Jangan Asal Beli Snack Untuk Bayi 6 Bulan Ya Bu

snack untuk bayi 6 bulan

www.ibudanbalita.com

Sekarang ini, bermunculan snack untuk bayi 6 bulan yang katanya sehat. Dikatakan sehat karena tidak mengandung bahan pengawet. Dan yang paling ditonjolkan adalah tidak adanya kandungan berupa micin atau MSG.

Tapi, apa ibu yakin snack seperti itu 100% sehat untuk bayi 6 bulan? Tentu ibu tidak bisa gambling ketika memilihkan apapun untuk sang buah hati, terutama snack. Akan lebih baik jika ibu membuatkan snack sendiri di rumah. Daripada beli yang harganya bisa menguras kantong, bukankah sebaiknya ibu buat sendiri saja? Selain ibu bisa memastikan snack tersebut sehat, ibu juga bisa berhemat.

Snack Bayi Yang Bisa Ibu Buat Sendiri

Tidak sulit kok bu untuk membuat snack sendiri untuk si kecil. Ibu juga tidak perlu ahli di bidang kuliner. Tidak perlu juga ibu meluangkan banyak waktu. Di sela-sela waktu kosong di rumah, ibu bisa membuatkan snack untuk bayi usia 6 bulan.

  • Snack Sayur

Tidak semua sayuran bisa digunakan sebagai bahan utama untuk membuat snack. Brokoli dan wortel menjadi sayuran yang bisa ibu jadikan snack untuk sang buah hati.

Mengapa brokoli dan wortel? Alasannya tentu karena kandungan gizinya. Dua sayuran tersebut mengandung gizi yang diperlukan untuk bayi. Namun, ada juga alasan lannya. Wortel dan brokoli ini memiliki tekstur yang kasar. Dengan demikian, dua sayuran tersebut cocok untuk digunakan sebagai snack untuk bayi. Dalam istilah kesehatannya, ini disebut dengan finger food, yaitu makanan ringan yang bisa dengan mudah dipegang oleh si kecil.

  • Snack Buah

Beberapa buah yang bisa dijadikan sebagai snack adalah apel, pir, dan pepaya. Hal ini disebabkan buah-buahan tersebut mudah dipegang oleh tangan mungil bayi. Dan yang pasti  buah tersebut memiliki kandungan vitamin yang sangat tinggi.

Meskipun demikian, bukan berarti ibu tidak boleh memberikan snack yang dijual di toko. Ada beberapa snack yang bisa ibu berikan seperti snackyang berupa roti marie dan yang berbentuk krupuk.

Mengapa Bayi 6 Bulan Perlu Diberi Snack?

Mungkin ibu juga seperti beberapa orang tua lainnya yang ragu memberikan snack untuk bayi 6 bulan. Ibu pasti mengira bayi tidak boleh mengkonsumsi snack. Ia harus mengkonsumsi MPASI saja.

Sebenarnya, ibu harus tahu pemberian snack itu juga bagian dari MPASI. Ibu tahu apa tujuan MPASI? Tujuannya agar sistem pencernaan bayi mulai terbiasa mencerna makan makanan yang kasar, tidak seperti ASI. Jadi, snack juga termasuk ke dalam MPASI, bukan?

Meskipun demikian, tentu dapat dipahami mengapa ibu khawatir atau bahkan tidak mau memberikan snack untuk bayi ibu. Hal ini disebabkan snack itu memiliki imej yang negatif. Snack sering dianggap cemilan yang tidak sehat, mengandung micin yang terlalu banyak, kandungan lemaknya tinggi, dan lain sebagainya.

Inilah mengapa ibu harus mengerti snack untuk bayi ini bukan snack yang seperti anggapan tersebut. Snack harus sehat. Dan yang terpenting, snack tersebut sebaiknya terbuat dari bahan yang sedikit keras. Hal ini diperlukan agar menstimulasi pertumbuhan gigi ketika snack tersebut dikonsumsi.

Jadi, ada dua tujuan mengapa bayi sebaiknya diberi snack. Yang pertama, sistem pencernaan bayi bisa terlatih untuk mencerna makanan yang kasar. Dan yang kedua, snack menstimulus pertumbuhan gigi. Jadi, snack apa yang akan ibu berikan untuk si kecil hari ini?

Bolehkah Memberikan Susu Untuk Bayi 6 Bulan?

Boleh memberikan snack kepada bayi 6 bulan bukan berarti boleh juga memberikan susu. Susu formula sebaiknya diberikan nanti ketika usianya sudah mencapai 1 tahun.

Dokter memang memperbolehkan pemberian sufor kepada bayi di bawah 1 tahun. Akan tetapi, ada syaratnya. Salah satu syaratnya adalah ketika sang ibu tidak bisa lagi memberikan ASI. Maka sufor menjadi alternatif terbaik.

Meskipun demikian, tetap saja pemberian susu formula itu diusahakan setelah usia balita saja. Itupun ibu harus memilihkan susu balita terbaik, yaitu susu Frisian Flag Jelajah. Jangan asal susu balita saja yang ibu pilih. Jangan pula karena harganya mahal maka ibu memilih sebuah susu balita.

Dalam hal ini, ibu harus tahu sistem pencernaan bayi baru mulai melakukan adaptasi ketika usia bayi mencapai 6 bulan. Awalnya, sistem pencernaan harus terbiasa dengan makanan yang sedikit lebih kasar. Itupun bahan yang digunakan tidak terlalu kompleks. Ibu bisa lihat bayi yang mendapatkan menu MPASI yang terbuat dari berbagai bahan yang berbeda bisa mengakibatkan sembelit. Itulah mengapa harus ada tahapannya. Awalnya, ibu memberikan menu MPASI yang terbuat dari satu bahan saja. Baru kemudian ibu bisa kombinasikan dengan dua atau lebih bahan.

Ketika usianya mencapai 1 tahun, ia baru bisa mengkonsumsi susu. Memberikan susu ketika waktunya belum tiba bisa mengakibatkan masalah kesehatan. Diare dan alergi menjadi efek yang paling sering terjadi. Hal ini disebabkan tubuh si kecil belum siap mendapatkan laktosa yang terkandung di dalam susu.

Untuk saat ini, ibu bisa fokus saja pada pemberian menu MPASI. Cari terus ide menu MPASI yang lezat bagi sang buah hati. Dapatkan ide membuat menu MPASI dari www.ibudanbalita.com. Ibu tidak akan kehabisa ide jika ibu rajin mengunjungi situs tersebut. Apalagi jika ibu juga ikut ke dalam forum ibu dan balita. Tidak itu saja. Cari juga ide membuat snack untuk bayi 6 bulan yang sehat dan bergizi tinggi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *