Makanan Enak Untuk Mpasi 6 Bulan

mpasi bayi 6 bulan

Source: Hello Baby

Cari mpasi 6 bulan bisa dibilang gampang – gampang susah. Kebanyakan masyarakat Indonesia menyediakan bubur tim sebagai menu sehari – hari si kecil. Padahal, tanpa disadari, masih banyak bahan mpasi 6 bulan lain di luar nasi tim. Orang dewasa saja suruh makan yang sama berbulan bulan bisa gila bagaimana dengan si kecil ? Berikut ini subtitusi yang bisa membantu perkembangan anak dan bikin acara makan menyenangkan :

Alpukat

Siapa sih yang tidak pernah dengar alpukat ? Nyaris setiap restoran di tanah air menyediakan alpukat sebagai bagian minum. Mulai dari yang paling sederhana yakni jus alpukat sampai yang agak ‘njelimet’ (ribet) sekalipun seperti kopi alpukat (avocado coffee). Tidak mengherankan jika alpukat lolos daftar mpasi 6 bulan.

Tekstur alpukat begitu lembut dengan rasa yang segar agak pahit. Pencernaan bayi dengan senang hati menerima alpukat sebagai tamu pertama dalam perut. Sejauh ini, tidak banyak kasus yang menunjukkan alpukat bikin bayi terkena alergi. Lemak dalam alpukat menggoyang lidah buat bayi tak kuasa menahan nafsu untuk sendok kedua.

Alpukat dipenuhi oleh berbagai nutrisi yang menguntungkan bagi pertumbuhan bayi. Vitamin A yang sangat baik untuk mata, tak dipungkiri ada dalam alpukat. Ditambah vitamin C yang ikut barisan penjaga tubuh dari kuman dan penyakit serta menjadikan kulit bayi semakin kenyal cantik.

Mineral dalam alpukat termasuk potassium. Kalangan penggemar diet tentu mengenal dekat potassium. Kemampuan mineral satu ini di antaranya membuang zat zat berbahaya dalam tubuh sekaligus membantu fungsi kinestetik. Memberikan alpukat dapat mempercepat atau meringankan kinerja tubuh sehingga tumbuh kembang anak lebih lancar.

Penyediaan alpukat cukup gampang dan cepat. Potong kecil – kecil alpukat, taruh dalam satu mangkuk. Tumbuk alpukat menggunakan garpu atau semacamnya hingga lembut. Sediakan untuk bayi dan lihat dirinya tersenyum. Supaya si kecil tidak merasa asing, tambahkan air susu ibu ke dalam alpukat tumbuk sebelum dihidangkan.

 

Kuning telur

Banyak orang mengkaitkan kuning telur dengan koresterol. Tidak sepenuhnya salah namun juga kurang tepat. Kuning telur bagi orang dewasa sedikit berbahaya karena tubuh yang sudah melalui masa kecil lebih siap dan tidak lagi memerlukan asupan setinggi telur. Ya, fungsi kuning telur pada bayi adalah membantu tumbuh kembang buah hati ayah bunda.

Merebus telur tanpa menhancurkan kuningnya banyak ditemui dalam hidangan asal jepang, sukiyaki atau hot pot. Kepadatan kuning telur mengumpulkan rasa hingga ke tingkat maksimal. Ditambah lagi sekali bayi menekan kuning telur dalam mulut, ledakan rasa langsung memenuhi setiap rongga perasa.

Tidak semua bayi langsung menyenangi telur meski banyak manfaat di dalamnya. Ayah bunda tidak perlu memaksa berlebihan. Mencampurkan kuning telur dengan berbagai hidangan lain bisa menjadi solusi bagus hingga bayi terbiasa untuk konsumsi satu kuning telur utuh.

Kalsium dan zat besi, sungguh dua kombinasi indah yang menjadikan proses perkembangan bayi lebih mulus. Kalsium membantu tulang tetap kokoh berdiri siap menghadapi dunia. Zat besi membantu sel darah terus terproduksi dengan baik. Kekurangan sel darah berarti kelancaran distribusi oksigen ke seluruh tubuh terhambat, belum lagi efek lemas yang biasa dijumpai penderita anemia bukan berita gembira.

Memakan kuning telur bisa bantu bayi semakin kuat dan berkembang dengan lebih baik. Ayah dan bunda tidak boleh melewatkan gizi di dalam kuning telur. Tenang saja, kemungkinan bisulan cukup minim. Kelebihan protein ditemui pada orang yang mampu konsumsi paling tidak dua puluh telur dalam sehari. Bisa bayangkan betapa sulitnya mendapatkan bisul dengan makan telur.

 

Daging merah

Terlepas dari susu merek apa atau air susu ibu secanggih apa, peran daging merah masih sangat penting. Kandungan b12 dan zat besi di dalamnya memang sulit di subtitusi. Sayuran dengan kandungan zat besi memang belum bisa menyaingi produk asal hewan pemakan rumput. Fungsi zat besi sebagai pelancar peredaran darah telah dibahas diatas. Nah, bagaimana dengan vitamin b12 ? Vitamin B12 berperan penting pada saraf yang menyambung pada otak. Jika zat besi memastikan tubuh tetap segar, maka b12 memastikan tubuh berfungsi dengan akal.

Keberadaan pikiran dalam manusia adalah anugrah tersendiri. Tanpa adanya otak, teknologi secanggih sekarang tidak akan pernah ditemukan. Bisa dibayangkan betapa berharganya perkembangan otak si kecil ? Otak yang dibawah rata – rata akan sangat menyulitkan dirinya di masa depan nanti. Kalau sudah begini, asupan B12 harus segera dicari. Kebingungan apakah bunda dan ayah harus menyajikan daging pada bayi yang gigi taring saja belum muncul ? Tenang penyediaan daging merah disini dalam bentuk bubur. Beberapa negara seperti Romania sampai daerah Asia  sendiri sudah memanfaatkan daging sebagai bubur. Potongan daging masih berbahaya untuk si kecil yang amatiran dalam hal makan memakan.

Resep berikut mungkin bisa ayah bunda coba di rumah. Pertama, rebus daging sapi hingga matang. Ingat, pilih daging merah asli bukan daging merah dalam bentuk sosis karena kurang sehat. Hancurkan daging yang sudah matang menggunakan blender yang dicampur air rebusan daging. Periksa konsistensi sehingga mirip bubur. Hidangkan selagi masih hangat.

 

Masih banyak lagi cara maupun bahan makanan yang sehat untuk si kecil. Cara mengolahnya juga cukup beragam guna memastikan si kecil makan dengan gembira. Olahan sendiri atau beli di toko selama paham kandungan dalamya sih tidak masalah. Selama orang tua menemukan hidangan ideal jadi pendamping mpasi 6 bulan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *