Makanan Penambah Berat Badan Bayi Yang Dianjurkan Dokter

bubur bayi organik

Source: MyaParentingJournal

Memberikan makanan penambah berat badan bayi bisa menjadi solusi untuk orangtua yang tidak ingin bayinya bertubuh kurus atau di bawah berat badan ideal. Bayi dengan berat badan di bawah ideal mungkin dikarenakan asupan gizinya kurang terpenuhi atau tidak seimbang. Bisa juga disebabkan adanya gangguan kesehatan tertentu ataupun bisa saja itu merupakan penurunan berat badan yang normal. Yang dimaksud normal disini adalah saat bayi mulai aktif bergerak maka akan terjadi penurunan berat badan secara otomatis.

Memang terkadang orangtua khawatir melihat buah hatinya bertubuh kurus, padahal sudah memberikan makanan yang terbaik, yang bergizi tinggi dan seimbang. Namun benar atau tidaknya jika anak Anda bertubuh kurus tidak bisa dinilai hanya dengan melihat berdasarkan dari penglihatan saja. Tidak jarang orangtua mengira bayinya kurang gizi dan kurus, padahal semuanya baik-baik saja. Sebagai orangtua, Anda pasti merasakan bahwa kesehatan anak adalah prioritas utama.

Makanan Penambah Berat Badan Bayi Yang Bisa Diberikan Untuk Si Kecil

Berat badan adalah salah satu indikator kesehatan dan perkembangan bayi dan balita, selain indikator pada perkembangan sensorik dan motoriknya, seperti kapan bisa mulai menggerakkan kepala, mulai dapat mengenali orangtuanya, mulai bisa bersuara, dan lain sebagainya. Untuk bisa menaikkan berat badan bayi, Anda harus memberikan makanan yang bergizi secara teratur.

Cobalah memperkenalkan makanan baru bagi anak Anda setiap minggunya. Namun perlu diingat bahwa pemberian makanan yang cukup padat seperti bubur bayi baru boleh dilakukan ketika anak menginjak usia 6 bulan ke atas. Pemberian makanan padat pada umur dini dapat menyebabkan suatu penyakit yang berbahaya. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa  daftar tentang makanan untuk menambah berat badan bayi yang bisa Anda coba berikan untuk si kecil ;

– ASI

ASI merupakan makanan utama bayi di bawah umur 6 bulan. Indonesia sendiri menggalakkan program ASI ekslusif, yaitu program yang menyarankan pemberian makanan hanya ASI bagi bayi di bawah umur 6 bulan. ASI sudah mengandung cukup gizi dan nutrisi yang diperlukan bayi di bawah umur 6 bulan. Berikan ASI hingga bayi kenyang. Salah satu tanda bayi kenyang dengan pemberian ASI ialah bayi tertidur sendiri ketika menyusui.

– Susu Formula

Susu formula dapat menjadi makanan tambahan bagi bayi di atas umur 6 bulan. Setelah anak menginjak umur 6 bulan, sebaiknya jangan hanya bergantung pada pemberian ASI saja, namun coba tambahkan makanan lain seperti susu formula. Untuk mereka yang sulit memberikan ASI pada anak di bawah umur 6 bulan juga dapat memberikan susu formula tambahan sebagai alternatif.

– Pisang

Buah pisang dapat mulai Anda berikan bagi bayi di atas umur 6 bulan. Makanan penambah berat badan bayi ini kaya akan serat, kalium, Vitamin C, Vitamin B6 dan mengandung kalori yang padat. Pada bayi usia 6-8 bulan, berikan pisang dalam bentuk bubur pisang. Setelah menginjak usia di atas 8 bulan, pisang dapat diberikan dalam bentuk buah.

– Daging

Berikan daging ayam setelah bayi Anda menginjak usia 8 bulan. Daging ayam dapat menjadi makanan penambah berat badan bayi karena mengandung banyak niasin, magnesium, Vitamin B6, Vitamin B12 dan yang paling penting mengandung protein dan kolesterol sehat. Untuk usia lebih kecil, ayam dapat diberikan dalam bentuk kuah kaldu.

Pemberian Makanan Penambah Berat Badan Bayi Yang Tepat

Pada umumnya bayi dilahirkan dengan berat badan dan ciri yang berbeda satu sama lainnya, rata rata berat badan bayi yang baru lahir adalah 2500-4500 gram. Salah satu yang menentukan ukuran dan berat badan bayi adalah genetik, kesehatan ibu selama kehamilan, dan nutrisi yang diberikan disaat dalam kandungan. Anda jangan cemas ketika berat badan bayi anda rendah saat lahir, yang terpenting adalah berat badan yang dapat dicapai setelah bayi anda dilahirkan.  Pada dasarnya berat badan bayi tercatat dalam grafik, salah satu grafik yang dapat menjadi panduan ibu adalah Kartu Menuju Sehat (KMS).

Dengan adanya grafik di dalam KMS akan membantu anda dalam acuan pertumbuhan normal bayi.  Umumnya, pada bulan ke 4 bayi akan mengalami kenaikan berat badan dua kali lipat dari saat bayi anda dilahirkan.  Meskipun demikian mengamati perkembangan berat badan saja tidak cukup, anda juga harus memperhatikan tinggi atau panjang bayi, lingkar kepala yaitu untuk mengukur mengetahui ukuran tengkorak dan juga otak bayi dalam pertumbuhan yang normal, sehingga dokter dapat mendeteksi dini pertumbuhan abnormal pada bayi.

Anda jangan terburu-buru mengatakan bahwa bayi anda bermasalah dengan berat badan dikarenakan tidak dapat hanya dilihat dari penampilan bayi anda, cara tepatnya adalah dengan mengukur dan juga membandingkan berat badan dengan tinggi badan bayi anda. Apabila hasilnya, ditemukan bahwa berat badan bayi menunjukan kategori kurus maka anda dapat mencari penyebabnya.

Pada bayi dibawah usia 6 bulan, cara satu satunya adalah dengan meningkatkan pemberian asi yang berkualitas. Asi yang berkualitas dapat dihasilkan dari asupan makanan ibu menyusui, lengkapi kebutuhan nutrisi harian dan juga hindari tekanan yang membuat anda stres, sehingga mengurangi kualitas dan kuantitas asi. Anda dapat menjadwalkan pemberian MPASI sebanyak 2-3 kali dalam sehari dengan porsi yang disesuaikan dengan usia bayi anda, hal terpenting dalam pemberian MPASI adalah kandungan gizi, terutama kalori anda dapat menambahkan minyak sayur atau keju ke dalam makanan penambah berat badan bayi agar lebih menarik dan variatif.

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *