Konsultasi Dokter Anak Berkaitan Penyebab Anak Susah Makan Dan Cara Mengatasinya!

perkembangan bayi 3 bulan

www.ibudanbalita.com

Konsultasi dokter anak terkadang diperlukan oleh ibu untuk memastikan penyebab kenapa anak berprilaku aneh di periode tertentu. Contohnya adalah anak susah makan. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan sehingga ibu perlu segera mengatasinya.

Kehilangan selera makan juga bisa dialami oleh anak. Anak enggan mengkonsumsi makanan yang disajikan oleh orang tuanya. Padahal, makanan tersebut bagus untuk pertumbuhannya.

Anak belum tahu pasti mengenai baik buruknya makanan. Anak hanya tahu rasanya yang enak, tampilan yang menarik dari sebuah makanan. Kedua hal ini biasanya menjadi pilihan anak meskipun makanan tersebut tidak memiliki kualitas gizi yang baik.

Apa hanya itu saja alasan kenapa anak menolak untuk makan? Tentu saja tidak. Masih ada lagi penyebabnya. Pada bahasan konsultasi dokter anak susah makan ini, kami akan tunjukkan beberapa penyebab sekaligus cara mengatasi anak yang sulit diajak makan.

Penyebab Anak Susah Makan Menurut Pakar Kesehatan

Menurut dr. Maria Martina Siboe S.Kom, B.Med Sc, SpA (RSIA YPK Mandiri, Menteng Jakarta Pusat), prinsipnya ada orang yang tidak menyukai bentuk makanan tertentu. Hal ini juga dialami oleh anak.

Tampilan makanan yang kurang menarik bisa mengurangi selera makan seorang anak. Meskipun kenyataannya lengkap akan gizi, jika penampilan makanan tidak menarik akan cenderung ditolak oleh anak.

Selain bentuk makanan, tentu masih ada banyak penyebab kenapa anak enggan untuk mengkonsumsi makanan. Di sini, kami rangkum penyebab utamanya dari berbagai sumber. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Gigi anak sedang tumbuh

Tumbuhnya gigi anak menyebabkan nyeri pada gusinya. Nyeri ini lantaran gusi akan ditumbuhi oleh gigi. Dan rasa nyeri ini membuat anak tidak mau menelan apapun dari luar, misalnya adalah makanan sehat.

  • Anak sedang sakit

Sakit memang normal dialami oleh anak. Daya tahan tubuh yang masih sangat rentan menjadi pemicunya. Contohnya adalah demam ataupun pilek.

Kondisi demikian membuat anak cenderung menolak untuk mengkonsumsi makanan. Selain makanan dirasa tidak memiliki rasa, anak juga merasakan sensasi tidak lapar lantaran menahan rasa sakit.

  • Terbiasa makan camilan terlalu banyak

Salah satu penyebab anak susah makan adalah keseringan makan camilan. Camilan ini dirasa sangat enak oleh anak. Bahkan, anak akan rela untuk mengkonsumsinya berkali-kali di tiap waktu.

Sementara makanan seperti nasi ditolaknya. Apalagi sayuran yang kebanyakan tidak meningkatkan selera makan anak. Akibatnya, nutrisi dalam tubuh bayi tidak cukup untuk menjalankan fungsi tubuh sebagaimana yang diharapkan.

Bahaya Bila Anak Sulit Untuk Makan Di Tiap Harinya

Selain mencari informasi lengkap di media informasi, ibu memang perlu tanya dokter balita mengenai kenapa bayi tidak mau makan. Setidaknya, pertanyaan yang ibu ajukan mendapatkan jawaban tepat. Hasilnya, ibu bisa melakukan berbagai penanganan secara langsung.

Penanganan memang harus dilakukan segera oleh ibu. Karena bila tidak, banyak masalah kesehatan yang akan mengincar si kecil. Ini akibat dari kurangnya gizi pada anak.

Salah satu bahaya yang akan mengancam anak adalah tubuh kurus kering. Bobot menjadi turun dan warna rambut menjadi memerah. Bahkan dalam kasus yang parah, rambutnya bisa lepas ketika dipegang.

Selain itu, kasus seperti kehilangan jiwa anak juga begitu besar lantaran anak kekurangan gizi. Ini dicontohkan pada kasus yang terjadi di afrika. Banyak anak terlantar, bahkan kehilangan nyawanya lantaran tidak mendapatkan asupan makanan yang dibutuhkan.

Dari sekian bahaya yang mengancam anak, bahaya paling besar adalah terganggunya pertumbuhannya. Entah itu pertumbuhan tubuh, organ tubuhnya, sampai perkembangan kecerdasannya. Ini menjadi masalah kesehatan yang akan dibawa sampai dewasa.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Dengan konsultasi pada dokter anak, sebenarnya ibu sudah bisa mendapatkan jawaban singkat mengenai cara penanganannya. Ibu hanya perlu mempraktekkannya agar anak tidak sampai kekurangan gizinya. Karena ini berhubungan langsung dengan masa depannya nanti.

Mengenai cara menangani anak yang susah makan, ibu bisa mempraktekkan beberapa hal. Diantaranya disebutkan di bawah ini!

  • Buat makanan semenarik mungkin

Sebelumnya dijelaskan bahwa bentuk makanan mempengaruhi orang untuk menolak makanan. Sama halnya dengan anak, bentuk makanan yang tidak menggugah seleranya akan membuat anak menjauhi makanan tersebut.

Setelah tanya pada dokter anak, ibu tentunya bisa menyimpulkan kalau membentuk makanan yang menarik adalah cara terbaik. Gugah selera anak dengan menciptakan kreasi makanan yang menarik bagi anak. Maka anak akan bersedia untuk mengkonsumsinya.

  • Tangani bila anak jatuh sakit

Bila anak jatuh sakit, tanganilah dengan segera. Sakitnya anak membuat anak enggan untuk mengkonsumsi makanan apapun. Maka dari itu, cara terbaik adalah dengan mengatasi masalah tersebut terlebih dahulu.

  • Variasikan jenis makanan

Jangan hanya membuat satu jenis makanan di tiap jam makannya. Ibu bisa berkreasi untuk membuat makanan sehat dengan menu berbeda. Variasi makanan akan membuat anak terbiasa dengan makanan. Dan hal ini bisa meningkatkan keinginan untuk makan anak.

  • Minimalkan pemberian makanan camilan

Setelah konsultasi kesehatan pada dokter anak, ibu biasanya disarankan untuk memberikan camilan yang sehat sewajarnya. Ini dikhususkan bila ibu sering memberikan camilan pada anaknya.

Kemudian, ibu biasanya diminta untuk membatasi pemberian camilan ini. Karena camilan hanya akan membuat anak cenderung memanfaatkannya untuk memenuhi asupannya. Beruntung bila camilan ini sudah cukup nutrisinya. Bila tidak, maka keputusan keliru jika ibu membiarkan anak untuk terus mengkonsumsi camilan di tiap harinya.

Kesimpulannya, selalu jaga asupan nutrisi anak untuk mengoptimalkan pertumbuhannya. Bila anak susah makan, segera tangani masalah tersebut. Dan informasinya bisa didapatkan dari mana saja, salah satunya adalah dengan konsultasi dokter anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *