Mengurus Anak Difabel Benar-Benar Beda

IbudanBalita

IbudanBalita

Tentu saja ibu tahu cara mengurus dan membesarkan anak difabel itu beda dengan anak yang normal. Tapi bagaimana caranya? Ini yang banyak orang tua tidak tahu.

Yang pasti, anak difabel itu bukan berarti ia tidak kurang. Ibu harus lebih fokus pada pencarian potensi dari anak tersebut. Pada dasarnya, anak normal itu anak yang biasa-biasa saja. Mereka melakukan apa yang dilakukan oleh anak lain. Yang sering tidak disadari oleh orang tua adalah bagaimana mencari potensi yang ada pada anak. Dan ini pula yang harus ibu lakukan.

Justru ketika ibu tahu anak ibu difabel, ibu sudah mengeliminasi apa saja yang menjadi kesulitan untuk dilakukan oleh anak ibu tersebut. Tinggal ibu mencari kelebihan dari anak ibu.

Lalu, bagaimana caranya? Berikut tips mengurus dan membesarkan anak difabel yang bisa ibu coba.

* Mencari Komunitas

Tidak mudah lho menjadi seorang ibu yang seolah-olah sendirian mengurus anak difabel. Berbeda jika ibu kenal dengan sesama orang tua yang memiliki anak difabel. Ibu akan termotivasi dan setidaknya ibu akan mendapatkan informasi tentang cara mengurus dan membesarkan anak difabel.

Sebenarnya, banyak juga komunitas orang tua yang memiliki anak difabel. Jika ibu tidak menemukan di sekitar ibu tinggal, ibu bisa bergabung dengan komunitas orang tua yang memiliki anak difabel secara online. Ibu bisa coba kunjungi forum ibu dan balita barangkali ada orang tua yang memiliki anak difabel seperti ibu.

Yang pasti, komunitas seperti ini sangat penting untuk menguatkan hati dan memberikan motivasi kepada ibu untuk sabar mengurus dan membesarkan anak difabel. Karena pada dasarnya inilah yang paling penting.

* Memberikan Pengalaman Lebih

Anak difabel mungkin saja sulit jika harus belajar layaknya anak normal lainnya. Yang ia perlukan adalah memperkaya pengalaman.

Maka dari itu, ibu bisa memberikan semua fasilitas yang ia butuhkan. Ibu bisa memberikan apapun yang ia sukai dan menurut ibu di situlah bakatnya. Jika anak ibu memiliki keterbatasan dalam berjalan tapi ia lihai dalam menulis, ibu bisa belikan laptop. Sambungkan dengan jaringan internet dan biarkan ia berselancar di intenet sambil menulis apa yang ia suka tulis.

Tentu saja ibu harus menemukan terlebih dahulu apa yang ia sukai. Dan ibu tinggal mencoba agar anak ibu selalu mendapatkan pengalaman yang lebih dan lebih setiap hari.

Mungkin ibu juga perlu mengajak anak untuk jalan-jalan ke suatu tempat. Jangan sekali-kali difabel membuat ibu malas atau malu mengajak anak keluar rumah untuk mendapatkan pengalaman baru. Justru sebaliknya. Ibu harus sering mengajak anak keluar rumah agar ia mendapatkan pengalaman baru dan semangat baru dalam hidup.

Yang tak kalah penting, ibu harus jaga diri sendiri. Mengurus anak difabel itu akan menguras banyak tenaga. Tidak hanya lelah badan, tapi juga lelah pikiran. Menghadapi anak difabel memerlukan kesabaran yang ekstra. Ibu akan mudah sekali stress.

Untuk itu, ibu perlu menjaga diri. Ibu bisa memanjakan diri seperti istirahat sambil menonton TV ketika anak ibu sedang tertidur. Ini akan membuat ibu merasa tidak terlalu lelah jika harus mengurus anak difabel.

Sesekali ibu juga perlu berkonsultasi dengan pakar perkembangan anak difabel agar ibu mendapatkan ilmu tentang bagaimana membesarkan anak difabel. Tidak jarang anak difabel yang memiliki prestasi yang luar biasa. Hal ini tidak lain disebabkan cara asuh orang tua yang tepat. Kunjungi www.ibudanbalita.com dan ibu bisa konsultasi dengan pakar perkembangan anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *