Keterlambatan Perkembangan Anak Bisa Diketahui Sejak Dini

perkembangan anak

www.friso.co.id

Orang tua manapun pasti tidak ingin anak mengalami keterlambatan perkembangan. Yang menjadi masalah adalah tidak banyak orang tua yang menyadarinya. Ketidaktahuan memahami tentang tahap perkembangan anak membuat orang tua tidak peka jika ternyata perkembangan sang buah hati mengalami keterlambatan.

Setiap orang tua sangat disarankan agar belajar tentang tumbuh kembang anak. Seperti contoh situs www.friso.co.id sudah memberikan informasi yang lengkap tentang tahan perkembangan anak. Lebih dari itu, para pakar perkembangan anak juga menjelaskan tentang bagaimana mengoptimalkan tumbuh kembang sang buah hati.

Namun, yang tak kalah penting adalah bagaimana orang tua mengetahui tanda-tanda keterlambatan tumbuh kembang anak. Informasi ini yang harus ibu ketahui.

Dua Masalah Keterlambatan Perkembangan Anak

Secara umum, yang paling mudah untuk dilakukan identifikasi mengenai keterlambatan dalam perkembangan anak melalui dua hal.

  1. Keterlambatan Motorik

Keterlambatan motorik terkait dengan kemampuan si kecil dalam melakukan gerakan, entah itu gerakan halus atau gerakan kasar. Gerakan halus seperti contoh memegang sesuatu. Sementara itu, gerakan kasar seperti berjalan, berlari, dan juga bermain sepeda.

Namun, bukan berarti anak yang terlambat berjalan itu pasti mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Belum tentu ya bu, ibu bisa melakukan identifikasi dengan beberapa hal berikut:

  • Lengan dan kaki terlihat kaku
  • Lebih sering melakukan reflek tidak sadar
  • Tubuh tidak terlihat kuat
  1. Keterlambatan Komunikasi

Kebanyakan anak usia 1,5 tahun sudah mulai belajar bicara. Setidaknya ia sudah bisa mengucapkan satu patah kata walaupun belum begitu jelas. Namun, ini merupakan perkembangan yang sangat baik.

Lain hal ketika balita usia 2 tahun tapi belum mulai terlihat mau belajar bicara. Ibu sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak atau pakar perkembangan anak.

Yang dikhawatirkan adalah ketika anak sulit belajar bicara lantaran adanya gangguan pendengaran. Pada dasarnya, anak mulai belajar bicara itu karena didahului proses mendengar. Ia mendengar kemudian mencoba menirukan apa yang ia dengarkan tersebut. Itulah mengapa anak yang mengalami masalah dengan komunikasi kemungkinan ada masalah dengan pendengarannya.

Meskipun demikian, ibu tidak boleh lupa jika keterlambatan perkembangan anak bisa juga disebabkan faktor genetik. Anak yang lahir dalam keadaan prematur rentan sekali mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembangnya. Begitu juga dengan bayi yang selama masih di dalam kandungan tidak mendapatkan nutrisi yang seimbang. Ia tidak berkembang dengan baik sehingga ketika lahir ke dunia ia akan mengalami masalah tumbuh kembang.

Mencegah Terjadi Keterlambatan Perkembangan Anak

Semua ada kaitannya dengan nutrisi ibu ketika sedang hamil. Perkembangan anak sangat ditentukan bagaimana kondisinya ketika masih ada di dalam rahim. Ini menjadi alasan mengapa seorang ibu hamil harus benar-benar memperhatikan asupan gizi. Selain mengkonsumsi makanan sehat, seorang ibu hamil juga sangat disarankan untuk mengkonsumsi susu Frisomum Gold.

Lebih dari itu, peran ibu juga sangat penting ketika anak sedang dalam proses pertumbuhan. Memberikan makanan yang sehat tidaklah cukup. Ibu juga harus memberikan stimulus berupa permainan yang tepat untuk tumbuh kembang anak.

Kehadiran ibu sebagai motivator juga diperlukan. Ibu seharusnya ikut dalam perkembangan anak. Luangkan waktu untuk bermain dengan anak jika ibu ingin melihat perkembangan sang buah hati optimal.

Dan yang tak kalah penting, ibu harus perhatikan apakah ada tanda-tanda keterlambatan tumbuh kembang anak atau tidak. Semoga saja anak ibu berkembang normal layaknya anak-anak lainnya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *