Manfaat Kurma Sebagai Makanan Bayi 8 Bulan

makanan bayi 8 bulan

magazine.orami.co.id

Makanan bayi 8 bulan tentu tidak boleh sembarangan terlebih mendekati bulan Ramadan dimana orang tua berharap masalah kesehatan pada si kecil bisa diminimalisir. Dalam Islam sendiri, telah ditunjuk satu buah penuh manfaat bagi bayi yakni kurma. Ya, buah kesukaan Rasulullah SAW ini tidak hanya numpang ‘tenar’ di hadist namun juga bermanfaat bagi pertumbuhan maupun kesehatan si kecil.

Umat muslim tentu paham keberadaan hadist yang mengatakan makanlah kurma ketika berbuka puasa. Penyediaan kurma untuk bayi 8 bulan juga tidak pernah dilarang baik dari segi agama maupun segi ilmu pengetahuan. Usut punya usut, kurma telah terbukti membantu tubuh bayi berkembang ke arah lebih baik. Penasaran apa saja manfaat kurma untuk bayi? Yuk simak penjelasan berikut ini:

Meningkatkan kemampuan pengelihatan

Wortel sering dikaitkan dengan kemampuan melihat. Kepercayaan hubungan mutualisme antar wortel dan mata sebetulnya dimulai pada jaman perang. Tentara barat berhasil menyerang markas musuh di malam hari dengan senjata baru, lantaran keberadaan senjata masih bersifat rahasia, pihak komandan berbohong dengan mengatakan kemenangan terbantu karena makan wortel. Ketenaran wortel langsung menanjak, buah kaya akan vitamin A seperti kurma menjadi terlupakan.

149 IU (International unit) merupakan jumlah kadar vitamin A yang ditemukan dalam satu buah kurma. Memang dibandingkan dengan wortel, kurma kalah 18 IU. Jangan lupa, kurma termasuk makanan yang manis sehingga disukai anak – anak jauh dibanding wortel itu sendiri. Terlepas dari masalah selera, kurma termasuk anggota buah yang mampu menjaga pengelihatan termasuk membantu pertumbuhan area mata.

Percepatan produksi hemoglobin

Adakah masa dimana terlintas tanda tanya bagaimana tubuh menyalurkan oksigen ke seluruh ‘divisi’ ? Jawaban dari pertanyaan ini ada pada hemoglobin. Layaknya kereta pengangkut barang, hemoglobin bertugas mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh sehingga organ – organ bisa bekerja optimum. Ketika tubuh kekurangan sel darah, yang berujung berkurangnya hemogoblin, oksigen berhenti terdistribusi, menyebabkan tubuh terasa lelah nan berat.

Zat besi adalah bahan bakar tubuh guna memastikan kadar hemoglobin dalam tubuh tetap sempurna. Karena hemoglobin memenuhi kadar permintaan, tubuh terasa lebih segar karena oksigen semakin cepat terdistribusi. Penyakit anemia yang banyak digadang – gadangkan sebagai penyakit mematikan bermula dari kekurangan zat besi sehingga hemoglobin tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Buah kurma sendiri mengandung 0.90 mili gram zat besi dalam satu bijinya. Bisa dibilang kurma menyelamatkan tubuh dari kekurangan sel darah merah dan distribusi oksigen.

Daya tahan tubuh lebih baik

Sebagai orang tua, mungkin ini saatnya menghitung resiko penyakit yang bisa diterima anak – anak selama melakukan kegiatan sehari – hari. Seberapa banyak hal yang bisa memunculkan kemungkinan infeksi. Jatuh ke tanah? terantuk meja kala belajar jalan ? penanganan yang terlambat bisa menimbulkan infeksi. Kondisi semakin diperburuk bila si kecil memiliki daya tahan tubuh yang cukup bikin khawatir.

Meski kurma terlihat kecil nan padat, ada kandungan lagi yang bisa membantu bayi tumbuh lebih aman. Radikal bebas dan anti oksidan telah terbukti masuk dalam buah kurma. Keberadaan keduanya bisa membantu tubuh melawan bakteri, kuman dari luar yang mencoba masuk ke dalam. Langkah tepat tentu diperlukan saat terjadi hal tidak diinginkan, sebelum orang lain membantu bayi, ada baiknya jika tubuh bayi bisa bertahan sendiri.

Berat badan teratasi

Masa kecil ada baiknya membiarkan berat badan anak sedikit besar selama tidak mencapai kadar obsitas. Di usia 8 bulan, bayi membutuhkan banyak energy agar bisa tetap tumbuh. Hal ini menjelaskan kenapa banyak produk bayi bertujuan membesarkan tubuh bayi sambil memastikan si kecil mendapat asupan nutrisi yang cukup. Kembali ditekankan bahwa kenaikan berat badan yang baik harus disertai asupan yang memang diperlukan tubuh. Hal terakhir yang diinginkan yakni kondisi obesitas dengan gizi tak berarti.

Kurma mengandung begitu banyak gizi yang tidak hanya berguna membuat pertumbuhan lebih baik namun juga membantu kenaikan berat badan ke arah lebih baik. Harap dicatat, kenaikan berat badan disebabkan oleh kurma didasari oleh pemenuhan gizi yang cukup sehingga tidak berujung ‘besar sia – sia’.

Tambahan energy gerak

Sedikit lucu memang, namun fakta menunjukkan kebanyakan obesitas bukan karena pola makan saja, akan tetapi pola makan ditambah gerak tubuh yang sedikit. Semakin lama seseorang duduk setiap harinya maka semakin pendek umurnya. Tidak heran, beberapa fasilitas gym sering menanyakan berapa sering calon anggota duduk setiap harinya.

Memiliki anak yang aktif bergerak justru hal yang harus disyukuri. Aktif gerak berarti bayi sudah terhindar dari beragam kemalasan yang menghantuinya di masa depan nanti. Sejatinya, bayi masih belum bisa membedakan rasa capek, energy sudah habis bukan jaminan bayi mau tidur. Kurma bisa memberikan dorongan energi tambahan yang membuat si kecil main tanpa ketakutan capek. Malahan, energy yang benar – benar dihabiskan bisa mempercepat proses menidurkan bayi.

Sekarang pembaca jauh lebih paham akan manfaat kurma. Tinggal bagaimana, orang tua bisa memperkenalkan kurma sejak dini. Kebiasaan baik akan tertanam dalam diri seseorang hingga mengakar. Tidak perlu memaksa anak untuk menyukai kurma bila sudah diperkenalkan sejak dini. Harap diingat, pilih kurma yang segar dan bukan dikeringkan agar si kecil tidak tersedak. Salah satu langkah membantu perkembangan bayi bisa dimulai dari membiasakan makan kurma sebagai salah satu menu makanan bayi 8 bulan .

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *