Gizi Seimbang Untuk Anak Usia 1 Tahun Keatas

menu makanan bayi 10 bulan

Source: Baby Couture

Kebiasaan makan tertanam sejak kita masih kecil. Memilih untuk menjadi pecinta sayur dapat memberikan anak kita dan seluruh keluarga kita kesempatan untuk menikmati berbagai macam gizi seimbang untuk anak. Anak-anak yang dibesarkan dengan pola makanan buah-buahan, sayur-sayuran, padi-padian atau biji-bijian utuh seperti beras merah, dan kacang-kacangan akan tumbuh dengan berat badan yang ideal dan sehat, bahkan lebih panjang umur dibandingkan teman-temannya yang mengkonsumsi daging.

Mengambil nutrisi makanan dari tumbuh-tumbuhan lebih sehat bila dibandingkan dengan makanan hewani yang memiliki lemak jenuh, kolesterol, dan beberapa nutrisi yang tidak bisa didapat dari makanan nabati. Beberapa nutrisi yang diperlukan oleh tubuh banyak dimiliki oleh tumbuhan yang dapat memberikan energi, protein, dan beberapa nutrisi lainnya yang berguna bagi tubuh seperti serat, antioksidan, vitamin, mineral, dan phytochemical.

Gizi Seimbang Untuk Anak Supaya Cerdas

Pola makan vegetarian memberikan nutrisi yang sempurna bagi semua kalangan, dari yang baru lahir sampai yang sudah dewasa. Tentu, nutrisi terbaik yang diperlukan untuk bayi berasal dari susu ibu. Itu merupakan cara alam dimana ibu menyusui bayi untuk meningkatkan kekebalan bagi tubuh bayi.

Para dokter menyarankan untuk mengenalkan makanan padat ketika mereka telah berusia setengah tahun. Makanan sapih yang terbaik adalah makanan yang lembut seperti bubur, sereal, buah yang sudah dihaluskan, dan sayur yang sudah dimasak. Dengan kesempatan mencoba memberi makanan vegetarian bagi mereka, para anak remaja dan anak-anak biasanya akan menikmati berbagai macam buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian , dan kacang-kacangan serta jika mereka sedang masa pertumbuhan.

Pada usia sekolah, anak-anak biasanya berantusias untuk mengetahui bagaimana cara mendapatkan makanan, bagaimana cara memasaknya, mendatangi para petani, dan berkebun. Para remaja yang tumbuh dengan vegetarian lebih mudah mengatur kesehatannya dengan berat badan yang seimbang serta mengurangi masalah seperti jerawat, alergi, dan masalah gastrointestinal dibandingkan dengan teman sebayanya.

Beberapa studi mengatakan bahwa pertumbuhan anak vegetarian lebih bertahap dibandingkan dengan non vegetarian dengan kata lain, anak vegetarian tumbuh lebih lambat sedikit pada awalnya, tetapi mereka akan menyusul juga nantinya. Pada akhirnya, tinggi dan berat anak vegetarian seimbang dengan anak yang mengkonsumsi daging. Yang menarik, memberi bayi dengan ASI dapat memperlambat pertumbuhannya dibandingkan dengan susu botol.

Sesuatu yang kurang cepat berkembang pada tahun-tahun-tahun awal diperkirakan akan menurunkan risiko penyakit di hidup nantinya. Ternyata, pola makan hewani yang mengandung protein tinggi seperti daging, telur, dan produk susu dapat memajukan waktu pubertas, seperti yang ditunjukkan pada sebuah penelitian tahun 2000 dari universitas di Amerika, yang hasilnya mengatakan bahwa anak perempuan yang mengkonsumsi protein tinggi mengalami masa pubernya lebih cepat antara 3 hingga 8 tahun bila dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi protein dari sayuran.

Alam kemungkinan telah merancang dengan baik tubuh manusia untuk tumbuh secara bertahap, mencapai masa pubertas di kemudian hari, dan hidup lebih lama daripada orang-orang yang dibesarkan dengan pola makan omnivora.

Gizi Seimbang Untuk Anak SD

Anak-anak perempuan di amerika dan negara industri lainnya mengalami pubertas pada usia yang secara drastis lebih muda. Pada usia 7 tahun, payudara mulai berkembang pada sekitar 10% anak perempuan kulit putih dan 23% anak perempuan kulit hitam , bandingkan dengan penelitian tahun 1997 yang menunjukkan hanya 5% anak perempuan kulit putih dan 15% anak perempuan kulit hitam mengalami pubertas dini.

Ahli dari amerika menyebutkan penyebabnya adalah pola makan, salah satunya adalah konsumsi susu sapi. Susu sapi tinggi lemak, tinggi kandungan hormon pertumbuhan, sekaligus zat racun kimia lain yang berasal dari sapi-sapi yang banyak mengkonsumsi obat-obatan. Ketika susu sapi diberikan kepada bayi dalam bentuk susu formula, dampaknya sangat mengerikan.Semuanya ini berkaitan dengan pubertas dini dan penyebaran sel kanker dalam organ reproduksi manusia.

Selain itu, reaksi imun terhadap protein sapi yang tinggi berkaitan dengan penyakit gastrointestinal dan kanker. Anak-anak yang mengalami pubertas dini, baik pada anak laki-laki maupun perempuan, mengalami sensasi seksual dewasa yang mereka tidak mengerti, sehingga sebagai akibatnya, terjadi peningkatan hubungan seksual pada saat remaja dan depresi, penyakit kelamin, dan kanker payudara, dibandingkan dengan mereka yang berkembang lebih perlahan. Disarankan agar keluarga membiasakan makan lebih banyak buah dan sayur untuk memimalkan risiko pubertas dini ini.

Anak-anak yang biasa mengkonsumsi nugget ayam, daging babi, dan kentang goreng masa ini biasanya menjadi pasien kanker, jantung, dan diabetes di masa depan mereka. Anak-anak yang tumbuh dengan pola makan biji-bijian utuh atau padi-padian , sayur-sayuran, buah-buhan, dan polong-polongan mempunyai risiko yang lebih kecil terkena penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker, dan penyakit lain yang terkait dengan kegemukan dibandingkan dengan temannya yang dibesarkan dengan pola makan rata-rata orang Amerika. Oleh karena itu, mereka juga cenderung berumur panjang.

Karbohidrat kompleks dalam gizi seimbang untuk anak yang banyak ditemukan di padi-padian, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran memberikan energi yang cukup bagi anak-anak aktif. Membiasakan anak dengan cita rasa beras merah, roti whole wheat, pasta gandum, gandum giling, dan jagung, termasuk butir padi yang kurang terkenal seperti barley, quinoa, millet dan lain-lain dapat menambah serat dan nutrisi pada pola makan anak-anak. Selain itu, menjauhi anak-anak dari permen, minuman manis, produk tinggi olahan, dan sereal yang sangat manis dapat membantu mereka menghindari makan terlalu banyak dan kenaikan berat badan yang tidak diinginkan.

 

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *