Daftar rekomendasi minuman dan makanan untuk ibu menyusui

Nutrisi Ibu Menyusui

gudangkesehatan.com

Selamat bagi anda yang telah memasuki masa menyusui, dimana malaikat kecil anda sudah lahir dan menyimpan banyak potensi kedepan untuk dilepaskan. Semua perkembangan sekarang ada di tangan anda. Apapun makanan untuk ibu menyusui yang anda pilih akan berpengaruh besar pada pertumbuhan anak ke depannya, bahkan sampai ia dewasa sekalipun.

Pada artikel daftar rekomendasi minuman dan makanan untuk ibu menyusui akan mencoba membantu anda menentukan menu makanan anda ke depannya demi kesehatan anak dari segi jiwa dan raganya.

  1. Susu

Bukannya memanjakan dan sok bela kondisi bunda, namun memang tidak dapat dipungkiri bahwa menyusui itu melelahkan. Secara kasat mata, iya sih, bunda seolah olah tidak bekerja banyak saat memberikan air susu ibu pada bayi. Bunda cukup duduk memangku bayi, lalu menyodorkan payudara. Seandainya dilihat dan dianalisa lebih dekat, kegiatan menyusui tidak hanya menyita energi, namun juga mengisap nutrisi bunda dari dalam tubuh, meski dalam hal ini bunda ‘mentransfer’ nutrisi kepada malaikat kecil bunda. Posisi bunda tidak jarang memasukkan bungkuk membungkuk, dan menopang bayi, keduanya membutuhkan kondisi tulang yang prima.

Susu adalah salah satu sumber kalsium paling mudah nan terjamin. Bunda sangat membutuhkan asupan kalsium agar tulang tetap kokoh dan tidak keropos sehingga lebih ‘tahan banting’ selama merawat si kecil. Tapi, sebetulnya bukan hanya bunda yang membutuhkan kalsium, bayi juga butuh kalsium. Saat bayi baru lahir dan berusia dibawah 1 tahun, tulang bayi sangat rawan bahkan cenderung belum terbentuk dan kuat dengan baik. Alangkah mudahnya apabila ada kalsium yang membantu tubuh bayi agar cepat tegap dan kuat, sehingga pembelajaran ke langkah selanjutnya seperti berjalan dan merangkak pun bisa muncul dengan lebih cepat. Karena di awal sudah dijelaskan bahwa kegiatan menyusui layaknya mentransfer gizi, maka kalsium yang diserap ibu pun bisa diberikan kepada bayi.

  1. Jeruk

Jeruk sangat mudah ditemukan di tanah air Indonesia. Mulai dari abang abang tukang buah pinggir jalan, pasar, sampai super market berkelas semua bisa menjual jeruk. Variasi harga pun sangat luas tergantung pada jenisnya. Terlepas dari jenis apa, siapa yang menjual, dan harga jeruk itu sendiri, sebenarnya ada 1 inti jeruk yang tidak bisa dilepaskan yaitu vitamin C. Ya, semua jeruk dari bangsa manapun mengandung banyak vitamin C dan vitamin C inilah yang dibutuhkan oleh bunda. Vitamin C memiliki efek menyegarkan dan menambah tenaga untuk bunda. Bahkan, perempuan yang gemar memakan vitamin C selama masa menyusui cenderung tidak memerlukan tambahan suplemen karena badannya sudah lebih segar bugar dibanding perempuan yang tidak memakan jeruk.

Berita baik untuk malaikat kecil anda pula, bahwa vitamin C yang memberi efek segar bugar pada bunda memberikan efek yang sedikit berbeda secara kasat mata pada bayi. Bayi yang meminum air susu ibu dengan kandungan vitamin C tinggi cenderung merasa lebih nyaman dan tenang dibanding bayi yang tidak. Karena bayi merasa lebih segar, sehingga bayi tidak perlu menangis untuk mengeluhkan sesuatu, itulah yang menjaga bayi tetap tenang. Tunggu apa lagi ? bunda bisa mengkonsumsi jeruk dengan mudah dalam berbagai bentuk dari sekarang.

  1. Daging, dan kacang

Daging dan kacang mungkin terdengar seperti dua makanan yang sangat jauh berbeda, walau sebetulnya kedua bahan makanan ini memiliki 1 kandungan yang sama. Zat besi. Ya, daging terkenal dengan kandungan zat besi, begitu pula dengan kacang, terutama kacang hitam. Di kalangan vegetarian dan vegan alias orang orang yang memilih jalan hidup dengan menghindari produk binatang, banyak memanfaatkan kacang hitam sebagai pengganti roti lapis atau burger dalam resep masakannya. Tidak hanya mempertimbangkan segi rasa namun juga kadar zat besi di dalam kacang hitam itu sendiri.

Anda mungkin bertanya, apa yang menyebabkan zat besi begitu penting pada saat menyusui. Seperti yang anda tahu, merawat bayi saja sudah cukup melelahkan, dan menyusui tidak kalah membuat badan capek karena bayi tidak henti mengisap nutrisi. Kandungan darah bisa saja turun, dan tentu saja, anda tidak ingin bunda kekurangan darah hingga anemia , bukan ?

Ditambah lagi, kandungan zat besi yang nanti juga bisa diserap oleh si kecil ternyata memberi jalur oksigen baru di dalam otak si kecil sehingga perkembangan otak bayi menjadi lebih lancar. Hasil akhir tentu saja, kemungkinan bayi akan tumbuh menjadi anak yang pintar nan cerdas semakin tinggi mengingat otak seolah olah selalu dalam kondisi segar, prima.

  1. Tidak boleh ada alkohol atau kafein

Larangan meminum alkohol saat menyusui mungkin telah banyak anda dengar, namun ada alasan tersendiri kenapa alkohol dan kafein tidak masuk dalam daftar makanan untuk ibu menyusui, atau lebih pantas disebut larangan minuman ?

Menyusui sama saja dengan mengeluarkan banyak cairan dari dalam tubuh. Baik alkohol maupun kafein sama sama membuat tubuh menjadi lebih kering dan cenderung dehidrasi. Apabila hal ini sampai terjadi, tidak hanya bunda yang harus berbaring namun juga si kecil kehilangan sumber air susu ibu.

Kafein sendiri sangat berbahaya diserap oleh bayi, karena kafein membuat bayi kesulitan tidur dan hal ini berdampak buruk untuk kedepan. Sedangkan alkohol bisa membuat bunda lepas kontrol. Wajar bukan jika keduanya masuk dalam larangan minuman dan makanan untuk ibu menyusui ?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *