Daftar Makanan Bayi 8 Bulan Tanpa Gigi

makanan bayi 8 bulan

magazine.orami.co.id

Bayi 8 bulan biasanya mulai membanggakan deretan senyum gigi indahnya. Tak jarang, album foto dipenuhi momen kemunculan gigi pertama. Namun, tidak semua bayi memiliki proses pertumbuhan gigi yang sama, beberapa diantaranya tumbuh lebih lambat dibanding yang lain. Orang tua yang memiliki tipe perkembangan si kecil satu ini pasti paham betapa kreatif dibutuhkan, termasuk dalam memberi makanan bayi 8 bulan.

Lapar dan haus punya level tersendiri tergantung usia individu. Mereka yang cenderung lebih muda hanya butuh porsi lebih sedikit dibanding mereka yang sudah dewasa. Dalam bahasan kebutuhan makan, usia 8 bulan terbilang tanggung, dimana air susu ibu cenderung tidak dibutuhkan sebagai makanan pokok, namun tidak pula mampu konsumsi makanan dalam porsi dewasa.

Inspirasi kuliner sangatlah luas. Perkembangan teknologi serta globalisasi terus merubah arah dunia masak memasak, termasuk makanan bayi. Apalagi, cara memasak jaman sekarang sangatlah beragam, rasanya selama masih aman dikonsumsi, semua orang mengiyakan saja. Orang tua seharusnya tidak perlu kebingungan mencari menu makanan bayi tanpa gigi. Hanya dengan pahami tubuh bayi, maka daftar belanja siap dibuat untuk beberapa waktu kedepan.

Secara garis besar, 4 sehat 5 sempurna masih menjadi fondasi menu makan sehat untuk si kecil. Susu, makanan pokok, buah, sayur, dan lauk pauk adalah kunci menuju kehidupan yang lebih baik. Termasuk bayi yang tidak memiliki gigi sekalipun tidaklah alasan untuk menetapkan satu jenis makanan saja dengan anggapan si kecil tidak mampu makan.

Makanan pokok

Nasi, sebagai makanan pokok sering dianggap jahat. Kendati demikian ada madsud tersendiri nenek moyang memilih nasi sebagai bahan makanan wajib. Sejatinya, karbohidrat dalam nasi diperlukan tubuh untuk beraktivitas. Nyaris semua makanan pokok dari beragam negara memang bertujuan memastikan tubuh bekerja bugar hingga tiba waktu malam.

Hidangan makanan pokok tentunya tidak usah ambil pusing. Resep klasik seperti nasi tim saja sudah pantas dimakan oleh si kecil. Tentu dengan catatan bahwa bayi harus terbiasa makan nasi sesuai kemauan dan bukan hasil paksaan dari ayah atau bunda.

Buah segar

Buah-buahan tidak hanya berperan sebagai makanan penutup. Potensi buah untuk disukai bayi meski tanpa gigi sekalipun sangatlah besar. Apalagi kalau menimbang kandungan vitamin dalam buah, dapat dipastikan bahwa buah wajib masuk menu makanan. Tenang saja, sebagian besar keluarga buah memiliki tekstur yang empuk, menjadikan jenis makanan satu ini aman dikonsumsi bayi yang tak punya gigi.

Hanya satu kunci yang wajib diketahui semua orang tua yang punya bayi, yakni buah haruslah matang. Buah yang tidak matang cenderung dilapisi getah dan teksturnya masih sangat keras. Tentu saja, bagi bayi tanpa gigi, konsumsi buah tidak matang menyiksa, baik dari segi rasa maupun segi mengkunyah. Pastikan pula, buah yang agak keras atau renyah semacam apel, jambu, dan anggur, terlebih dahulu dipotong kecil-kecil sehingga mudah dikonsumsi.

Lembut, dan manis, dua hal yang harus dicapai orang tua yang ingin berikan buah untuk si kecil. Alpukat, pisang, pepaya, dan semangka merupakan jenis buah dengan tekstur lembut yang cocok untuk si kecil. Bahkan dengan sedikit kreatifitas, merubah buah lembut menjadi krim colek untuk buah yang renyah sangat disarankan.

Sayur mayur

Lengkapi menu makanan sehat si kecil dengan sayuran sudah hal yang sangat lumrah. Bukti bahwa penganut gaya hidup vegetarian, atau vegan, yakni mereka yang menolak makan daging, cenderung berumur panjang makin memantapkan anggapan bahwa sayuran buat tubuh lebih sehat. Meski sayuran kurang populer di kalangan bayi kebanyakan, sebetulnya anggota 4 sehat 5 sempurna satu ini paling cocok dikonsumsi bayi yang belum punya gigi.

Tekstur sayuran jauh berbeda dengan jenis makanan lain. Kebanyakan sayuran lembek, dan sangat mudah diperhalus. Bahkan, kentang yang keras sekalipun, hanya dengan direbus sedikit saja bisa berubah menjadi empuk. Kendati demikian, orang tua harus berhati-hati dalam memasak sayuran. Terlalu lama, maka nutrisi akan hilang, dan terlalu cepat tekstur tidak akan bersahabat dengan kemampuan ‘kunyah’ bayi.

Lauk pauk

Lauk pauk identik dengan produk hewani, terutama daging. Pola pikir tersebut tidak salah namun tidak sepenuhnya benar. Inti dari lauk pauk sendiri adalah memastikan asupan energi terpenuhi terutama dari segi protein dan zat besi. Berhubung salah satu sumber zat besi dan nutrisi berasal dari daging dan produk hewani, jangan heran bila keduanya sering jadi pilihan meski tidak harus demikian.

Bagi pecinta hewan, tempe telah banyak digunakan untuk pengganti daging. Apalagi, mengingat fakta bahwa tempe sangat murah, dan gampang diolah menjadi makanan yang cukup empuk. Tekstur tempe yang kenyal namun tidak sepadat daging sangat cocok disajikan untuk bayi tanpa gigi.

Makan pagi dengan susu

Sarapan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan sarapan walau hanya sedikit sangatlah membantu lancarnya aktivitas. Di usia belia sekalipun, sarapan sangat penting bagi tumbuh kembangnya secara psikologis, apa madsudnya?

Makan bersama berarti menambah interaksi si kecil dengan manusia lain, terutama anggota keluarga. Berhubung bayi punya kebiasaan meniru orang di sekelilingnya, sarapan bersama bisa meningkatkan nafsu makan atau keinginan untuk ikut memasukkan makanan dalam mulut. Jangan lupa selipkan susu, baik formula atau air susu ibu sebagai bagian makanan bayi 8 bulan di pagi hari.(HN)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *