Kapan Sih Bayi Bisa Duduk?

kapan bayi bisa duduk

Source: Childs Journey Photography

Sudah banyak perkembangan penting pada bayi selama 1 tahun pertama. Salah satu yang sering dipertanyakan yaitu sebenarnya kapan bayi bisa duduk. Kemampuan bayi untuk duduk didukung oleh kemampuan motorik kasar, antara lain otot yang kuat pada leher, bahu, perut, punggung, dan pinggang. Kemudian kemampuan motorik halus seperti menyentuh, menggenggam dan berekspolarasi akan menyusul.

Upaya untuk bisa duduk dimulai sejak bayi usia empat bulan atau lima bulan. Hanya saja, bayi tidak bisa langsung melakukannya seketika. Mereka akan memulainya dengan memiringkan badan. Kemudian belajar menggunakan lengan untuk menahan badannya. Lalu pada saat bayi usia lima bulan atau enam bulan, otot punggungnya akan cukup kuat bagi bayi untuk meneruskan kemampuan duduk meski masih banyak dibantu oleh lengan. Hanya saja pada usia ini, kemampuan duduk bayi belum stabil. Seiring dengan perkembangan otot punggung dan keseimbangan tubuh, maka kemampuan duduk akan semakin stabil.

Untuk mendukung kemampuan bayi bisa duduk, orang tua dapat membantu. Secara perlahan, angkat badannya saat bayi dalam posisi terlentang. Gerak-gerakan hingga badannya terangkat hingga posisi duduk selama beberapa waktu. Gunakan suara-suara yang menarik agar latihan ini lebih menyenangkan. Kemudian, orang tua dapat membiasakan bayi bermain dalam posisi tengkurap. Manfaatkan mainan berwarna-warni dan berbunyi untuk menarik perhatiannya, atau perlihatkan ekspresi lucu pada wajah. Hal itu dapat membantu menguatkan otot bagian kepala, leher, bahu dan punggung, yang memengaruhi kemampuan duduk.

Jika kepala bayi sudah lebih stabil dan lebih sering mengangkat badan, orang tua dapat membiasakan bayi dalam posisi duduk. Sanggah tubuh bayi dengan bantal, tempatkan di pangkuan atau tempat duduk khusus bayi beberapa kali sehari, sekitar 5-10 menit. Usia berapa bayi bisa duduk tidak sama pada semua anak, dukungan orang tua memiliki peranan penting di sini. Saat bayi sudah mampu duduk, bukan berarti ia akan langsung stabil. Orang tua atau pengasuh harus tetap siaga menjaga, sebab bayi akan banyak jatuh ke samping setelah posisi duduk.

Pada tahap awal bayi akan duduk sekitar 1-2 detik saja, sebelum akhirnya jatuh. Kemudian, seiring dengan perkembangan kekuatan otot maka bayi mampu duduk lebih lama. Berikan mainan atau objek lain yang mudah diraih, sehingga bayi dapat belajar keseimbangan dengan tangannya. Selain itu, bayi usia 6-7 bulan juga akan mulai mencoba memegang dan mengambil berbagai benda dengan tangannya. Setelah bayi mampu duduk dengan stabil, maka ia akan mulai mencoba posisi baru dengan kaki dan tangan, yaitu merangkak. Ketika bayi menjelang ulang tahun pertama, biasanya bayi sudah bisa merangkak dan bergerak aktif. Orang tua tidak perlu khawatir berlebihan ketika bayi belum bisa duduk pada usia enam bulan.

Usia berapa bayi bisa duduk bisa berbeda-beda. Namun, jika bayi berusia sembilan bulan belum mampu duduk, orang tua dapat mulai menanyakan pada dokter anak saat berkonsultasi.

Kapan Si Kecil Dapat Duduk Dengan Benar

Bayi Belajar DudukSetelah bayi sudah bisa tengkurap sendiri dan membalikkan badannya kembali atau berguling-guling dengan lancar, tahap tumbuh kembang berikutnya adalah bayi belajar duduk. Sama halnya ketika bayi belajar tengkurap, sebelum bayi bisa duduk sendiri, ia pun harus belajar terlebih dahulu sedikit demi sedikit. Proses belajar duduk ini bisa memakan waktu kira-kira 1-3 bulan dan biasanya dimulai saat bayi berusia 5 – 6 bulan.

Pada awal-awal belajar, bayi belum bisa menyeimbangkan tubuhnya atau masih bergoyang-goyang. Ia pun juga belum mampu terlalu lama duduk, sehingga pada saat lelah ia langsung menjatuhkan tubuhnya dengan tiba-tiba. Maka dari itu, pada saat bayi belajar duduk, kita harus selalu menopang tubuhnya agar tidak terjatuh. Selain itu, kita juga tidak boleh memaksakan bayi untuk duduk jika bayi sudah enggan untuk duduk atau kelihatan sudah lelah. Pertanyaannya, kapan bayi bisa duduk sendiri? Setelah setahap demi setahap dilalui, pada umumnya bayi akan bisa duduk sendiri tanpa bantuan orang lain saat bayi umur 7 – 10 bulan. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengajari bayi duduk :

  • Jika tubuhnya sudah mulai kuat, biasakan bayi duduk dalam pangkuan sambil tubuhnya bersandar di dada Anda.
  • Sembari dipangku, pancinglah mainan kesukaannnya agar ia mau meraih dengan tangannya. Stimulasi ini diperlukan untuk melatih kekuatan leher dan keseimbangan tubuhnya.
  • Saat bayi duduk, cobalah hadapkan bayi Anda pada permukaan datar yang agak empuk setinggi dadanya seperti sandaran sofa untuk tangan. Kemudian berikan mainan di atas permukaan datar tersebut agar ia bermain sambil tangannya belajar menahan tubuhnya untuk tetap tegak. Dengan cara memberikan stimulasi seperti itu, lama kelamaan bayi akan bisa duduk sendiri dengan tegak.

Mengetahui Kapan Bayi Bisa Duduk Dan Cara Melatihnya

Belajar duduk sendiri akan membuat bayi Anda memiliki perspektif baru tentang dunianya. Jika punggung dan otot-otot lehernya cukup kuat untuk membuatnya tegak dan ia tahu di mana menempatkan kaki-kakinya supaya ia tidak terjungkal, tinggal tunggu waktu hingga ia beralih ke posisi merangkak, berdiri dan berjalan. Sebagian besar bayi mulai belajar duduk mandiri di saat yang hampir sama dengan belajar berguling dan mengangkat kepalanya. Otot-otot yang mereka butuhkan untuk posisi demikian berangsur-angsur berkembang sejak lahir, hingga akhirnya cukup kuat saat ia menginjak usia 4-7 bulan.

Saat di usia 8 bulan, 90% bayi dapat duduk baik tanpa bantuan. Walaupun Anda dapat mendudukkan dia di hari pertama ia lahir, kapan bayi bisa duduk yang sebenarnya baru dimulai saat ia telah menguasai kontrol kepala. Dimulai dari usia 4 bulan, kepala dan otot-otot leher bayi Anda akan menguat dengan cepat, dan ia akan belajar mengangkat dan menegakkan kepalanya saat ia sedang tengkurap. Kemudian ia akan mempelajari bagaimana memposisikan dirinya di atas lengannya dan mengangkat dadanya dari permukaan, seperti gerakan mini push up. Saat usia 5 bulan ia mungkin dapat sebentar-sebentar duduk tanpa bantuan, walaupun Anda tetap harus berada di dekatnya untuk memberikan dukungan dan mengelilinginya dengan bantal agar terhindar dari kemungkinan jatuh.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *