Kunci Penting Cara Menyapih Anak Agar Tidak Rewel

manfaat DHA

Source: The New Born Baby

Apa ada cara menyapih anak agar tidak rewel? Kebanyakan orang menganggap seorang ibu yang berhasil menyapih anak dan ia tidak rewel itu sebuah keberuntungan. Mereka bilang anaknya pintar, pengertian, dan tahu seharusnya ia sudah tidak lagi menyusu ASI. Akan tetapi, mereka tidak melihat bagaimana upaya yang dilakukan oleh sang ibu. Sekecil apapun, itulah sebuah upaya yang ia lakukan untuk memastikan anak tidak rewel saat tiba waktunya ia disapih.

Untuk itu, sebenarnya ada lho teknik menyapih agar anak tidak rewel. Semua ibu bisa mencoba mempraktikkan teknik tersebut.

Kunci Berhasil Menyapih

Keberhasilan menyapih diukur dari bagaimana ibu bisa segera membuat anak tidak lagi minum ASI. Dan untuk mendapatkan hasil seperti itu, ada satu kuncinya, yaitu kasih sayang.

Mungkin ibu salah satu dari orang tua yang merasa menyapih tindakan yang tidak menghargai perasaan anak. Menyapih terlihat seperti proses pemaksaan. Menyapih itu bentuk tindakan yang tega terhadap anak sendiri. Anggapan tersebut muncul lantaran banyak ibu yang memaksakan agar anak tidak lagi menyusui. Padahal, kunci keberhasilan dari mempraktikkan cara menyapih anak agar tidak menangis adalah kasih sayang.

Jadi, harus dibedakan antara pemaksaan dengan kasih sayang. Menyapih dengan paksaan itu pasti membuat anak menangis. Sang ibu memaksa atau sedikit memaksa agar anak berhenti minum ASI. Sementara itu, menyapih dengan kasih sayang itu memberikan pengertian bahwasannya si kecil sudah tidak perlu lagi minum ASI sehingga ia dengan sendirinya berhenti minum ASI.

Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana konsep menyapih dengan kasih sayang itu dipraktikkan.

Menyapih Dengan Kasih Sayang

Yang pasti, Anda sudah tahu menyapih tidak boleh dengan paksaan. Ini harus dilakukan dengan kasih sayang. Jadi, pada intinya, Anda harus meninggalkan cara yang cenderung membuat anak menangis, merasa diabaikan, serta cenderung tidak sayang dengan anak.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan untuk menyapih anak dengan kasih sayang?

  • Mengalihkan Perhatian

Ibu pasti tahu kapan waktunya anak rewel dan minta minum ASI. Seperti contoh ketika ia sudah sangat mengantuk. Maka, pada saat itu juga, Anda sebaiknya mengalihkan perhatian si kecil.

Coba ibu pikirkan apa yang sering membuat anak mudah sekali tertidur. Apakah boneka kesayangan? Jika ya, maka berikan boneka kesayangannya tersebut dan biarkan ia memeluknya sambil tidur.

Mengalihkan perhatian harus terhadap hal yang sangat ia sukai. Maka dari itu, ibu perlu tentukan apa yang ia sangat sukai sehingga perhatiannya pada minum ASI itu bisa teralihkan.

Ada kemungkinan ibu bisa putarkan video yang ia sukai. Atau putarkan video cerita anak-anak yang sekarang semakin mudah didapatkan. Ini bisa menjadi penghantar tidur yang efektif tanpa harus memberikan ASI.

  • Atur Jadwal Pemberian Susu

Mulai usia 1 tahun, ibu sudah diperbolehkan memberikan susu formula. Bahkan, hal ini sangat dianjurkan. Maka dari itu, mulai ketika ibu akan menyapih, buatkan jadwal pembuatan susu formula. Sebaiknya ada waktu sekitar 15 menit sebelum tidur di mana si kecil harus minum susu formula. Ini salah satu tips menyapih anak agar tidak rewel.

Akan lebih baik lagi jika si kecil dalam keadaan kenyang. Seperti contoh, ketika ia akan tidur siang, maka satu jam sebelumnya pastikan ibu menyuapinya makanan yang bergizi. Sela beberapa menit kemudian, berikan susu Friso Gold 3. Si kecil tidak akan merasa lapar sehingga ia bisa tidur tanpa harus menyusu.

  • Siapkan Lebih Dini

Sesuai dengan anjuran dokter anak, anak usia 2 tahun harus disapih. Pada usia tersebut, ia sudah harus berhenti minum ASI.

Akan tetapi, bukan berarti proses menyapih harus ibu lakukan tepat di saat anak merayakan ulang tahun yang kedua. Ibu seharusnya memulai proses menyapih beberapa hari sebelumnya. Ibu bisa mulai mengurangi frekuensi memberikan ASI. Selain itu, ibu juga harus menjelaskan kepada si kecil bahwasannya ia sudah tidak boleh lagi minum ASI.

Dengan persiapan yang lebih awal ini, si kecil tidak akan rewel saat tiba waktunya ia disapih. Berbeda jika ibu langsung menyapih. Maka anak akan kaget dan pasti berontak. Ia pasti rewel.

Itulah langkah-langkah yang menunjukkan bahwasannya ibu menerapkan cara menyapih anak dengan kasih sayang. Dengan demikian, anak tidak akan rewel atau menangis.

Hal Yang Terpenting Saat Menyapih

Tentu saja bukan hanya teknik atau langkah menyapih saja yang harus ibu ketahui. Lebih dari itu, ada hal terpenting lainnya yang perlu juga diperhatikan.

Saat menyapih, ibu harus pastikan si kecil mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Ia tidak lagi mendapatkan nutrisi dari ASI. Maka dari itu, ibu harus berikan makanan yang bergizi. Ganti ASI dengan susu balita yang terbaik. Siapkan cemilan sehat dan bergizi agar ia tidak lapar saat jadwal makan belum tiba. Pasalnya, terkadang anak minta ASI ketika ia sudah lapar tapi belum ingin makan.

Jadi, pada intinya, menyapih itu tidak hanya sekedar membuat anak berhenti menyusu. Di lain sisi, ibu juga harus pastikan anak mendapatkan kebutuhan gizi hariannya. Oleh sebab itu, ibu harus pandai-pandai mengalihkan kepada makanan, cemilan, atau minuman yang ia sukai. Dengan demikian, ia tidak akan rewel saat ibu tidak lagi memberikan ASI. Itulah cara menyapih anak agar tidak rewel. Siap untuk mempraktikkan langkah-langkah tersebut?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *