Konsultasi Kesehatan Anak Tentang Keterlambatan Belajar Jalan

Anak Belajar Jalan

http://buahhati.co.id

Konsultasi kesehatan anak sangat dibutuhkan jika ibu merasa ada masalah dengan tumbuh kembang sang buah hati. Hal inilah yang seharusnya dilakukan oleh orang tua.

Perkembangan balita mencakup banyak hal. Namun, secara keseluruhan, perkembangan anak bisa dikategorikan menjadi dua, yaitu perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus. Perkembangan motorik kasar seperti contoh berjalan. Sementara itu, perkembangan motorik halus seperti kemampuan memegang suatu barang, menggambar, dan lain sebagainya.

Untuk masalah belajar jalan, tidak sedikit balita yang mengalami keterlambatan. Apa yang harus ibu lakukan? Berikut ini beberapa saran yang sebaiknya ibu lakukan.

  • Konsultasi Dengan Dokter

Ini tindakan pertama yang sebaiknya ibu lakukan. Ibu bisa mengajak si kecil untuk konsultasi dengan dokter anak. Dokter biasanya akan memeriksa kesehatan terutama kondisi motorik si kecil untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab utama anak mengalami keterlambatan berjalan.

Memang ada konsultasi online yang bisa ibu lakukan di www.ibudanbalita.com. Akan tetapi, sebaiknya ibu langsung bertatap muka dengan dokter anak agar segera dilakukan penelitian dan ditemukan apa penyebabnya.

  • Mencari Faktor Penyebab

Ada banyak sekali faktor yang menjadikan anak mengalami masalah keterlambatan berjalan. Umumnya, hal ini disebabkan oleh gangguan vestibularis. Ini merupakan gangguan yang menyebabkan anak tidak bisa melakukan keseimbangan. Setiap kali anak mencoba untuk berdiri, dengan mudahnya ia terjatuh. Karena hal ini terjadi terus menerus, akhirnya anak menyerah dan tidak mau lagi belajar jalan.

Bisa juga keterlambatan berjalan ini disebabkan oleh adanya masalah dengan perkembangan motorik kasar. Sebenarnya jika masalah ini yang terjadi, ibu bisa melihat dari awal apakah anak terlambat dalam belajar merangkak atau tidak. Pasalnya merangkak menjadi salah satu tanda jika anak memiliki perkembangan motorik yang baik atau tidak.

  • Memberikan Stimulus

Sebenarnya, tidak ada cara lain selain memberikan stimulus agar anak bisa belajar berjalan lebih mudah. Stimulus ini bisa dengan cara apa saja. Jika si kecil mengalami masalah keseimbangan, ibu bisa belikan alat bantu jalan. Setidaknya anak ibu sudah bisa terbiasa menapakkan kaki ke tanah. Hanya saja, cara ini tidak begitu disarankan karena dikhawatirkan anak menjadi kecanduan sehingga ia tidak bisa berjalan dengan telapak kakinya sendiri.

Stimulus lainnya adalah permainan. Ibu bisa memotivasi si kecil untuk berjalan dengan cara menempatkan mainan favoritnya di tempat yang lumayan jauh. Beri semangat kepda si kecil untuk berdiri dan mengambil mainan tersebut.

Sayangnya, stimulus ini akan menjadi sia-sia jika memang ada masalah dengan otot dan juga perkembangan motorik kasar balita. Untuk masalah yang satu ini, ibu perlu konsultasi kesehatan balita agar bisa dilakukan terapi khusus untuk mengatasi masalah tersebut.

Apakah keterlambatan berjalan ini dipengaruhi oleh nutrisi? Bisa juga. Pasalnya, berjalan merupakan proses bergerak di mana otaklah yang mengawali dan mengirimkan perintah kaki untuk bergerak. Dan jika perkembangan otak terganggu, maka anak akan mengalami kesulitan dalam berjalan.

Itulah mengapa nutrisi balita harus tercukupi. Kesehatan satu organ tubuh berpengaruh terhadap organ lainnya. Salah satu cara untuk mencukup semua kebutuhan nutrisi harian balita adalah dengan memberikan susu Frisian Flag Jelajah. Ini menjadi cara yang paling mudah dan paling efektif.

Namun, tetap saja ibu harus berikan makanan yang bernutrisi tinggi. Makanan menjadi sumber nutrisi utama sementara susu adalah suplemen. Semoga ibu segera bisa mengatasi masalah keterlambatan belajar jalan balita sehingga ibu tidak perlu lagi konsultasi kesehatan anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *