Rambut Tumbuh Kembang Balita

Tumbuh Kembang Balita

Image Source: Pinterest

Rambut mahkota wanita sudah jadi slogan yang diucapkan sejak dahulu kala. Perempuan dengan rambut berwarna cerah nan lembut berkilau indah semakin mendorong ketertarikan bagi siapa saja yang memandangnya. Orang tua dengan anak perempuan tentu menginginkan anaknya tumbuh cantik jelita memikat siapa saja, dimulai dari rambut. Tumbuh kembang balita memang bisa menjadi cerminan bagaimana penampilan tubuh di masa depan meski bukan takdir pasti melainkan masih bisa berubah dengan usaha.

Tumbuh rambut balita sudah mulai terlihat dengan adanya helai – helai halus di kepala. Dengan perawatan tepat dari sang bunda maupun ayah maka perkembangan rambut yang bagus tentu tidak diragukan lagi. Berikut ini daftar tips serta pengetahuan mengenai rambut balita :

1) Perhatikan nutrisi
Apa yang masuk mulut akan tercermin dari luar. Makanan yang dikonsumsi balita tentu tergambar pada kondisi rambut di masa depan. Dibanding harus melakukan banyak perawatan dengan biaya selangit di masa depan, alangkah baiknya sudah mempersiapkan diri dari dalam sejak dini. Mitos Jawa bilang makan kacang hijau bikin rambut tumbuh indah sebenarnya tidak salah. Kacang hijau sendiri kaya akan vitamin B, protein, dan zat besi dalam 1 biji kecil tak terlihat berarti. Pertumbuhan rambut membutuhkan asupan vitamin B sebagai bagian tim serta protein guna menguatkan cabang – cabang rambut. Tidak sampai disitu saja, vitamin A diam – diam mengambil peran di balik layar dalam membantu tubuh mengembangkan rambut balita. Perlahan tapi pasti dorong balita untuk mengkonsumsi makanan baik bagi rambut dengan variasi yang berbeda. Semisal saja hari ini kacang ijo, besok telur, dan hari setelahnya wortel menggambarkan varian makanan sehingga si kecil tidak gampang bosan.

2) Merawat ? bagus ! berlebihan? big no !
Sarapan, mandi, keramas, bermain, rutinitas paling umum terjadi di kalangan para balita. Hidup begitu mudah, bunda merasa sudah memperlakukan balita dengan baik. Ada 1 hal yang harus dikoreksi dari cara bunda mengarahkan rutinitas pagi balita, yakni keramas. Kebanyakan masyarakat tanah air Indonesia menganggap semakin sering keramas maka semakin menarik pula rambutnya, padahal tidak demikian. Terlalu sering keramas justru menyiksa permukaan kepala sehingga rambut menjadi kering dan mudah patah apalagi balita. Bila bunda menyadari tipe rambut balita adalah tipe kering, akan jauh lebih baik mengkeramasi balita apabila memang diperlukan dan tidak memaksa setiap hari harus keramas. Balita memerlukan pembersihan menyeluruh pada rambut usai bermain di tempat kotor. Suhu Indonesia yang terkadang panas bukan main juga bisa memicu balita untuk membutuhkan keramas mengingat banyak kotoran serta keringat bercucuran. Gunakan sampo dengan kecocokan tinggi pada balita, semisal saja tidak menimbulkan reaksi alergi maupun rambut rontok.

3) Dandan rambut cantik
Jaman sekarang, ada saja gaya anak kecil yang bikin gemas. Pita besar di kepala, dengan jepitan hewan – hewan lucu seperti beruang bikin siapa saja yang melihat ingin memeluk dan mencium. Tawa anak kecil dengan kepangan rambut, siapa yang sanggup menahan diri. Ternyata, kebiasaan mendadani rambut anak bukan kebiasan yang buruk. Membiasakan anak dikuncir, dengan tidak adanya rambut sejauh mata memandang tidak hanya membuat penampilan anak rapih namun juga mengajarkan kebiasaan baik. Ketika anak balita tumbuh rambut, alur sangat menentukan kemana arah rambut biasanya. Digerai alami memang bagus, tapi dengan aktivitas anak yang super banyak tentu awut – awutan membuat rambut tumbuh tidak seimbang dan merapikan kembali butuh banyak tenaga.
Rambut yang dikucir rapih membangkitkan rasa rishi apabila rambut berantakan. Perlahan tapi pasti anak belajar merapikan rambutnya sendiri sehingga rambut anak tetap rapi kapan saja dan dalam situasi apapun. Orang tua mungkin menemukan anak mulai ‘centil’ dengan mencoba gaya rambut bermacam – macam. Kalau sudah sampai tahap ini, hindarkan iklan mengenai produk kecantikan seperti hair spray agar si kecil tidak merengek minta dibelikan. Sekali – kali bawalah balita ke salon untuk potong rambut sambil bunda merawat diri. Memotong rambut bertujuan untuk merapikan sehingga arah pertumbuhan rambut makin baik.

4) Sisir lembut
Sejak jaman dahulu kala, sisir telah ada di dunia, meski awal mulanya hanya untuk kalangan bangsawan. Sisir merangsang kulit kepala agar tetap rileks dan sehat serta membuat rambut terlihat lebih rapih. Bunda mungkin sering menyisir rambut balita setiap harinya, tentu kebiasaan yang cukup baik. Ada 1 palang merah yang harus bunda hindari pada saat menyisir balita yakni pemaksaan. Madsud dari pemaksaan bukan berarti lantas bunda mengejar balita padahal si kecil sudah duduk tenang menunggu disisir, melainkan memaksa sisir menembus rambut kusut. Ketika sisir terjebak dalam rambut kusut, kebanyakan orang memaksa sisir tembus dengan harapan cepat rapi. Padahal, dengan pemaksaan tersebut, akar rambut tidak mampu bertahan kuat sehingga rontok. Si kecil secara tidak langsung merasakan hasil paksaan dengan kulit kepala yang sakit. Bunda tidak ingin hal ini terjadi.


Keramas merupakan aktivitas yang bisa membuat kulit kepala lebih rileks sehingga akar rambut menjadi rentan. Daripada langsung mengambil sisir dan menembus semua rambut agar ‘rapi’ cobalah gunakan jari guna menghilangkan rambut kusut. Jari memang lebih lembut dibandingkan sisir sehingga rambut kusut bisa teratasi dengan lebih baik. Gunakan sisir setelah memastikan rambut kusut tidak ada lagi. Selain itu, pilih sisir bergigi renggang yang tidak menyakiti rambut tumbuh kembang balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *