Psikologi Perkembangan Anak Pentingkah Untuk Tumbuh Kembangnya?

game edukasi anak

www.friso.co.id

Psikologi perkembangan anak memang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan dan pertumbuhan anak saat lahir. Perkembangan motorik dan fisik anak sangatlah berhubungan dengan pertumbuhan psikis anak. Oleh karena itu psikologi perkembangan ini berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh. Anak akan mengalami suatu periode yang dinamakan sebagai masa keemasan.

Anak saat usia dini dimana saat itu anak akan sangat peka dan sensitif terhadap berbagai rangsangan dan pengaruh dari luar. Laju perkembangan dan pertumbuhan anak mempengaruhi masa keemasan dari masing-masing anak itu sendiri. Saat masa keemasan, anak akan mengalami tingkat perkembangan yang sangat drastis di mulai dari pekembangan berpikiri, perkembangan emosi, perkembangan motorik, perkembangan fisik dan perkembangan sosial.

Lonjakan perkembangan ini terjadi saat anak berusia 0-8 tahun, dan lonjakan perkembangan ini tidak akan terjadi lagi di periode selanjutnya. Saat perkembangan anak khususnya saat perkembangan dini, orang tua harus betul menjadikannya sebagai perhatian khusus, karena hal ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak di masa yang akan datang. Guna mendukung hal tersebut berikut adalah beberapa hal yang harus di perhatikan orang tua mengenai perkembangan anaknya.

Psikologi Perkembangan Anak Dibagi Menjadi Tiga Tahap

Perkembangan kognitif anak terbagi ke dalam beberapa tahap , diantaranya berikut ini:

-Tahap Sensorimotor, pada tahap ini kemampuan anak hanya pada gerakan refleks, mulai mengembangkan kebiasaan-kebiasaan awal, mereproduksi berbagai kejadian yang menurutnya menarik, mulai menggunakan berbagai hal atau peralatan guna mencapai tujuannya, melakukan berbagai eksperimen dan anak sudah mulai menemukan berbagai cara baru. Tahap sensorimotor terjadi saat usia 0-2 tahun.

-Tahapan Pra-operasional, pada tahap ini anak mulai menerima berbagai rangsangan yang masih terbatas, kemampuan bahasa anak mulai berkembang, meskipun pola pikirnya masih bersifat statsi dan masih belum mampu untuk berpikir secara abstrak, persepsi mengenai waktu dan mengenai tempat masih tetap terbatas. Tahap pra-operasional berkembang saat usia anak 2-7 tahun.

-Tahap konkret operasional, pada tahap ini anak sudah bisa menjalankan operasional dan berpikirnya mulai berpikir secara rasional. Dalam tahap ini tugas-tugas seperti menyusun, melipat, melakukan pemisahan, penggabungan, menderetkan dan membagi sudah dapat dilakukan oleh anak. Tahap konkret operasional berlangsung pada usia 7-11 tahun.

-Tahap Formal Operasional, dalam tahap ini anak sudah mulai beranjak sebagai seorang remaja. Dalam tahap ini, anak sudah mulai berpikir secara hipotetik, yaitu penggunaan hipotesis yang relevan sudah dilakukan anak guna memecahkan berbagai masalah. Sudah mampu menampung atau berpikir terhadap hal-hal yang menggunakan prinsip-prinsip abstrak, sehingga anak sudah bida menerima pelajaran-pelajaran yang bersifat abstrak seperti matematika, agama dan lain-lain.

Psikologi Perkembangan Anak Diihat Dari Perkembangan Motorik Anak

Mengenai perkembangan fisik anak bisa dilihat dari perkembangan motorik anak. Perkembangan motorik anak ini terbagi lagi ke dalam perkembangan motorik halus dan perkembangan motorik kasar.  Perkembangan bahasa anak usia dini terbagi ke dalam beberapa tahap, yaitu:

-Periode prelingual, usia anak 0-1 thn, ciri utama adalah anak mengoceh untuk dapat berkomunikasi dengan orang tua, anak masih bersifat pasif saat menerima stimulus dari luar tapi anak akan menerima respon yang berbeda. Contoh: bayi akan senyum kepada orang yang dikenalnya dan menangis kepada orang yang tidak dikenal dan ditakutinya.

-Periode Lingual, usia antara 1-2,5 tahun, dalam taha ini anak sudah mampu membuat sebuah kalimat, satu atau dua kata dalam percakapannya dengan orang lain.

-Periode Diferensiasi, usia anak 2,5 – 5 thn, anak sudah memiliki kemampuan bahasa sesuai dengan peraturan tata bahasa yang baik dan benar. Permbendaharaan katanya sudang berkembang secara baik dilihat dari segi kuantitas dan kualitas.

Anak usia dini pasti lebih senang dengan hal- hal yang bisa membuat anak senang seperti bermain, belajar karena dengan inilah anak-anak lebih senang apalagi mereka tidak perlu memikirkan banyak hal layaknya orang dewasa. Namun, anda harus tetap memperhatikan perkembangan anak anda.

Perkembangan dan pertumbuhan anak merupakan hal penting dalam menunjang fisik dan mental anak. Perkembangan anak berhubungan dengan keadaan dan kondisi dalam keluarga yang harmonis atau keluarga yang kurang harmonis. Oleh karea itu, tahapan psikologi perkembangan anak harus lebih di perhatikan untuk perkembangan dan pertumbuhan secara meunyeluruh apalagi jika anak tersebut masih dalam usia dini yang masih harus di perhatikan oleh orang tua dan keluarga.

Anak memiliki masa atau perode keemasan pada usia 0- 8 tahun, laju keemasan ini anak akan mengalami tingkat perkembangan yang drastic mulai dari cara berfikir, emosi, motorik, fisik dan secara social. Peran orang tua disini, sangat berpengaruh pada tahapan psikologi perkembangan anak.

Tahap sensorimotor, ini merupakan masa awal anak dengan memproduksi berbagai kejadian, mulai menggunakan peralatan untuk tujuannya dan melakukan berbagai eksperimen untuk menemukan hal baru. Tahap pra- operasional, tahap ini anak akan menerima rangsangann yang terbatas dengan kemampuan bahasa, masih belum mampu untuk berfikir abstrak.

Tahap ini saat anak usia 2- 7 tahun.  Tahap konkret operasional, tahap ini anak sudah bisa berfikir secara rasional seperti melipat, menyusun, melakukanpemisahan, penambahan dan membagi. Tahap ini saat usia 7- 11 tahun. Tahap formal operasional, tahap ini anak mulai beranjak dewasa dengan berfikir hipotetik, sudah menampung dan berfikir abstrak seperti matematika, agama dan fisika. Psikologi perkembangan Anak memang perlu Anda perhatikan ya Bun.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *