Nutrisi Anak Cerdas Berasal Dari Apa Saja Ya Bun?

menu makanan bayi 10 bulan

Source: Baby Couture

Nutrisi anak berasal dari berbagai jenis makanan dan minuman. Masa kanak-kanak adalah puncak pertumbuhan dan perkembangan tubuh, karena itu dibutuhkan lingkungan yang baik untuk menunjang proses tersebut. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anak adalah zat gizi yang didapatkan dari makanan yang dimakan oleh anak. Tidak ada zat gizi yang bisa bekerja sendiri untuk memaksimalkan pertumbuhan anak, semua memiliki perannya masing-masing.

Nutrisi Anak 2 Tahun Yang Harus Dipenuhi

Anak membutuhkan berbagai macam zat gizi agar proses pertumbuhannya bisa berjalan dengan normal dan cepat. Berikut ini beberapa zat gizi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dengan normal serta agar pertumbuhannya bisa mencapai titik puncak maksimal ;

– Kalsium (zat penting untuk kesehatan tulang)

Kalsium adalah zat mineral yang dapat membantu tulang tumbuh maksimal serta memberi kepadatan, sehingga tidak mudah keropos. Tidak hanya dibutuhkan oleh tulang, kalsium juga diperlukan untuk fungsi jantung, pembekuan darah, serta fungsi otot, walaupun dalam jumlah yang cukup kecil. Pada dasarnya, ketika tubuh kekurangan kalsium, maka cadangan kalsium yang ada pada tulang akan diambil untuk mengganti kekurangannya.

Karena fungsi utama kalsium adalah memadatkan serta menguatkan tulang, kekurangan kalsium dapat mengakibatkan osteoporosis di kemudian hari. Sumber utama kalsium adalah semua produks susu.  Kebutuhan kalsium tergantung dengan usia anak, menurut Kementerian Kesehatan adalah: Usia 0-6 bulan: 200 mg/hari, Usia 7-11 bulan: 250 mg/hari, Usia 1-9 tahun: 500 mg/hari dan Usia 10-18 tahun: 1200 mg/hari.

– Protein (zat paling penting dalam pertumbuhan)

Protein adalah zat gizi makro yang berperan dalam membangun serta memperbaiki jaringan yang rusak. Di dalam tubuh, protein yang masuk akan diubah menjadi asam amino. Asam amino ini yang akan menjadi bahan baku tubuh untuk membangun sel-sel baru dan jaringan. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa anak yang diberikan makanan yang kaya akan protein, khususnya protein hewani, memiliki rata-rata tinggi yang normal bahkan lebih tinggi dari anak-anak seusianya. Sedangkan anak yang tidak mendapatkan asupan protein yang cukup cenderung lebih pendek.

Kebutuhan protein sesuai dengan umur anak yaitu: Usia 0-6 bulan: 12 gram/hari, Usia 7-11 bulan: 18 gram/hari, Usia 1-3 tahun: 26 gram/hari, Usia 4-6 tahun: 35 gram/hari Usia 7-9 tahun: 49 gram/hari, Usia 10-12 tahun: 56 gram/hari (laki-laki), 60 gram/hari (perempuan).

– Serat ( kompleks namun sederhana)

Agar proses pertumbuhannya baik dan berjalan dengan normal, serat adalah salah satu zat gizi yang diperlukan anak. Sebenarnya, serat adalah bagian dari karbohidrat, tetapi zat gizi ini tergolong dengan karbohidrat kompleks tanpa kalori. Sebuah penelitian menyatakan bahwa mengonsumsi serat dalam jumlah yang cukup dan frekuensi yang sering, bisa mencegah seseorang terkena penyakit degeneratif atau gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan yang terjadi pada anak, seperti obesitas, tentu saja akan mempengaruhi langsung proses pertumbuhannya.

– Antioksidan (sebagai penangkal sakit)

Antioksidan adalah zat gizi yang dapat menangkal kerusakan sel dan jaringan di dalam tubuh serta bisa mencegah seseorang terkena radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit degeneratif. Contoh antioksidan adalah betakaroten, vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, likopen, dan selenium.

Dalam proses pertumbuhan, antioksidan ini sebenarnya bekerja untuk mencegah anak mengalami obesitas atau penyakit degenratif lainnya. Ketika seorang anak mengalami obesitas, maka hormon pertumbuhannya akan terganggu dan tentu saja hal ini akan menghambat proses tumbuh kembangnya.

– Zat besi (zat gizi yang tidak boleh terlupakan)

Zat besi yang ada di dalam tubuh, sekitar 70 persennya berbentuk hemoglobin yang berada di dalam darah. Hemoglobin merupakan zat yang berfungsi untuk mendistribusikan makanan serta oksigen ke seluruh tubuh. Zat besi juga dibutuhkan dalam pertumbuhan anak, hal ini dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan di Saharawi yang menunjukkan bahwa anak yang mengalami kekurangan zat besi memiliki tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan kelompok anak yang cukup zat besinya.

Nutrisi Anak Susah Makan Supaya Nafsu Makan Kembali Lagi

Anak-anak harus mendapatkan nutrisi harian yang baik untuk mendukung pertumbuhan otak dan fisiknya. Terdapat banyak jenis vitamin dan mineral, masing-masing dapat memberikan manfaat bagi tubuh anak. Namun ada beberapa yang sangat penting untuk anak, berikut pembahasannya ;

– Vitamin A

Vitamin A akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan normal anak; memperbaiki jaringan dan tulang; kesehatan kulit, mata, hingga respon imun tubuh terhadap penyakit. Sumber vitamin A yang baik antara lain telur, susu, keju, sayuran berwarna kuning-orange seperti wortel dan labu.

–  Vitamin B-kompleks

Keluarga vitamin B — B2, B3, B6, and B12 — akan membantu produksi energi, metabolisme, serta peredaran darah dan saraf yang sehat. Sumber vitamin B yang sangat baik antara lain daging, ayam, ikan, kacang-kacangan, telur, susu, keju, biji-bijian, dan kedelai.

– Vitamin C

Vitamin C dapat membantu pertumbuhan otot yang sehat, jaringan ikat dan kesehatan kulit. Vitamin C juga secara alami meningkatkan daya tahan tubuh anak. Vitamin ini ditemukan melimpah pada buah jeruk, stroberi, kiwi, tomat, dan sayuran hijau seperti brokoli.

– Vitamin D

Vitamin D dapat meningkatkan pertumbuhan tulang dan gigi anak, serta yang tidak kalah penting membantu penyerapan kalsium oleh tubuh. Vitamin D bisa didapatkan melalui susu dan produk-produk olahan susu, serta dari minyak ikan. Sinar matahari juga termasuk sumber vitamin D dan nutrisi anak yang sangat bagus.

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *