Para Suami Harus Tahu Kenapa Mereka Seharusnya Ikut Merawat Bayi

Suami Membantu Merawat Bayi

www.ibudanbalita.com

Siapa bilang merawat bayi itu hanya tugas seorang ibu. Para suami juga harus ikut serta. Bahkan, sangat disayangkan jika suami ibu tidak ikut dalam memberikan perawatan pada bayi. Suami ibu akan menyesal nantinya.

Peran Suami Baik Untuk Ibu

Perawatan bayi yang dilakukan oleh suami ibu tidak hanya bagus untuk sang buah hati, tapi juga untuk ibu juga lho. Ibu pasti pernah dengar tentang baby blues, kan? Ini merupakan sindrom yang kebayakan dialami oleh seorang ibu paska melahirkan. Stress karena harus merawat anak menjadi salah satu penyebab utamanya. Dan kenapa peran suami sangat penting? Karena suami bisa meringankan beban ibu.

Contohnya saja, suami ibu bisa membantu menidurkan si kecil, menjaga bayi di malam hari, mengganti popok, dan lain sebagainya. Dan beberapa peran suami lainnya bisa dilakukan seperti yang sudah dijelaskan di situs www.ibudanbalita.com

Jadi, pada dasarnya, suami ibu sangat membantu agar ibu terhindar dari baby blues syndrome. Meskipun demikian, tentu saja ibu harus tahu faktor penyebab lainnya.

Jangan Sampai Suami Kecewa

Banyak suami yang tidak begitu peduli dengan perawatan anak. Alasan klasik. Mereka merasa tidak mampu dan mereka merasa seorang istri lebih luwes dan lebih mahir.

Padahal, suami juga bisa ikut dalam memberikan perawatan untuk bayi lho. Suami ibu bisa mengajak sang buah hati jalan-jalan sambil berjemur sinar matahari di pagi hari, mengganti popok, bahkan menidurkan bayi.

Dan suami ibu harus tahu banyak hal yang bisa suami ibu dapatkan ketika ia mau merawat bayi.

  • Terjalin Kedekatan

Banyak anak yang dekat dengan ibu namun tidak banyak yang dekat dengan sang ayah. Alasannya jelas. Yaitu tidak banyak waktu yang diluangkan oleh ayah untuk berinteraksi dengan bayi.

  • Menemukan Bakat

Selalu ada yang beda terkait dengan sudut pandang. Perspektif ayah dan ibu pasti berbeda. Ada kemungkinan seorang suami justru lebih sensitif dalam melihat apa bakat anak.

Mendapatkan bakat anak ini sangat penting. Jika bakat anak ditemukan, maka orang tua akan semakin mudah mengarahkan kemana langkah ke depannya nanti.

  • Lebih Semangat

Pernah dengar cerita seorang suami yang awalnya bukan orang yang bertanggungjawab dan menjadi orang yang sangat peduli dengan keluarga setelah memiliki anak?

Ini bukan cerita fiktif. Kebanyakan seorang suami akhirnya bertaubat, tidak lagi berbuat yang tidak baik lantaran ia sudah memiliki anak dan memiliki kedekatan dengan anak.

Secara umum, suami yang ikut serta dalam perawatan bayi akan merasa lebih semangat untuk bekerja. Pasalnya, ia merasa ada penyemangat, yaitu anaknya.

Kesimpulannya, peran suami tidak hanya baik untuk ibu tapi juga suami ibu sendiri. Banyak suami yang tidak memahami hal ini. Masih ada diferensiasi antara peran suami dan peran seorang istri. Istri di rumah untuk merawat bayi dan suami bekerja untuk mencari nafkah. Ini sudah tidak laku lagi.

Suami dan istri keduanya memiliki peran yang sama. Seharusnya ibu dan suami ibu bekerjasama untuk merawat serta membesarkan anak. Apalagi menurut pakar perkembangan anak, tumbuh kembang anak menjadi tidak balance jika tidak mendapatkan kasih sayang serta perhatian seorang ayah. Ini tidak hanya berlaku pada broken home saja. Anak yang mengalami broken home itu sama saja dengan anak yang masih memiliki kedua orang tua namun sang ayah tidak ikut dalam merawat anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *