Ini Dia Alasan Ada Bayi Baru Lahir Tapi Tidak Langsung Menangis

Bayi Baru Lahir Nangis

www.rd.com

Tidak semua bayi baru lahir ke dunia langsung menangis. Beberapa diantaranya butuh waktu yang cukup lama sehingga akhirnya menangis. Bahkan, ada juga yang harus mendapatkan bantuan dari dokter atau perawat baru kemudian akhirnya bayi menangis.

Apa yang terjadi jika bayi tidak menangis? Yang pasti, itu pertanda yang kurang baik. Sudah sepatutnya bayi lahir ke dunia langsung menangis.

Kenapa Bayi Baru Lahir Menangis

Bayi yang baru lahir langsung menangis itu hal yang sangat wajar. Semakin keras tangisannya maka itu semakin baik. Setidaknya dua hal yang membuat bayi menangis setelah proses persalinan selesai.

Yang pertama, bayi terkejut. Ia terkejut karena kondisi atau keadaannya berbeda. Di dalam rahim, ia merasakan suhu yang sangat hangat. Sementara itu, ketika ia lahir, ia merasakan suhu yang dingin. Bayi meresepon dengan cara mengeluarkan tangisan.

Yang kedua, bayi mengaktifkan sistem pernafasan. Selama di dalam rahim, bayi bernafas melalui bantuan plasenta. Sementara ketika ia lahir ke dunia, ia harus bernafas sendiri. Mau tidak mau, ia harus mengaktifkan paru-parunya. Dan ketika ia menangis, itu tanda di mana sistem pernafasan terutama paru-paru sudah mulai bekerja.

Di sinilah mengapa keanehan terjadi jika bayi baru dilahirkan tidak menangis. Para ahli medis yang membantu proses persalinan entah itu bidan, perawat, atau dokter akan membantu agar bayi menangis.

Kemungkinan Buruk Jika Bayi Lahir Tidak Menangis

Semua serba kemungkinan. Bayi yang lahir tapi tidak menangis bukan berarti mengalami masalah. Ada kalanya paru-paru tidak merespon secara cepat sehingga bayi tidak menangis. Itu tandanya ada sedikit masalah dengan sistem pernafasan bayi terutama paru-paru.

Secara alami, bayi itu menangis ketika dilahirkan. Menangis merupakan cara yang bayi lakukan untuk mendapatkan oksigen. Jika tidak segera menangis, maka bayi tidak mendapatkan pasokan oksigen dan ini berakibat fatal pada organ tubuh lainnya seperti jantung dan otak. Itulah mengapa para ahli medis akan membuat bayi menangis setelah lahir ke dunia.

Sayangnya, ada hal yang buruk bisa mungkin terjadi. Jika bayi baru lahir tapi tidak menangis, ada kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh infeksi yang dialami oleh ibu yang melahirkan. Penyakit infeksi yang dialami oleh seorang ibu dalam masa kehamilan membuat bayi dalam kandungan bisa mengalami IUGR atau dalam Bahasa Indonesia-nya Retardasi Pertumbuhan dalam Rahim.

Dokter kandungan juga memperingatkan bagi ibu hamil yang beresiko terkena diabetes. Sebaiknya penyakit tersebut diobati sehingga selama hamil penyakit tersebut tidak menyerang. Selain bisa menyebabkan obesitas pada ibu dan juga bayi di dalam kandungan, yang paling dikhawatirkan adalah RDS atau sindrom gawat nafas. Ini merupakan sindrom yang menyebabkan bayi yang baru lahir mengalami masalah dengan pernafasan. Awalnya, ia tidak bsia bernafas dan tidak menangis layaknya bayi sehat lainnya. Jika tidak segera mendapatkan penanganan khusus, nyawa bayi bisa tidak terselamatkan.

Untuk itu, langkah pencegahan harus dilakukan. Konsultasi dengan dokter kandungan wajib dilakukan agar diketahui apa saja resiko yang mungkin terjadi yang menjadi penyebab bayi lahir tapi mengalami masalah pernafasan. Setiap ibu hamil bisa juga berkonsultasi dengan dokter faktor resiko apa saja yang bisa menyebabkan bayi lahir tidak menangis.

Resiko Terburuk Jika Bayi Lahir Tidak Menangis

Pernah dengar edema otak? Biasanya masyarakat bilang pendarahan pada otak. Masalah yang satu ini biasanya disebabkan karena jatuh dengan posisi terlentang. Siapa saja bisa mengalami hal ini, tak terkecuali bayi.

Akan tetapi, edema otak tidak hanya terjadi karena jatuh lho. Pendarahan pada otak bisa saja disebabkan karena kurangnya suplai oksigen menuju ke otak. Awalnya, paru-paru tidak bisa bekerja maksimal sehingga jantung pun tidak aktif. Akibatnay aliran darah ke otak menurun dan terjadilah edema otak. Inilah bahaya yang harus diantisipasi.

Ada beberapa cara yang akan dilakukan oleh bidan, perawat, atau dokter yang membantu dalam proses persalinan jika bayi yang baru lahir tidak menangis. Salah satunya dengan memberikan heart massage atau pijat jantung. Selain itu, penanganan juga bisa dilakakan dengan memasukkan alat ke mulut bayi. Alat tersebut merupakan alat bantu pernafasan di mana terdapat oksigen dengan tekanan 12 mmHg dialirkan ke tubuh bayi.

Tidakan awal yang tepat akan membuat bayi terhindar dari kematian. Bahkan, tindakan awal tersebut akan menentukan bagaimana kondisi kesehatan bayi selanjutnya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, terlalu lama jantung tidak mendapatkan oksigen akan berakibat fatal pada organ tubuh lainnya, tak terkecuali otak. Dan jika hal buruk ini terjadi, maka kesehatan bayi akan terganggu di kemudian hari. Bukan tidak mungkin bayi akhirnya gagal bertahan hidup.

Tentu saja orang tua mana saja tidak ingin hal ini terjadi. Itulah mengapa penting sekali bagi setiap ibu hamil untuk menjaga kesehatan. Mereka harus memastikan tidak faktor resiko yang muncul di mana bayi lahir nanti mengalami gangguan pernafasan dengan tanda bayi tidak langsung menangis.

Terlepas dari itu semua, ibu juga harus mengetahui tanda-tanda bayi baru lahir yang sehat, mulai dari organ fisiknya yang lengkap, berat badan ideal, dan lain sebagainya. Dengan mengetahui tanda-tanda tersebut, maka ibu yakin jika bayi yang ibu lahirkan dalam kondisi yang sehat.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *