Jenis Mainan Anak Usia 1 Tahun Secara Sederhana

Belajar sambil bermain

E-BookSkart

Bagi anak-anak, bermain adalah proses belajar. Oleh karena itu, pilihlah mainan anak yang edukatif dan dapat merangsang perkembangannya. Bola merupakan jenis mainan anak yang melatih koordinasi anggota tubuh serta interaksi sosial anak. Bermain adalah proses belajar yang sangat penting bagi anak-anak. Sebelum masuk sekolah dasar, hari-hari anak lebih banyak dihabiskan untuk bermain. Pilihlah mainan anak yang cocok dengan tahap perkembangannya, supaya proses belajar tersebut menjadi maksimal.

Ketika memilihkan mainan anak, pikirkan kemampuan apa yang dirangsang oleh mainan tersebut. Imajinasi anak perlu dikembangkan untuk melatih kreativitas serta kemampuan bersosialisasi yang baik. Pilihlah mainan anak yang mirip dengan aktivitas sehari-hari, misalnyan set mainan masak-masakan, peralatan untuk bermain dokter-dokteran, sepasang telepon. Mainan yang baik tentu membuat mereka dekat dengan kehidupan sehari-hari di sekitar mereka.

Jenis Mainan Anak Umur 1 Tahun

Ketika bermain masak-masakan, kita bisa menggunakan bahan sungguhan, misalnya wortel dan sayur hijau agar anak merasa seperti memasak sungguhan. Untuk sayuran hijau, bisa digantikan dengan dedaunan yang kita petik dari taman. Permainan seperti ini sebaiknya dimainkan bersama, bukan sendirian. Jenis permainan yang melatih anak untuk memecahkan masalah misalnya puzzle serta permainan memasukkan benda sesuai bentuk dan warnanya.

Selain melatih kemampuan untuk memecahkan masalah, permainan tersebut juga melatih konsentrasi. Kedua kemampuan ini berguna ketika anak sudah masuk sekolah. Bagi anak-anak, bermain adalah proses belajar. Oleh karena itu, pilihlah mainan anak yang edukatif dan dapat merangsang perkembangannya. Permainan yang dapat merangsang kreativitas dan logika anak misalnya lego atau menyusun blok. Selain itu, menggambar atau mewarnai juga melatih kreativitas anak. Begitu pula lilin mainan atau tanah liat.

Bermain dengan bola berukuran apapun membantu perkembangan koordinasi tangan, kaki, dan otak. Bila dimainkan bersama-sama, bermain bola melatih interaksi sosial anak, serta mengajarkan anak tentang menang dan kalah.  Selain itu, bermain bola bersama juga mengajarkan anak tentang adanya giliran atau bergantian dalam bermain, sehingga anak belajar menghargai orang lain.

Mengajak anak bernyanyi sambil menggerakkan badan atau menari dapat menambah koordinasi anggota badan serta menstimulasi memori serta interaksi sosial. Mainan tidak harus bermusik, karena kita dapat mengajak mereka bermain hanya dengan lagu dari CD. Lebih baik lagi bila dari DVD karena anak dapat meniru gerakan pada video klip.

Sebanyak mungkin, perkenalkan anak dengan buku. Sama seperti mainan anak, buku harus dijaga dalam kondisi baik agar anak menghargainya. Walaupun anak belum bisa membaca, mereka mulai diperkenalkan dengan buku dengan cara membacakan cerita kepadanya. Gunakan buku-buku bergambar, serta tunjukkan halaman-halaman tersebut kepadanya. Berceritalah sambil menunjukkan gambar-gambarnya. Cara ini juga melatih imajinasi mereka untuk membayangkan cerita yang sedang dibacakan.

Saat Anda akan membelikan mainan untuk anak, Anda harus memperhatikan beberapa ciri mainan yang baik diantaranya adalah ;

-Aman untuk anak

-Menarik dan menyenangkan untuk anak

-Menstimulasi kreativitas dan imajinasi

-Merangsang keingintahuan dan pikiran

-Menantang, tetapi tidak membuat frustasi. Bila mainan terlalu sulit dimainkan oleh anak, akan membuatnya frustasi.

-Merangsang agar anak ingin memainkannya lagi berulang-ulang

-Merangsang interaksi anak

Jenis Mainan Anak Edukatif Bagaimana Cara Memilihnya?

Bermain adalah kegiatan yang banyak dilakukan balita. Anda bisa memberikan mainan anak 1 tahun yang sesuai agar proses bermain dapat membantu perkembangan fisik dan mentalnya. Bermain adalah kegiatan yang penting untuk anak. Bermain bukan hanya berguna untuk mengisi waktu anak-anak, namun juga melatih dan membantu perkembangan fisik dan mental anak.

Anda bisa memilihkan mainan yang sesuai dengan umur anak, karena pada setiap tahapan umur, anak selalu mempelajari sesuatu yang baru. Mainan anak 1 tahun dapat ditemui dengan mudah, namun pilihlah yang paling sesuai. Beberapa perilaku yang umum untuk anak berusia 1 tahun adalah Ia sudah dapat mengerti apa yang kita ucapkan. Seringkali, ia meniru apa yang dilakukan orang tuanya, misalnya berpura-pura menelepon. Rasa keingintahuannya sangat tinggi, sehingga selalu berpindah-pindah dari mainan yang satu ke mainan yang lainnya.

Itu sebabnya kita sering jumpai orang tua sering kali membelikan berbagai macam mainan anak 1 tahun. Ia sudah dapat mengantisipasi apa yang kita lakukan, misalnya bila kita bersiap untuk memakaikan jaket, ia dapat mengulurkan tangannya untuk dipakaikan jaket. Ia akan bersuara atau menggumamkan kata-kata dalam bahasa yang ia tahu. Ia mulai mengkekspresikan perasaan seperti memeluk, mencium, menepuk, dan tersenyum.

Mainan mobil mobil an bisa membantu perkembangan fisik anak karena menggunakan kaki untuk menggerakan mainan tersebut. Dipandu oleh orang tua, ia akan belajar kata-kata baru misalnya berhenti, gerak, jalan, kanan, dan  kiri. Mainan anak ini bisa memuaskan rasa keingintahuan anak karena ia dapat berpetualang dengan mudahnya berkeliling rumah menggunakan mainan tersebut.

Mainan rumah rumahan ini bisa membantu perkembangan fisik karena anak akan merangkak dan berjalan, sambil merangsang rasa keingintahuannya. Walker yang bermusik dapat membantu anak fasih berjalan. Mainan anak 1 tahun ini biasanya dilengkapi dengan tombol aneka warna yang dapat mengeluarkan suara atau musik bila ditekan. Anak akan terlatih mengingat tombol mana yang ditekan untuk mendapatkan bunyi yang ia suka.

Namun Anda harus tetap hati-hati, jangan memilih walker yang beroda, sebab walker jenis ini dapat terbalik bila menabrak dinding. Di beberapa negara, walker yang beroda sudah dilarang. Pilihlah walker yang tidak beroda, sehingga anak bisa belajar berjalan hanya dengan tempat duduk yang dapat bergeser saja. Jenis mainan anak yang baik adalah aman ketika dipakai untuk bermain.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *