Ide Cemilan Bayi Sehat Wajib Coba!

cemilan bayi

Source: Daily Burn

Seiring pertumbuhan bayi, akan ada masa dimana air susu ibu tidak akan menjadi pilihan utama. Fenomena transisi inilah yang mengharuskan bayi membiasakan diri konsumsi makanan padat. Karena bayi belum terbiasa konsumsi hidangan padat dalam partai besar, tak jarang cemilan bayi jadi alternatif menjaga perut bayi tetap kenyang.

Cemilan atau kudapan berarti segala jenis makanan ringan yang bertujuan memuaskan keinginan makan seseorang. Kalau dari bayi sendiri, cemilan seharusnya tidak terbatas sebagai selingan. Sanga sulit menakar porsi cemilan yang pas untuk si kecil. Dalam banyak kasus, bayi justru menghindari makan besar karena sudah kenyang dengan cemilan.

Dilema kedua pada jam makan bayi adalah fakta bahwa tidak selamanya bayi tetap mau makan besar meskipun sedang lapar. Cemilan yang memang lebih fleksibel dipilih utama. Daripada perang dengan bayi masalah kebiasaan makan, lebih baik hidangkan saja cemilan sehat. Belum tahu seperti apa? Cek daftar berikut ini:

1. Keju
Produk olahan susu satu ini berhasil merenggut perhatian banyak pecinta kuliner. Beredarnya video tarikan keju yang bikin ngiler semakin meningkatkan popularitas keju. Sayangnya, tidak banyak orang tahu bahwa bayi sekalipun boleh makan keju, lagipula siapa bilang keju Cuma diperuntukkan bagi orang dewasa ?

Keju termasuk bahan makanan yang populer karena fleksibel. Dimakan mentah maupun dicampur bahan lain semuanya oke, tinggal bagaimana cara penyajian orang tua. Mengingat bayi masih butuh waktu menikmati kudapan keju dalam bentuk ‘unik’, untuk saat ini pengolahan dengan cara diparut, lalu diberikan pada si kecil jauh lebih cukup. Pastikan keju yang dipilih tidak memicu alergi atau terlalu banyak perasa buatan ya.

2. Telur
Bahan olahan paling fleksibel namun terasa paling enak bisa dibilang berasal dari telur. Selama bunda dan ayah tahu persis bagaimana cara mengolah telur dengan efisien dan efektif tentu tidak ada masalah menjadikan telur sebagai bahan cemilan bayi. Memang di Indonesia, telur dianggap makanan berat karena sering dipadukan dengan nasi panas padahal tidak selalu demikian.

Gosip telur bikin bisul juga tidak sepenuhnya benar. Butuh sekitar 10 telur lebih setiap harinya untuk memicu datangnya bisul pada bayi. Jadi, tidak perlu cemas berlebih kalau memang ingin memberikan telur untuk cemilan si kecil. Cukup goreng orak arik atau ceplok, manapun pilihan bunda dan berikan pada bayi. Kebutuhan protein tercukupi, deh.

3. Jeruk
Rasa asam manis jeruk dan kesegaran buahnya menggoyang lidah, apalagi kalau untuk cemilan. Belum lagi, meski tergantung dari lokasi distribusi dan jenis jeruk, harga jeruk pada umumnya tidak terlalu mahal. Tentu tidak keberatan memberikan jeruk untuk kudapan bayi.

Jeruk bisa disediakan langsung, alias dikupas kulitnya dan langsung saja berikan pada bayi. Kalau bosan, masih ada cara menarik guna mengundang perhatian bayi. Kupas kulit jeruk, tinggalkan setengahnya dan masukkan dalam kulkas. Bayi pada umumnya akan senang dengan dinginnya jeruk di hawa yang panas dan ledakan butir-butir jeruk. Yum!

4. Alpukat
Buah alpukat seringkali diasoasikan dengan badan gendut. Tidak salah namun juga tidak benar. Memang, alpukat kaya akan lemak, tapi jangan salah, lemak masih diperlukan. Pertahanan tubuh dan peredaman rasa sakit ketika jatuh merupakan jasa lemak seorang diri. Terlebih lagi, lemak yang ada dalam alpukat merupakan lemak sehat.

Alasan terkuat selain gizi guna meyakinkan bunda untuk menghidangkan alpukat adalah rasa. Ya, alpukat populer di beragam restoran tanah air karena memang tekstur creamydengan rasa yang terbilang lezat. Tinggal tumbuk saja sampai berbentuk seperti bubur dan berikan pada si kecil. Bunda bisa menyuapi atau malah membiarkan bayi makan sendiri.

5. Jus buah asli
Ngomongin cemilan sehat bayi, tentu tidak bisa lepas dari namanya buah. Ya, tumbuhan dengan bentuk dan citarasa beragam ini telah diakui ahli kesehatan sebagai salah satu alternatif makanan sehat. Belum lagi, buah cukup disukai banyak orang karena efek segar dan manis, terlebih dalam kondisi panas.

Potensi buah dalam dunia kuliner terbilang cukup tinggi. Hanya dengan campur aduk beberapa buah saja, siapapun bisa mendapatkan cemilan yang terbilang menyenangkan. Bayi juga dapat merasakan sensasi campuran buah-buahan, lho! Caranya gampang banget. Masukkan semua buah yang diinginkan dalam blender dan mulai haluskan.

Bila ingin menggunakan resep satu ini, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai buah apa saja yang bisa digunkan. Umur bayi menentukan kemampuan cerna, sehingga salah memberi buah malah bisa berujung bencana.

6. Buah kering
Penduduk Jerman telah menemukan cara konsumsi buah yang unik. Setiap acara spesial, budaya Jerman membuka persediaan buah manis untuk dimakan bersama keluarga. Usut punya usut, buah kering merupakan salah satu alternatif cara makan buah sebagai kudapan.

Popularitas buah kering tidak pernah mati. Pasalnya, buah kering memiliki rasa yang begitu tajam, tahan lama, tanpa melupakan nutrisi di dalamnya. Bayi bisa latihan makan sendiri sekaligus melatih gerak motorik untuk masa depannya nanti. Kalau mau, orang tua bisa mengolah buah kering sendiri atau beli buah kering siap jadi di pasaran.

Beberapa produk buah kering di pasaran bisa jadi mengandung banyak gula. Ingat, bayi masih kecil dan kebutuhan gula tidak sebanyak orang dewasa. Kalau bunda sudah punya merek buah favorit, usahakan selalu menakar porsi yang pas agar tidak kelebihan gula serta tetap pada jalur cemilan bayi menyehatkan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *