Perawatan Bayi Kuning Yang Wajib Diterapkan

perawatan bayi

Image Source: Qsota

Kebanyakan masyarakat menganggap menjemur di pagi hari menjadi bagian terpenting dari perawatan bayi kuning. Pada kenyataanya tidak seperti itu. Bahkan, ada juga dokter anak yang tidak menyarankan bayi yang terkena penyakit kuning tidak perlu harus dijemur di bawah sinar matahari pagi. Apalagi dengan keyakinan cara tersebut sangat ampuh untuk mengatasi masalah bayi kuning.

Tentu ada alasan secara medis mengapa ada perbedaan pendapat antara diperbolehkan dan tidak diperbolehkannya menjemur bayi kuning di bawah sinar matahari pagi. Terlepas dari itu, alangkah baiknya jika ibu merawat bayi yang terkena penyakit kuning dengan menerapkan cara berikut ini.

Memberikan ASI Lebih Banyak

ASI atau air susu ibu merupakan obat yang paling mujarab untuk bayi. Tidak ada cara lain yang lebih hebat daripada memberikan ASI. Ini tidak hanya menjadi sumber utama nutrisi bayi, tapi juga sebagai obat berbagai masalah kesehatan, terutama penyakit kuning.

Ibu bisa memberikan memberikan ASI setiap 1-2 jam sekali. Semakin sering ibu memberikan ASI, maka semakin cepat bayi sembuh dari penyakit kuning. Di dalam ASI, terdapat kandungan berupa antibodi. Kandungan inilah yang membuat tubuh bayi semakin kuat menangkal serangan-serangan dari microorganism yang menyebabkan penyakit.

Lingkungan Steril

Salah satu bagian dari perawatan bayi yang sangat penting adalah menjaga kebersihkan dan kesterilan lingkungan. Ini tidak hanya berkaitan dengan pakaian, tapi juga apa saja yang berhubungan dengan bayi, mulai dari perlak, seprei, kasur, dan lain sebagainya. Jangan lupa juga ibu membersihkan botol susu benar-benar bersih jika ibu menggunakan botol susu untuk meminumkan ASI yang sudah diperah.

Mengapa ini penting? Dalam hal ini, ibu harus tahu bayi itu rentan sekali terkena penyakit. Apalagi bagi bayi kuning. Ia lebih rentan terhadap serangan bakteri atau virus yang ada di udara.

Selain memastikan lingkungan bersih dan steril, ada baiknya juga jika ibu tidak membiarkan setiap orang menggendong si kecil. Pasalnya, ibu tidak tahu apa mereka mengalami masalah kesehatan atau tidak. Untuk menghindari si kecil tertular penyakit, sebaiknya ibu memilih beberapa orang tertentu saja yang menggendong bayi ibu.

Terapi Sinar

Sebenarnya cara merawat bayi kuning yang satu ini tidak perlu dilakukan. Banyak sekali bayi kuning yang berangsur-angsur membaik dengan sendirinya ketika usianya menginjak 1-2 minggu.

Namun, tindakan terapi sinar ini diperlukan jika ternyata penyakit kuning semakin hari semakin parah. Hal ini ditandai dengan warna kulit yang semakin kuning, badan si kecil lemas, terkadang demam tinggi, sering rewel sehingga susah tidur, dan bahkan muntah. Jika tanda-tanda tersebut terjadi, maka langkah yang paling tepat adalah segera membawa bayi ke rumah sakit untuk segera mendapatkan terapi sinar.

Apakah penyakit kuning ini bisa dihindari? Tentu saja bisa. Beberapa kasus bayi lahir dengan penyakit kuning disebabkan oleh terinfeksi bakteri atau virus. Ini bisa terjadi akibat terkena darah bayi sendiri.

Akan tetapi, jika faktor penyebabnya adalah adanya masalah pada sistem pencernaan bayi, maka cara yang paling tepat adalah mendapatkan treatment dari dokter.

Yang pasti, setiap ibu hamil harus menjaga kesehatan tubuhnya sehingga bayi di dalam kandungan tidak terinfeksi bakteri atau virus. Dengan demikian, ibu tidak perlu khawatir lagi bayi yang ibu lahirkan mengalami penyakit kuning.

Semoga informasi ini bisa membuat ibu semakin mengerti bagaimana mengatasi bayi kuning. Jadi, jika ibu memiliki bayi kuning, ibu sudah tahu perawatan bayi seperti apa yang seharusnya ibu lakukan. Lebih detailnya mengenai penyakit ini bisa ibu baca di Ibu dan Balita atau konsultasi ke pakarnya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *