Persiapan untuk Melahirkan Bagi Calon Ayah

Persiapan untuk melahirkan

www.johnsonsbaby.co.id

Persiapan untuk melahirkan adalah hal wajar dilakukan seorang bunda demi memastikan terjadi kelancaran pada momen momen membahagiakan nanti. Namun, keluarga secara umum tak bisa dibentuk hanya dengan keberadaan sang ibu seorang saja, tentu ada dukungan dari seorang pemimpin keluarga yaitu ayah.

Karenanya, tidak hanya cinta, perjuangan seorang ibu untuk memastikan kesuksesan kelahiran nanti, kesiapan seorang calon ayah juga diperlukan agar kedua insan yang dipersatukan melalui jalinan cinta ini dapat menyambut buah hati mereka dengan kondisi suka cita.

Jika dilihat secara gamblang memang ibu memegang sebagian besar pekerjaan melahirkan mengingat bayi dikandung oleh bunda, kendati demikian bukan berarti seorang ayah tidak memegang peranan penting apapun pada masa persalinan. Dorongan hangat penuh cinta dari ayah mampu meringankan beban ibu, meningkatkan kebahagiaan secara psikologis dimana kebahagiaan ini menaikkan kekuatan fisik seorang ibu.

Bagaimana caranya ?

Pertama tama seorang ayah harus memahami tanggung jawab, beban yang mengikat seorang ibu pada persalinan. Hal paling mudah adalah mengikuti kelas kelas persalinan yang bunda ikuti. Bicaralah, dan aktif bertanya pada pengajar atau instruktur di kelas tersebut, bahkan ayah bisa ikut mengobrol bersama bunda dengan peserta lain yang bisa jadi telah memiliki lebih banyak pengalaman terdahulu seputar bersalin akan lebih baik lagi jika ayah berkenalan dengan sesama laki laki yang sudah lebih dulu memiliki anak sehingga bisa memahami kondisi sang istri.

Selain kelas, coba temani bunda ke dokter kandungan. Mendengar langsung penjelasan langsung dari ahli medis bisa memberi pandangan baru soal persalinan, apa saja kebutuhan psikologis istri selama mengandung, dan larangan larangan yang tidak boleh dilakukan baik dari segi ayah maupun dari segi ibu. Mintalah tips tips medis dari dokter agar menghindari kemungkinan malaikat kecil yang lahir nanti tidak memiliki kesehatan sempurna, adakah jenis jenis garis keturunan dari sang ayah atau ibu yang bisa menyebabkan masalah persalinan atau problematika bayi.

Mempelajari tips dan trik tersebut bisa juga dengan membaca buku buku mengenai kehamilan, membesarkan anak, bayi, dan sejenisnya yang banyak terpajang di rak toko buku kesayangan. Atau, jika tidak ingin mengeluarkan kocek lebih, perpustakaan terbuka lebar bagi siapa saja yang haus akan ilmu pengetahuan termasuk pengetahuan seputar masa kehamilan dan melahirkan. Tentu saja jika ayah gemar membaca dan tidak akan lelah melihat begitu banyak huruf dan susunan kalimat serta informasi yang mungkin tidak dijelaskan dengan bahasa gamblang.

Sudah mengikuti kelas kehamilan istri, berbicara, berkenalan dengan ayah atau ibu yang sudah berpengalaman, konsultasi dengan dokter atau pelatih, dan membaca banyak buku demi mendapatkan pandangan pasti soal masa masa bersalin nanti, kini saatnya praktek. Sangatlah wajar jika hormon kehamilan menuntut ibu menginginkan hal hal tidak umum, atau biasa dikenal dengan sebutan ‘ngidam’. Atau malah hormon kehamilan menurunkan semangat ibu menghindari pantangan pantangan kehamilan dari dokter, dan pelatih senam kehamilan sehingga hanya ingin memenuhi keinginan saja. Disinilah peran suami diperlukan.

Memanjakan istri tidak selalu baik, apalagi jika suami paham betul keputusan yang istri ambil akan berdampak buruk bagi buah hati nanti. Padahal, persiapan untuk melahirkan membutuhkan kedipsiplinan dan kemauan kuat. Dengan halus ayah bisa menunjukkan bantuan dengan selalu mengingatkan istri, dan menghiburnya agar tetap merawat kehamilan demi persalinan nanti.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *