karena kehamilan etopik, jangan sampai dicuekin dan tidak segera konsultasi dengan dokter.

3. Halo, ranjang.
Sibuknya tubuh menyiapkan ruang untuk janin membuat beberapa ‘tugas dan pasukan’ terbaik tubuh dialihkan. Daya tahan tubuh sebagai penjaga gerbang dari kuman, turut dikurangi guna membantu persiapan penyambutan janin. Hal ini menjelaskan kenapa bunda sangat rentan terkena penyakit di awal kehamilan.

Pada banyak kasus, bunda hamil mengaku dirinya mengalami gejala demam, meski hasil pemeriksaan tidak menunjukkan apapun yang serius. Sebagai calon bunda yang harus memikirkan calon buah hati, sebaiknya mulai berpikir mengatasi masalah penurunan daya tahan tubuh tanpa menganggu perkembangan janin.

Obat-obatan modern berfokus pada kecepatan pemulihan dengan pembuatan yang tidak memakan biaya. Seringkali, kandungan dalam obat memang membantu kesembuhan, sayang, harus disertai resiko. Janin, tidak dapat menerima beberapa jenis kandungan, bahkan tak jarang berbeda antar satu janin dengan yang lain.

Pemeriksaan menyeluruh dari ahlinya akan sangat membantu kesehatan bunda dan janin. Minimal, bunda sudah sedia kasur nyaman layak huni beserta makanan sehat, dan sumber nutrisi non suplemen. Oh, dan susu kehamilan yang memang diformulasikan khusus atasi masalah kandungan.

4. Emosi bak wahana roller coaster
Pagi ini terasa begitu indah, seolah hal menyenangkan sudah pasti terjadi. Selang beberapa menit, bunda merasa sangat sedih, sampai ayah kadang kena omel. Ya, perubahan emosi yang terbilang drastic ini banyak ditemui pada wanita hamil. Percaya tidak percaya, bunda tidak sedang gila, sangat banyak perempuan alami hal serupa.

Dukungan moral, dan kasih sayang memang membantu ringankan beban emosi bunda. Tapi apa daya kalau perubahan hormone jadi sumbernya. Berita baiknya, hal ini merupakan ciri ciri ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *