Kiat Melatih Konsentrasi Anak Supaya Prestasi Belajar Anak Meningkat

Tips Agar Anak Cerdas

Source: parenthoodbank

Melatih konsentrasi anak ini terkadang sangat diperlukan, terutama untuk membantu anak dalam meningkatkan kemampuan belajarnya di sekolah.

Pada beberapa kasus, konsentrasi anak yang cenderung rendah dihubungkan dengan ketidakmampuan anak. Kondisi seperti ini biasanya diklaim oleh orang tuanya, bahkan guru yang mengajarnya.

Akibat dari kondisi ini, anak cenderung memiliki permasalahan dalam hal prestasi belajar. Anak enggan untuk belajar, dan prestasi yang diharapkan menurun drastis.

Kondisi seperti ini memang tidak baik. Secara masa kanak-kanak adalah masa keemasan dimana anak sebenarnya memiliki kemampuan lebih untuk menyerap berbagai pelajaran.

Menyadari akan hal ini, konsentrasi tentu dihubungkan dengan prestasi yang bakalan didapatkan di bangku sekolah. Jika anak memiliki konsentrasi rendah, tentu prestasinya akan lambat.

Di sini, kami akan mengulas mengenai bagaimana cara melatih konsentrasi anak yang bisa orang tua praktekkan. Tapi sebelumnya, mari pahami dulu apa itu konsentrasi dan apa yang menyebabkan anak sulit untuk konsentrasi di bawah ini!

Apa Itu Konsentrasi?

Tahukah Anda yang dimaksud dengan konsentrasi? Konsentrasi adalah kemampuan seseorang dalam memusatkan perhatian serta fikiran pada sebuah objek tertentu dalam rentan waktu tertentu pula.

Kemampuan memusatkan fikiran ini menentukan seberapa jauh anak dalam memahami sebuah objek/pelajaran. Cuma, waktu yang diperlukan untuk fokus pada obyek tertentu akan berbeda.

Mengenai lamanya waktu anak dalam menjaga konsentrasinya inilah yang berbeda-beda. Ada yang hanya bisa memfokuskan diri selama 5 menitan, ada juga yang bisa melakukannya selama berjam-jam.

Tentu fokus yang lama akan sangat membantu. Dan inilah yang diharapkan oleh orang tua ataupun guru ketika ingin mendidik anak.

Penyebab Konsentrasi Anak Menurun

Sebelum mencari cara melatih anak untuk konsentrasi, ada baiknya Anda mengenali terlebih dahulu apa yang menyebabkan anak sulit melakukannya.

Penyebab melemahnya konsentrasi ini jelas bervariasi. Artinya, ada banyak faktor yang mempengaruhinya sehingga penerapan satu cara tentu belum tentu memberikan hasil yang sesuai.

Diantara penyebab anak sulit konsentrasi adalah situasi lingkungan yang kurang mendukung, hilangnya motivasi dan ketertarikan anak akan suatu hal, kemudian kondisi fisik dan emosi yang tidak baik.

Ketiga hal ini menjadi alasan paling utama kenapa anak maupun orang tua kehilangan konsentrasinya. Jadi, cara paling baik untuk menanganinya adalah dengan memperbaiki semua hal yang menyebabkan kondisi hilangnya konsentrasi tersebut.

Cara Meningkatkan Konsentrasi Anak

Pada dasarnya, konsentrasi seseorang ditentukan oleh usia anak itu sendiri. Namun bisa saja lebih lama ketika anak tertarik dengan suatu hal.

Mudahnya, anak yang berusia 5 tahun memiliki kemampuan memfokuskan diri selama 5 menitan. Sama halnya jika usia 10 tahun, maka normalnya anak mampu melakukan konsentrasi selama 10 menitan.

Sementara bila anak memiliki motivasi serta memiliki ketertarikan untuk suatu hal, maka fokus anak bisa melebihi kondisi wajarnya. Misalnya anak usia 10 tahun bisa konsentrasi belajar selama 30 menitan atau lebih.

Supaya anak bisa melakukannya, Anda butuh kiat meningkatkan konsentrasi anak di bawah ini!

  • Berikan tugas atau pekerjaan sesuai dengan usianya

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk menguatkan konsentrasi anak adalah memberikan tugas yang sesuai dengan usianya.

Ketika masih anak-anak, akan lebih baik memberikan pekerjaan/tugas yang ringan. Artinya mudah untuk dikerjakan.

Pemberian pekerjaan yang mudah ini jelas akan meningkatkan keinginan untuk menyelesaikannya. Hal ini dikarenakan anak yakin mampu melakukannya secara maksimal.

Lain ceritanya ketika tugas yang diberikan terlalu sulit. Anak akan cenderung kehilangan motivasi. Akibatnya, tugas yang diberikan akan diacuhkan begitu saja.

  • Bermain sambil belajar

Permainan memang sangat membantu untuk menarik minat anak dalam belajar. Dengan permainan ini pula, Anda akan dengan mudah melatih fokus anak selama beberapa menit.

Dalam permainan, anak-anak cenderung memiliki kesenangan sendiri. Dan memang bermain adalah kegiatan yang menyenangkan buat anak-anak.

Menyadari akan hal ini, Anda tentu perlu memikirkan permainan apa yang tepat untuk anak. Contohnya adalah permaianan menarik yang dapat mengasah kecerdasan secara langsung bisa meningkatkan kemampuan anak berkonsetrasi dengan cara yang menyenangkan.

  • Minimalkan gangguan di sekitarnya

Konsentrasi memang susah dilakukan, bahkan orang dewasa sendiri terkadang sulit untuk melakukannya dalam waktu yang lama.

Butuh usaha ekstra keras untuk melakukannya. Jika tidak berhasil, maka anak akan beralih pada hal lain yang lebih menyenangkan.

Di sini, Anda punya tugas khusus untuk menciptakan lingkungan yang tenang agar anak bisa menjaga fokus belajarnya.

Anda bisa menghilangkan penyebabnya, contohnya adalah dengan meminimalkan gangguan yang bakal mengalihkan perhatian anak untuk fokus di obyek tertentu.

Cara ini memang agak sulit, tapi tetap bisa dilakukan. Kuncinya ada pada Anda. Jadi, pastikan Anda yang mempertimbangkan segala sesuatunya dengan tepat agar anak tidak terganggu konsentrasinya.

  • Berikan deadline untuk pekerjaan

Kiat meningkatkan konsentrasi anak yang juga perlu dilakukan adalah membuat deadline waktu untuk menyelesaikan pekerjaan.

Anda harus membuat sebuah aturan. Contohnya adalah pekerjaan/tugas sebaiknya dikerjakan selesai selama 30 menitan.

Dengan memberikan deadline, anak-anak akan cenderung berusaha lebih giat untuk melakukannya. Buahnya adalah anak bisa fokus dengan tugas tersebut.

Namun harus diingat, Anda juga perlu menemani anak. Semuanya ditujukan untuk berjaga-jaga jika anak mau bertanya sesuatu.

  • Berikan perhatian dan pujian

Satu hal yang tidak boleh dilewatkan orang tua maupun guru adalah perhatian dan pujian.

Perhatian memberikan rasa aman dan nyaman, bahkan menumbuhkan motivasi untuk menyelesaikan pekerjaan.

Begitu pula dengan pujian. Apa yang dilakukan anak terbalaskan dengan pujian. Hasilnya, anak akan lebih fokus dan bergairah untuk mempelajari suatu obyek dalam waktu yang lama.

Kesimpulannya, konsentrasi anak bisa meningkat ketika didukung lingkungan yang baik, memiliki motivasi dan ketertarikan tinggi tentang obyek tertentu. Jadi, pastikan Anda memfasilitasi hal tersebut sebagai bagian dari melatih konsentrasi anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *