Manfaat ASI Bagi Bayi Hingga Usia 2 Tahun

pentingnya ASI bagi bayi

Source: Inhabitant

Orang tua sayang anak sudah pasti menjadikan perkembangan si kecil sebagai target utama. Tidak aneh rasanya bila perhatian terhadap makanan, atau hal kecil dilakukan demi memastikan kuman pergi jauh. Bahkan beberapa bunda masih melaksanakan sesi menyusui meski anak sudah berusia 2 tahun. Pembaca yang melihat fenomena tersebut tentu bertanya-tanya apakah manfaat asi bagi bayi yang sudah 2 tahun?

Aneh tapi nyata, kebanyakan bayi mulai kurangi porsi minum air susu ibu di usia 6 bulan, dan berhenti total ketika sudah berusia 1 tahun. Anggapan bahwa air susu ibu tidak lagi sumber nutrisi berharga, membuat banyak bunda dengan enteng mencoret ASI dari menu makan si kecil. Ternyata, beberapa pakar kesehatan berpendapat lain.

Beberapa dokter berpendapat bahwa air susu ibu adalah sumber makanan ajaib yang tidak tergantikan oleh ahli gizi manapun. Menyusui bayi 2 tahun tidaklah mengurangi kesehatan buah hati ayah bunda. Bahkan, beberapa orang tua yang berani menyusui ekslusif hingga 2 tahun mendapati anak dengan senyum cerah bugar, sama halnya dengan mereka yang berhenti menyusui. Mengapa?

Kewajiban menyusui hanya sampai 6 bulan adalah kesepakatan bunda dan bayi

Banyak bunda memutuskan untuk menyusui hingga usia 6 bulan saja. Keputusan tersebut didasari banyaknya dokter yang mengatakan bayi kemungkinan siap meninggalkan rutinitas menyusui permanen berubah jadi paruh waktu. Gejala salah satunya adalah rasa tidak puas bila hanya menyusui.

Orang tua umumnya memberikan makanan pendamping air susu ibu, dan perlahan mengurangi jatah air susu ibu. Kendati demikian, tidak semua bayi ingin meninggalkan air susu ibu di usia 6 bulan. Beberapa bayi bahkan merasa lebih bugar hanya dengan susu ekslusif di usia 2 tahun.

Pemikiran bahwa air susu ibu tidaklah berguna ketika bayi diatas 6 bulan bisa dibilang kurang tepat. Usia bayi tidak mempengaruhi kualitas air susu bunda. Memberikan air susu ibu di usia dua tahun tidak ada bedanya dengan usia satu tahun atau berapapun. Jika memang bunda dan anak masih ingin melanjutkan rutinitas bunda, keputusan tersebut seharusnya ada di tangan kedua belah pihak.

Air susu ibu merupakan sumber nutrisi gratis nan praktis

Gizi dan nutrisi si kecil tentu menjadi perhatian ibunda. Bahkan di usia dua tahun yang sudah dianggap cukup besar masih banyak asupan yang diperlukan. Salah satu sumber yang terbaik tidaklah jauh, justru berada pada tubuh bunda sendiri.

Air susu ibu sering dianggap keajaiban dunia. Bukan karena vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya, melainkan sifatnya yang kustom. Penelitian menunjukkan, air susu ibu tidak pernah tetap. Susunan di dalamnya selalu berubah tergantung kebutuhan si kecil. Ditambah lagi, bunda tidak perlu mengeluarkan uang sepersenpun untuk memperoleh gizi super untuk tumbuh kembang si kecil.

Bunda lebih sehat dan bugar hanya dengan menyusui

Perawatan anak akan mengkonsumsi sebagian besar energi bunda, baik mental maupun fisik. Akibatnya, bunda akan makan seenaknya tanpa peduli kapan jadwal untuk olahraga. Wajar saja, merawat anak dan bisa tidur cukup saja sudah bagus, olahraga hanya kebutuhan sekunder semata. Tenang saja, bagi bunda yang menyusui, kesehatan sudah jadi jaminan.

Dari jauh, menyusui nampaknya mudah sekali. Sekedar duduk, dan memangku anak, tampaknya rileks. Padahal, menurut penelitian anggapan tersebut salah besar!

Kalori merupakan takaran energi dalam tubuh, terlalu banyak akan bermasalah, namun terlalu sedikit kurang bagus juga. Sebagian besar kelebihan berat badan adalah salah kalori. Sedangkan pada saat menyusui, bunda akan membakar kalori setidaknya 300 kalori! Kalau kebutuhan kalori 2000 dan bunda hobi makan, mungkin beban membakar kalori lewat olahraga sudah banyak berkurang.

Anak cerdas bukan impian apabila disusui

Dunia modern menuntut semua orang untuk cerdas. Bagaimana tidak, Kalau anak kurang cerdas, dapat dipastikan masa depannya sulit cerah. Mengingat manusia tidak lagi bersaing dengan sesamanya melainkan dengan sistem robot, yang serba otomatis dan pintar.

Ada banyak cara untuk membuat anak cerdas, tak jarang sebagian besar memakan biaya besar. Tanpa sadar, sumber kecerdasan untuk anak sangat mungkin diperoleh hanya dengan menyusui. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, air susu ibu merupakan sumber gizi yang ajaib. Di dalamnya, termasuk sumber gizi untuk perkembangan otak.

Penelitian menunjukkan, anak yang disusui cenderung lebih cerdas dibanding mereka yang tidak. Bahkan, di usia 2 tahun sekalipun, menyusui akan membantu si kecil berpikir lebih jernih. Tunggu apa lagi?

Kegiatan padat bukan hambatan bagi bunda menyusui

Era modern memaksa semua kategori jenis kelamin, dengan status apapun untuk terus bekerja. Jadwal yang padat bukan hal aneh. Untung saja, menyusui hanya butuh menggendong, menyodorkan, sedot, dan tunggu. Super praktis!

Anak menangis lebih cepat tenang dengan disusui

Usia 2 tahun nampaknya menjadi titik dimana anak ingin mandiri. Lucunya, meski anak berlagak tidak butuh orang tua, ada masa dimana dirinya akan menangis dan merindukan ayah bunda. Entah hasil diganggu teman, atau sekedar ketakutan dan kecemasan biasa, anak akan ingin mendapat rasa aman.

Menyusui sepertinya dipandang hanya pemuas lapar saja, tanpa sadar bahwa kegiatan satu ini mengandung fungsi lain. Ketika menyusui, anak akan berada dalam dekapan bunda, merasakan hangat sentuhan lembut membuatnya merasa aman. Bahkan manfaat asi bagi bayi yang mencengangkan adalah menambah kedekatan antar anak dengan bunda masih berlaku, lho!(HN)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *