Makanan Bergizi Untuk Anak Berbentuk Kudapan

makanan bergizi untuk anak

www.ibudanbalita.com

Seringkali makanan bergizi untuk anak cukup sulit diberikan. Kalau sudah bicara jam makan saja, duh bisa bikin kepala pusing tujuh keliling. Anak bisa saja lari – lari dulu, kemudian cari beragam alasan unik supaya tidak dipaksa makan. Kian hari anak semakin terlihat kurus, seperti orang tua gagal memberi gizi, perih rasanya hati. Apa daya, usaha orang tua tak jarang cuma memperburuk keadaan.

Ilmu hipnotis justru berguna dalam mengatasi kondisi anak. Perlu diketahui, hipnotis disini bukan ala ahli ilusi nomor satu Indonesia, ataupun acara TV komersil yang hobinya ‘menelanjangi’ pribadi korban – korbannya guna menghibur pemirsa. Hipnotis madsudnya menyeimbangkan aura lawan bicara guna memperoleh hal yang diinginkan.

Membaca paragraf diatas sepertinya agak berat. Gampangnya, setiap manusia punya keinginan dan motivasi dalam melakukan suatu hal. Sayangnya, banyak orang tidak sadar adanya perbedaan tersebut dan kerap menawarkan hal yang berbeda dengan kemauan orang lain. Alih – alih mendengarkan dan mencari motivasi lawan bicara, terkadang seseorang memaksa kehendak sehingga berujung pertengkaran.

Ayah bunda mungkin tidak sadar, tapi memaksa anak makan hidangan di meja dengan cara tidak menyenangkan, entah ancaman atau kemarahan, hanya memperburuk kondisi. Anak yang sebetulnya punya niat mulai makan esok hari, bisa jadi batal rencana hanya karena kesalahan sepele satu ini. Sekarang, ada baiknya bunda mencari motivasi anak terlebih dahulu sebelum mengatasi sumber masalah.

Kebanyakan anak kecil punya motivasi yang sama. Salah satunya berhubungan dengan permainan dan segala sesuatu yang dapat menyenangkan hati. Kudapan, biasa dikonsumsi sebagai makanan utama sehingga walau sama – sama makanan, kudapan terasa menyenangkan bagi anak kecil. Harusnya, orang tua yang punya banyak ide justru memanfaatkan kudapan sebagai sarana pemenuhan gizi.

Salah satu faktor pendukung anak cepat kenyang sebelum jam makan besar adalah kudapan. Banyak orang tua terpaksa menarik kudapan yang malah mengundang tangisan anak. Rasa sakit hati anak karena kudapan ditarik kembali yang membuat banyak anak makin sulit diajak makan besar. Daripada bikin hubungan antar ayah bunda dan si kecil runyam lebih baik buatkan kudapan bergizi untuk si kecil.

1. Es lilin
Kudapan paling tradisional dan cukup populer pada era seribu sembilan puluhan ini menyimpan potensi yang sangat besar. Bentuknya yang cukup ‘memuaskan’ dengan rasa yang buat tenggorokan lebih segar usai beraktivitas panjang di terik panas sudah pasti menjadi alasan kuat kenapa banyak anak senang es lilin. Pedagang turut bersuka cita pasalnya kudapan satu ini pembuatannya murah sehingga bisa dijual dengan untung menggiurkan.

Bahan – bahan utama es lilin biasa berputar pada susu, stik biasa, air, dan perasa. Tinggal diletakkan pada cetakan dan masukkan dalam lemari pendingin, sudah oke. Membuat es lilin jadi sesuatu yang sehat sebetulnya cukup mudah, tidak terlalu susah.

Pertama, bunda harus tahu nutrisi macam apa yang dibutuhkan oleh si kecil. Misalkan saja vitamin C, otomatis buah semacam jeruk atau jambu bisa dipilih. Usahakan menggunakan buah seratus persen untuk dihancurkan dengan blender, kalau memang terpaksa baru gunakan jus buah instant. Langkah selanjutnya ? sama persis dengan pembuatan es lilin biasa, masukkan cairan pada cetakan, lalu dinginkan dan selesai.

Walau es lilin terdengar seperti ide cemerlang, bukan berarti diberikan pada anak setiap hari. Buah hati ayah bunda bisa saja gampang terkena flu dan pilek, jadi takaran disesuaikan dengan kemampuan tubuh anak masing – masing, ya !

2. Sup tomat
Demam, flu, dan pilek, sudah pasti malas makan. Anak biasanya minta kudapan saja dibanding suruh makan bubur yang menurutnya memuakkan. Daripada cari masalah di kala badan anak memang tidak optimal, bagaimana kalau sediakan sup tomat ?

Sup tomat pertama kali terkenal pada tahun seribu delapan ratus delapan puluh tiga, dalam buku resep karangan N. M. K Lee di Amerika serikat. Meskipun sup tomat yang disajikan dingin sebetulnya termasuk makanan tradisional orang spanyol, sup tomat hangat justru menanjaki tangga kepopuleran.

Rasa tomat yang manis nan gurih seringkali membuat banyak anak terpukau. Kalau sedang tidak enak badan apalagi, memberikan tomat tentu berita gembira terlebih pada anak yang memang suka tomat. Bonusnya lagi, tomat kaya akan anti oksidan, suatu senyawa yang sangat membantu daya tahan tubuh si kecil plus vitamin dan mineral yang akan sangat panjang kalau dijelaskan satu per satu.
3. Kreasi keju
Pecinta kuliner pasti kenal yang namanya keju. Era dua ribu enam belas kemarin, dunia maya diwarnai fleksibilitas keju pada beragam bahan makanan. Kalau melihat bagaimana keju leleh digigit, sudah terbayang ragam rasa asin nan gurih menari – nari dalam mulut.

Keju sendiri berasal dari olahan susu. Seperti yang banyak pemasar telang gadang – gadangkan, keluarga susu kaya akan kalsium. Tulang sehat, gigi kuat sudah pasti ditemukan pada orang yang kebutuhan kalsium terpenuhi. Sehingga keju sudah pasti menjadi pilihan paling utama.

Kudapan unik bergizi sangat luas alternatifnya kalau sudah menyangkut keju. Bahkan, penggunaan keju berbeda akan memberi dampak rasa dan tekstur yang beragam pula. Bila sudah begini, pastinya mencari celah untuk menghidangkan keju sebagai kudapan sudah pasti terbuka luas.

Misalkan saja, padukan keju leleh dengan sayur mayur serta buah – buahan layaknya fondue. Si kecil senang, tanpa sadar sudah makan makanan bergizi untuk anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *