Jangan Samakan Antara Probiotik dan Prebiotik

probiotik dan prebiotik

friso.co.id

Ada yang merasa tidak ada bedanya antara probiotik dan prebiotik. Ada juga yang salah menyebutkan dua istilah tersebut. Mereka ingin mengatakan probiotik tapi keliru mengucapkan prebiotik. Atau jangan-jangan mereka menganggap keduanya sama. Yang pasti, beda antara probiotik dan prebiotik.

Sebelumya, dari mana kiri-kira ibu familiar dengan dua istilah tersebut? Kebanyakan ibu akan menjawab dari iklan susu di TV. Memang benar produk susu memfokuskan pada kandungan-kandungan yang beragam terutama probiotik atau prebiotik. Namun, jangan salah sebutnya ya. Keduanya merupakan istilah yang berbeda.

Memang bisa dipahami jika ibu termasuk orang yang tidak bisa membedakan antara dua istilah ini. Secara tulisan dan pelafalan, keduanya hampir mirip. Dan ternyata, kegunaannya pun hampir sama. Namun, setelah ibu membaca penjelasan berikut ini, ibu pasti tahu tidak lagi salah menyebut antara probiotik dan prebiotik.

Apa Itu Prebiotik?

Kita bahas dulu satu persatu. Yang pertama adalah prebiotik. Di dalam dunia medis, prebiotik merupakan senyawa alami yang tidak bisa dicerna oleh sistem pencernaan. Ini tidak seperti kandungan seperti vitamin, protein, atau kalsium yang dicerna dan disebarkan ke organ tubuh yang membutuhkan.

Lalu, untuk apa prebiotik ini? Karena tidak bisa dicerna ini, maka makanan yang mengandung prebiotik bisa melewati sistem pencernaan dan langsung dikonsumsi oleh mikroorganisme. Mikroorganisme inilah yang membutuhkan prebiotik agar tetap bertahan di dalam tubuh.

Pertanyaan selanjutnya adalah apa peran dari mikroorganisme tersebut? Mikroorganisme ini yang akan membuat sistem pencernaan baik. Jadi, masalah seperti sembelit dan diare mungkin saja disebabkan karena mikroorganisme yang baik ini tidak mendapatkan support dari adanya prebiotik. Jadi, bisa disimpulkan jika ibu ingin menjaga kesehatan sistem pencernaan si kecil, maka berikan prebiotik.

Dari mana? Ada banyak sekali makanan yang menjadi sumber utama prebiotik seperti pisang, bawang putih, daun bawang, kacang polong, dan kedelai.

Apa Itu Probiotik?

Sekarang, apa itu probiotik? Ini merupakan mikroorganisme yang disebut juga dengan bakteri baik. Di dalam sistem pencernaan, terdapat dua jenis bakteri; yaitu bakteri baik dan bakteri buruk. Bakteri buruk akan memakan makanan yang dikonsumsi si kecil kemudian dikeluarkan melalui BAB. Akibatnya, si kecil tidak mendapatkan nutrisi yang terkandung di dalam makanan tersebut. Tugas bakteri baik adalah menyerang bakteri buruk. Selain itu, bakteri baik akan mengurai sisa-sisa makanan yang ada di sistem pencernaan sehingga sisa makanan tersebut tidak mengendap di sana dan menyebabkan keluhan kesehatan.

Dari mana probiotik ini? Sebenarnya, probiotik ini secara alami sudah ada di dalam tubuh si kecil. Hanya saja, jumlahnya saja berbeda. Oleh sebab itu, ada tambahan probiotik yang bisa didapatkan dari luar seperti dari susu pertumbuhan terbaik, Friso Gold 4.

Susu ini tidak hanya mengandung nutrisi, vitamin, serta probiotik saja. Susu ini juga dikemas secara baik sehingga menjamin kualitas susu terjaga hingga ke tangan ibu sebagai konsumen. Jadi, ibu tidak perlu takut susu yang ibu beli terkontaminasi bakteri. Jika ibu memilih susu Friso, sudah bisa dipastikan kualitas susu terjaga, mulai dari proses produksi hingga susu berada di tangan ibu.

Kenapa Jumlah Probiotik Berbeda-Beda?

Di dalam tubuh bayi yang baru saja dilahirkan, sudah ada probiotik. Itulah mengapa bayi tidak mudah sakit walaupun tubuhnya masih lemas dan rentan terhadap serangan bakteri atau virus.

Sayangnya, jumlah probiotik setiap bayi berbeda-beda. Bayi yang mudah sekali sakit mungkin saja disebabkan oleh jumlah probiotik yang sedikit. Berbeda dengan bayi yang probiotiknya banyak sehingga tumbuh kembangnya pun lebih optimal.

Menurut dokter bayi, bayi yang lahir dalam keadaan normal memiliki lebih banyak probitok daripada bayi yang lahir melalui operasi caesar. Inilah yang juga menjadi penyebab mengapa bayi lahir normal lebih mudah berkembang daripada bayi yang lahir caesar. Bayi lahir normal tidak mudah terserang penyakit karena memiliki probiotik lebih banyak daripada bayi lahir caesar.

Meskipun demikian, ketahanan tubuh tidak hanya berhubungan dengan prebiotik atau probiotik saja. Pada dasarnya, kesehatan bayi bisa selalu terjaga jika nutrisi yang didapatkan seimbang.

Ketika si kecil sudah menginjak balita, sudah saatnya ibu memikirkan menu makanan yang nutrisinya lebih banyak. Balita membutuhkan nutrisi yang lebih banyak. Selain itu, ancaman serangan dari luar juga semakin kuat. Dengan alasan tersebut, ibu harus lebih waspada.

Beruntung sekarang ini sudah ada suplemen yang mengandung probiotik mulai dari susu balita hingga yang berupa multivitamin. Tinggal ibu pilih mana yang paling ibu inginkan. Akan tetapi, jangan sampai ibu tidak memilihkan susu balita yang terbaik. Salah satu kriteria susu balita yang terbaik adalah kandungan probiotiknya yang tinggi. Meskipun bayi ibu lahir secara normal dan probiotiknya sudah banyak, tetap saja ibu harus menambahkan probiotik tambahan.

Tentu keluhan kesehatan tidak hanya bisa diatasi dengan memberikan makanan yang bergizi saja. Ada banyak hal lain yang harus ibu ketahui. Untuk itu, ibu harus menyempatkan diri untuk membaca artikel tentang kesehatan balita di www.friso.co.id. Atau ibu bisa manfaatkan fasilitas tanya pakar. Posting pertanyaan ibu di situs tersebut dan pakar kesehatan balita akan menjawab pertanyaan tersebut. Ini menjadi sarana untuk konsultasi anak secara online yang jauh lebih mudah dan efektif.

Semoga penjelasan singkat ini bisa membuat ibu tidak lagi keliru dalam menyebutkan probiotik dan prebiotik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *