Perkembangan Balita Ditandai Dengan Kemampuan Berbahasa Yang Baik

perkembangan balita

Image Source: Pinterest

Apakah perkembangan balita ibu bisa dikatakan baik? Salah satu parameter yang bisa digunakan adalah kemampuan berbahasanya. Tentu ini bukan satu-satunya faktor yang bisa digunakan untuk membuat kesimpulan bawasannya tumbuh kembang anak ibu sangat optimal. Jika ingin melihat lebih komprehensif lagi, ibu harus lihat juga bagaimana gerakan motorik kasar dan halusnya, perkembangan fisiknya, dan kemampuan penalarannya.

Namun, untuk balita mulai usia 1 tahun, tumbuh kembang balita bisa dilihat dari segi berbahasanya.

Bahasa Balita Usia 1 Tahun

Apakah balita usia 1 tahun sudah bisa berbicara? Lebih ekstrim lagi, bayi pun sebenarnya sudah bisa berbicara lho. Hal ini jika dilihat dari definisi bahasa secara luas. Bahasa merupakan media komunikasi di mana satu individu menyampaikan apa yang dimaksud kepada individu lain. Jika dilihat dari definisi bahasa seperti ini, tangisan bayi juga bisa disebut sebagai media bahasa karena inilah cara bayi menyampaikan apa yang ia rasakan kepada orang dewasa. Hanya saja, orang dewasa hanya bisa memperkirakan apa yang dimaksud dengan bahasa tangisan bayi tersebut.

Lain hal jika usianya sudah mencapai 1 tahun. Secara umum, balita 1 tahun sudah bisa mengucapkan satu patah kata dan memahami artinya. Bagaimana dengan balita ibu? Apakah perkembangannya sudah seperti ini?

Bahasa Balita Usia 2 Tahun Ke Atas

Menurut para ahli perkembangan anak, balita yang berusia 2 tahun sudah menghafal sekitar 50 kata sederhana. Bahkan, pada usia tersebut, balita sudah mampu merangkai kalimat yang terdiri dari 2 sampai 3 kata sederhana. Hebat, bukan?

Lebih dari itu, para ahli tidak menyalahkan jika ibu mulai mengajarkan bahasa asing ketika usianya menginjak 3 tahun. Setidaknya ada dua alasan yang kuat mengapa hal tersebut tidak dilarang dan bahkan dianjurkan. Yang pertama, balita sudah mengerti apa yang dimaksud oleh orang tua dengan mengatakan suatu kata. Yang kedua, usia 3 tahun merupakan masa keemasan atau yang sering disebut dengan golden age. Masa inilah balita mengalami perkembangan yang sangat optimal. Milyaran sel berpotensi tumbuh di dalam otak sehingga tumbuh kembang balita khususnya di bidang bahasa sangat memungkinan untuk terus dioptimalkan.

Akan tetapi, ada juga pakar perkembangan anak yang tidak setuju dengan hal tersebut. Ini berkaitan dengan psikologi anak. Dikhawatirkan balita yang sudah diajarkan untuk mengatakan dua bahasa yang berbeda akan mengalami kebingungan dalam berkomunikasi. Apalagi survey membuktikan anak yang memiliki kemampuan berbahasa asing dan bahkan lebih lancar berbahasa asing daripada menggunakan bahasa ibu akan mengalami kesulitan untuk bersosialisasi dengan anak-anak lainnya. Anak-anak sebayanya akan menganggap balita ibu aneh dengan bahasa yang mereka sulit mengerti sehingga mereka tidak bisa semakin dekat dengan balita ibu.

Terlepas dari pro dan kontra tersebut, harus dipahami bawasannya perkembangan anak sangat ditentukan dari kemampuan berbahasanya. Oleh sebab itu, ibu harus memperhatikan tahap-tahap perkembangan berbahasa anak sesuai dengan usianya.

Ibu juga harus lebih intensif mengajak si kecil untuk berkomunikasi. Ini merupakan stimulus yang paling tepat agar anak lebih cepat belajar bicara. Hindari mengucapkan perkataan yang kotor jika ibu tidak ingin melihat balita ibu mengucapkan kata yang kurang bagus. Pastikan perkembangan anak ibu dalam hal berbahasa baik dengan memberikan stimulus berupa komunikasi dengan cara yang dan tutur kata yang baik dan sopan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *