Pilih Kalender Kehamilan Atau Kalkulator?

kalender kehamilan atau kalkulator

halobidan.com

Setidaknya ada dua cara untuk mengetahui usia bayi di dalam kandungan, yaitu dengan metode kalender kehamilan dan kalkulator. Mana yang akan Anda pilih?

Sebenarnya dua-duanya sama bagus. Keduanya juga memberikan informasi yang Anda butuhkan. Namun, tentu saja ada perbedaan antara kedua metode penghitungan usia kehamilan tersebut.

Keunggulan Kalender Kehamilan

Jika dilihat dari fungsi dan tujuannya, kalender kehamilan ini sama dengan kalkulator kehamilan. Namun, ada sisi positif dari kalender kehamilan.

Kalender ini awalnya hanya dimiliki oleh bidan atau dokter kandungan saja. Jadi, ini semacam alat berbentuk bulat di mana terdapat angka seperti kalender. Itulah mengapa alat ini disebut dengan kalender kehamilan lingkaran. Yang jelas, bentuknya tidak seperti kalender biasa.

Dahulu, orang harus datang ke bidan atau dokter kandungan untuk mengetahui usia kandungan mereka. Pasalnya, hanya bidan dan dokter kandungan yang memiliki kalender ini. Akan tetapi, sekarang sudah ada kalender digital. Kalender kehamilan ini sudah ada situs atau website. Jadi, Anda tidak perlu datang ke bidan atau dokter kandungan untuk bisa mengetahui usia kehamilan dengan menggunakan kalender ini.

Penggunaan kalender ini relatif sangat mudah. Yang harus Anda lakukan adalah memutar kalender sehingga jarum menunjuk pada tanggal menstruasi terakhir Anda. Biasanya, ada tanda panah berwarna merah. Setelah Anda melakukan hal tersebut, maka Anda akan langsung mendapatkan infromasi mengenai awal kehamilan serta usia janin yang ada di dalam rahim.

Tidak itu saja. Anda juga akan mendapatkan informasi mengenai berat badan janin dan berat badan ibu. Ini menjadi patokan saja. Jadi, setelah Anda tahu berapa usia kehamilan Anda, maka Anda bisa mengukur berat badan Anda apakah sudah sesuai dengan kenaikan rata-rata berat badan ibu hamil yang ada di kalender atau tidak. Jika sudah sesuai, itu artinya kondisi kehamilan Anda bisa dikatakan sudah baik.

Lain hal dengan berat badan janin. Dalam hal ini, Anda harus datang ke bidan atau dokter kandungan agar dilakukan tes USG untuk mencaritahu berapa usia janin di dalam kandungan. Jika sudah sesuai dengan angka yang tertera pada kalender, maka janin bisa dikatakan sudah dalam perkembangan yang sesuai dengan yang seharusnya.

Menarik, bukan? Jadi, dengan menggunakan kalender ibu hamil, Anda tidak hanya mendapatkan informasi tentang usia kehamilan saja, melainkan berat rata-rata ideal ibu hamil, berat badan janin, dan tinggi janin sesuai dengan usia kehamilan tertentu.

Banyak Yang Menggunakan Kalkulator Kehamilan

Meskipun ada keunggulan dari penggunaan kalender, banyak wanita hamil yang memilih menggunakan kalkulator kehamilan. Hampir semua memiliki alasan yang sama. Menggunakan kalkulator kehamilan lebih mudah.

Sama halnya dengan kalender kehamilan, kalkulator kehamilan ini juga ada yang berbentuk digital. Artinya, Anda bisa mengakses kalkulator kehamilan ini secara online.

Yang Anda perlu lakukan adalah mengunjungi situs www.friso.co.id. Kemudian Anda cari saja menu aplikasi dan Anda akan menemukan kalkulator kehamilan.

Langkah selanjutnya adalah mengisikan data yang dibutuhkan pada kolom yang sudah tersedia. Dua data yang dimaksud adalah hari pertama haid terakhir yang sering disingkat dengan HPHT dan lama siklus haid rata-rata. Selanjutnya, Anda klik Hitung dan Anda akan langsung mendapatkan hasil perhitungan.

Ada beberapa informasi yang akan Anda dapatkan seperti perkiraan pembuahan, perkiraan tanggal lahir, tanggal usia kehamilan trimester pertama, kedua, dan ketiga. Jadi, informasi lengkap Anda dapatkan.

Lebih dari itu, Anda juga akan disuguhkan informasi mengenai apa yang harus Anda lakukan sesuai dengan usia kehamilan. Situs Friso menyediakan semua informasi cara menjaga kehamilan yang Anda butuhkan. Jadi, Anda tidak perlu kemana-mana lagi. Anda menggunakan kalkulator kehamilan, otomatis Anda akan tahu apa yang harus Anda lakukan untuk menjaga kehamilan Anda.

Tidak Ada Metode Yang Memberikan Data Valid

Jika ditanya apakan kalender hamil putar memberikan data yang valid, jawabannya mungkin ya mungkin tidak. Yang sering menjadi patokan adalah hari perkiraan lagi. Banyak wanita hamil yang ternyata melahirkan bayi mereka tidak sesuai dengan hitungan kalender kehamilan. Ini yang menjadikan metode ini kurang valid dalam memberikan data.

Bagaimana dengan kalkulator kehamilan? Jawabannya sama. Biasanya hari kelahiran meleset dari perkiraan.

Harus dipahami juga ada beberapa faktor yang membuat kelahiran bayi lebih awal atau lebih lambat. Contoh sederhananya seperti ini. Banyak kasus di mana ibu hamil mengalami kontraksi yang sangat kuat. Padahal usia kehamilan belum genap 9 bulan. Kontraksi ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Dan akhirnya persalinan terjadi jauh sebelum hari perkiraan kelahiran.

Ada juga yang sudah masuk masa perkiraan lahir namun tidak terjadi kontraksi. Akhirnya bayi lahir lebih lambat dari perkiraan. Jika tidak terjadi kontraksi, biasanya dokter akan memberikan obat kontraksi atau yang disebut dengan induksi. Hal ini dilakukan untuk memacu bayi untuk bergerak dan siap untuk lahir.

Yang pasti, entah itu kalender kehamilan atau kalkulator kehamilan, keduanya tidak memberikan data yang 100% valid. Apalagi jika Anda hanya fokus pada hasil berupa hari perkiraan lahir atau HPL.

Yang terpenting seharusnya adalah apa yang harus Anda lakukan. Setelah Anda tahu usia kehamilan, maka seharusnya Anda langsung mencari informasi tentang bagaimana cara menjaga kehamilan. Pasalnya, ada tips tertentu untuk setiap usia kehamilan. Begitu juga dengan keluhan kesehatan ibu hamil. Anda harus mengantisipasi keluhan kesehatan yang mungkin akan Anda alami di setiap usia kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *