Jangan Panik Ketika Bayi Menolak ASI. Segera Cari Tahu Kenapa

pentingnya ASI bagi bayi

Source: Inhabitant

Ada beberapa kasus di mana bayi menolak ASI. Jadi, bukan ASI nya yant tidak keluar. ASI keluar deras. Namun, bayinya yang tidak mau. Lalu, bagaimana solusinya?

Sebenarnya, terlalu terburu-buru jika ibu langsung cari tahu bagaimana mengatasi anak yang menolak ASI. Ada banyak cara dan tidak semua cara tersebut efektif. Hanya dengan mencari tahu faktor penyebab yang membuat ibu bisa mendapatkan cara efektif mengatasi anak menolak ASI.

Penyebab Bayi Menolak ASI Yang Paling Sering

Sebenarnya, dokter yang lebih paham mengenai hal ini. Oleh sebab itu, banyak dokter yang selalu membagikan ilmu tentang hal tersebut, entah itu melalui seminar atau melalui tulisan. Salah satunya dengan menggunakan media online. Contohnya saja webite www.ibudanbalita.com yang secara rutin mengupdate informasi kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan juga balita. Ibu bisa dapatkan informasi yang bermanfaat dari media tersebut.

Dari beberapa keterangan yang disampaikan oleh para dokter, setidaknya ada 3 faktor penyebab yang paling sering terjadi sehingga bayi tidak mau ASI.

  1. Ada Masalah Pada Mulut Bayi

Penyakit pada mulut bayi sering disebut oleh para pakar kesehatan sebagai oral thrush. Bisa saja gusi atau lidah yang mengalami masalah.

Mengapa ini dialami oleh bayi? Tentu saja bisa. Ada bayi yang kebal dengan bakteri. Ada juga yang tidak. Bagi bayi yang tidak kebal dengan serangan bakteri, tentu ia akan mudah terkena penyakit. Tak terkecuali penyakit yang disebut dengan oral thrush. Saat hal tersebut terjadi, ia tidak merasa nyaman ketika ada sesuatu yang lewat melalui mulutnya. Makanya, ia menolak minum ASI.

  1. ASI Tiba-Tiba Tidak Enak

Untuk alasan yang satu ini, ibu tidak tahu karena tidak mungkin mencicipi ASI sendiri. Sementara itu, bayi belum bisa mengungkapkan hal tersebut. Ia belum bisa mengatakan jika ASI tiba-tiba rasanya tidak enak.

Akan tetapi, hal ini memang sangat mungkin terjadi. Rasa ASI bisa saja berubah tidak enak ketika ibu mengkonsumsi makanan tertentu. Bagaimanapun juga, rasa ASI sangat dipengaruhi oleh makanan yang ibu konsumsi. Jadi, tidak hanya kuantitas dan kualitas ASI saja yang dipengaruhi oleh makanan.

Contoh sederhananya, mengkonsumsi makanan yang super pedas bisa membuat rasa ASI menjadi sangat kuat. Makanya, orang-orang dahulu sangat tidak menyarankan ibu menyusui mengkonsumsi makanan yang pedas. Bukan karena takut sakit perut tapi khawatir bayi kepedasan, katanya. Lebih tepatnya, bayi menjadi tidak mau lagi mengkonsumsi ASI lantaran rasanya yang begitu kuat.

  1. Sedang Pilek

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bayi yang memiliki imun sistem yang lemah rentah sekali diserang penyakit. Makanya, penting sekali bagi ibu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubunya dengan memastikan ia mendapatkan ASI eksklusif.

Yang menjadi masalah adalah ketika bayi tidak mau minum ASI. Salah satu faktornya mungkin saja adalah pilek. Apakah cuaca sedang tidak menentu? Jangankan bayi yang memiliki sistem kekebalan tidak begitu kuat, orang dewasa saja mudah terserang flu dan pilek saat kondisi cuaca kurang mendukung.

Jadi, mana kira-kira yang menyebabkan si kecil menolak minum ASI?

Jangan Biarkan Bayi Tidak Mau Minum ASI

Tentu saja ibu tidak boleh membiarkan bayi tidak minum ASI. Bahkan, sangat disarankan ibu memberikan full ASI hingga usianya mencapai 6 bulan. Itulah yang sering disebut dengan program ASI eksklusif.

Lalu bagaimana agar bayi mau minum ASI? Ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan.

Yang pertama, sejak kelahiran, ibu harus pastikan si kecil mendapatkan ASI yang cukup. Ini terdengar mudah namun pada kenyataannya sulitnya minta ampun. Lihat saja kebanyakan ibu tidak bisa langsung memberikan ASI setelah melahirkan lantaran ASI tidak bisa langsung keluar. Mereka harus menunggu hingga kira-kira satu sampai dua hari. Bahkan, ada juga yang harus menunggu hingga satu minggu lebih sehingga ASI bisa keluar. Yang pasti, jangan biarkan bayi mengkonsumsi sufor karena jika itu dilakukan maka ia akan menolak minum ASI.

Yang kedua menjaga kuantitas ASI. Ada kasus bayi menolak ASI lantaran si kecil kesulitan untuk menyedot ASI. Hal ini bisa saja disebabkan posisi menyusui yang kurang tepat. Saat bayi merasa tidak nyaman ketika sedang minum ASI, maka ia akan kesulitan dan akhirnya tidak mau minum ASI. Namun, hal ini bisa juga disebabkan kuantitas ASI yang hanya sedikit. Bayi belum kenyang tapi ASI sudah habis. Ia rewel, stress, dan akhirnya tidak mau lagi minum ASI.

Yang ketiga, jaga kualitas ASI. Kualitas ini bisa juga dinilai dari rasa. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ada kalanya ketika rasa ASI berubah sangat kuat. Kenapa? Karena ibu sering mengkonsmsi makanan yang terlalu pedas. Maka dari itu, sebaiknya hindari mengkonsumsi makanan seperti itu. Ganti makanan yang tidak terlalu pedas. Namun, pastikan juga kandungan gizi di dalam makanan tersebut lengkap. Jika perlu, ibu harus konsumsi juga susu ibu menyusui Frisian Flag Mama setiap hari.

Ada baiknya juga ibu berkonsultasi dengan dokter jika cara-cara tersebut di atas tidak manjur. Dokter akan melakukan observasi mendalam untuk mencari tahu penyebabnya.  Jadi, tidak perlu panik ketika anak tiba-tiba mogok minum ASI. Cari tahu penyebabnya dan segera temukan solusi yang tepat untuk mengatasi bayi menolak ASI.

 

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *