Ini Dia Cara Merawat Kulit Balita Sesuai Saran Ahli Kesehatan

Cara merawat kulit balita

vemale.com

Apakah sudah yakin cara merawat kulit balita yang ibu lakukan sesuai dengan yang dianjurkan oleh ahli kesehatan? Jika belum, sebaiknya ibu perhatikan beberapa hal berikut ini.

Tidak sedikit orang tua yang asal ikut-ikutan orang terdahulu. Mereka hanya meniru apa yang dilakukan oleh orang tua terdahulu. Contohnya saja tubuh balita ditaburi bedak. Memang ini bagian dari perawatan kulit anak balita. Hanya saja, bedak bisa menyebabkan masalah pada sistem pernafasan anak lho. Ini hanya satu dari beberapa contoh cara merawat balita saja. Belum lagi perawatan yang lainnya.

Ada baiknya ibu ketahui langsung dari ahli kesehatan mengenai bagaimana cara merawat kulit si kecil dengan tepat.

Kulit Balita Rawan Terkena Penyakit

Jika dilihat dari kerawaran atau resikonya, balita tidak terlalu beresiko terkena penyakit kulit. Yang paling beresiko adalah ketika ia masih bayi. Kulit masih sangat tipis dan sensitif. Jangankah terserang kuman, terkena udara yang terlalu dingin atau terlalu panas saja bisa berakibat kurang baik untuk kulit balita.

Meskipun demikian, para ahli kesehatan memperingatkan balita juga bisa mengalami masalah pada bagian kulit, khususnya ketika musim hujan tiba. Pada saat musim hujan, lingkungan cenderung kurang bersih. Kuman dan bakteri mudah berkembang di mana-mana. Inilah yang membuat balita rentan sekali terkena masalah kulit. Ibu harus menerapkan cara merawat kulit untuk balita.

Berikut ini beberapa penyakit yang wajib ibu waspadai, terutama ketika musim hujan.

  • Biang Keringat

Bukankah biang keringat itu dialami balita ketika musim panas? Memang benar balita akan lebih mudah mengalami biang keringat ketika musim panas atau kemarau. Tubuh balita berkeringat sehingga kulit mudah sekali mengalami biang keringat. Namun, pada saat musim hujan, balita juga bisa terkena biang keringat lho.

Pada dasarnya, biang keringat itu disebabkan keringat yang tersumbat. Ketika udara lembab di musim hujan, maka keringat akan semakin sulit keluar. Akibatnya, terjadilah biang keringat.

Yang harus ibu lakukan hanya memastikan si kecil tidak terlalu berkeringat. Balita ibu sebaiknya tidak terlalu bergerak. Mintalah si kecil untuk lebih banyak istirahat. Dan ibu harus pastikan kulit si kecil harus bersih dan kering setiap saat.

Rasa gatal menjadi hal pertama yang dialami oleh balita yang terkena biang keringat. Akan tetapi, jika ini dibiarkan saja, maka kemungkinan akan terjadi infeksi.

  • Kurap

Tidak hanya kuman dan bakteri saja yang mudah berkembang saat musim hujan. Jamur pun bisa menjadi ancaman tersendiri bagi kulit balita. Untuk itu, ibu harus waspadai penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur, yaitu kurap.

Jika muncul bintik besar seperti ruam pada kulit si kecil, besar kemungkinan itu adalah kurap. Karena penyakit kulit ini disebabkan oleh jamur, ibu bisa gunakan salep yang dibuat untuk menghilangkan jamur penyebab kurap.

Akan tetapi, ada baiknya ibu konsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu agar ibu bisa memberikan perawatan kulit balita yang tepat. Dikhawatirkan jika ibu menggunakan salep jamur yang biasanya digunakan oleh orang dewasa, hal tersebut akan berakibat kurang baik untuk kulit si kecil yang masih tipis dan sensitif.

Setidaknya dua masalah pada kulit balita tersebut yang paling sering dialami oleh balita terutama ketika musim hujan tiba. Setidaknya ibu sekarang sudah tahu sehingga ibu bisa melakukan pencegahan agar balita tidak terkena penyakit kulit tersebut.

Merawat Kulit Balita Sebagai Langkah Pencegahan

Tidak ada hal khusus yang harus ibu lakukan. Hanya saja, ibu harus konsiten menerapkan perawatan kulit anak balita berikut ini:

  • Memandikan Dengan Air Hangat

Bisa saja cuaca di tempat tinggal ibu sangat panas. Meskipun demikian, sebaiknya ibu tetap memandikan balita dengan air hangat. Pasalnya, air hangat mampu lebih efektif menghilangkan kuman pada badan. Dengan demikian, resiko balita mengalami masalah kulit bisa dihindari.

  • Gunakan Lotion

Ini bagian terpenting dari cara perawatan kulit balita. Pilihannya ada dua, menggunakan lotion dan bedak. Akan lebih baik jika ibu memilih lotion. Jika ibu menggunakan bedak, maka ada kemungkinan partikel tersedot ke dalam paru-paru dan itu berdampak tidak baik terhadap sistem pernafasan sang buah hati. Lain hal dengan lotion.

  • Meningkatkan Immune System

Ini sebenarnya hal yang paling penting dari semua tips menjaga kesehatan balita, yaitu meningkatkan immune system atau sistem kekebalan tubuh. Ini menjadi benteng paling depan yang akan selalu menjaga kesehatan balita.

Ibu harus memberikan makanan yang bergizi. Berikan suplemen berupa susu yang sesuai dengan kebutuhan dan umur si kecil karena kebutuhan nutrisi tiap tahun pasti akan berbeda. Susu tersebut mengandung kandungan nutrisi lengkap yang akan memperkuat sistem kekebalan tubuh balita. Dengan demikian, si kecil tidak akan mudah sakit meskipun sedang dalam keadaan musim hujan.

Banyak hal yang harus ibu ketahui mengenai perawatan kulit anak balita. Banyak website yang menyediakan informasi tentang bagaimana menjaga kesehatan balita. Ada juga situs yang menyediakan konsultasi dengan dokter secara online. Jadi, ibu kirimkan saja pertanyaan yang ingin ibu tanyakan dan dokter akan segera merespon.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *