Saat Perkembangan Bayi 3 Bulan, Si Kecil Mudah Tertular Penyakit

perkembangan bayi 3 bulan

www.ibudanbalita.com

Perkembangan bayi 3 bulan harus benar-benar diperhatikan. Pasalnya, pada usia yang masih belia tersebut, si kecil mudah sekali terkena penyakit, terutama penyakit menular. Ibu sendiri harus hati-hati. Ibu harus menjaga kesehatan. Jika ibu tidak sehat, maka kondisi tersebut bisa menular ke si kecil mengingat kontak ibu dengan sang buah hati sangat intens.

Bukan hanya ibu saja yang harus hati. Ibu juga harus waspada dengan orang lain yang mungkin terkena penyakit yang bisa menular. Bukannya over protective, tapi sudah sepatutnya ibu tidak membiarkan bayi ibu dibawa oleh siapapun. Pilih orang yang tidak memiliki penyakit. Jika ada orang yang terkena batuk, usahakan agar si kecil jauh dari orang tersebut. Jangankan menggendong, orang tersebut sebaiknya menjaga jarak dari bayi ibu.

Penyakit Yang Mudah Menular Ke Bayi

Banyak sekali penyakit yang bisa menular ke bayi. Apalagi pada perkembangan bayi usia 3 bulan, si kecil belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat. Jadi, penyakit bisa dengan mudah menyerang sang buah hati.

Batuk menjadi penyakit yang mudah sekali menyerang bayi. Pasalnya, batuk merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Sementara itu, virus bisa beterbangan di udara. Dan ketika bayi ibu menghirup udara yang penuh dengan virus tersebut, maka ia bisa terkena batuk.

Selain batuk, pilek juga bisa dengan mudah menular. Jika ibu terkena pilek, sebaiknya ibu mengenakan masker setiap kali bercengkerama dengan sang buah hati. Setidakknya masker bisa mengurangi risiko bayi tertular penyakit yang sama.

Penyakit kulit menjadi penyakit yang berbahaya yang bisa menular kepada bayi. Penyakit ini bisa menular melalui udara atau air. Ibu tidak boleh menyepelekan penyakit yang satu ini. Hal ini disebabkan dampak buruk berkepanjangan bisa terjadi saat si kecil terkena penyakit kulit. Bisa saja bayi ibu mengalami gatal-gatal, demam yang tinggi, dan sesak nafas.

Tentu bukan hanya batuk, pilek, dan juga penyakit kulit saja yang perlu untuk ibu waspadai. Semua jenis penyakit harus diwaspadai juga. Untuk itu, ibu harus tahu bagaimana agar risiko bayi tertular penyakit dari orang lain bisa dihindari.

Jangan Bawa Si Kecil Ke Rumah Sakit

Salah satu hal yang paling utama untuk menghindarkan si kecil dari terkena penyakit menular adalah dengan tidak membawanya ke rumah sakit. Saat perkembangan bayi barusia 3 bulan, ia sebaiknya tidak diajak ke rumah sakit. Beruntung sekarang ini sudah hampir semua rumah sakit menerapkan peraturan yang ketat. Pengelola rumah sakit tidak lagi memperbolehkan bayi masuk ke dalam rumah sakit kecuali jika bayi itu sendiri yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Udara di rumah sakit penuh dengan bakteri dan virus yang berasal dari orang yang sakit. Orang dewasa yang sehat bisa saja kebal terhadap virus dan bakteri tersebut lantaran sistem kekebalan tubuh yang sudah begitu kuat. Lain dengan bayi yang masih memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Itulah mengapa ada perataran di mana rumah sakit melarang orang tua membawa bayi mereka masuk ke rumah sakit ketika mereka ingin menjenguk saudara atau teman yang dirawat di rumah sakit.

Pencegahan Yang Bisa Ibu Lakukan

Selain tidak membawa si kecil ke dalam rumah sakit, ada juga pencegahan lainnya yang tak kalah penting untuk ibu lakukan.

  • Selalu Cuci Tangan

Sebelum ibu memagang atau menggendong bayi, sebaiknya ibu mencuci tangan terlebih dahulu. Apalagi jika ibu dari luar rumah, baru selesai mencuci baju, atau memasak di dapur. Wajib sekali bagi ibu untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan bakteri mudah sekali menyebar melalui tangan yang kotor. Akan lebih baik jika ibu mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Ibu bisa juga menyiapkan hand-sanitizer di kamar bayi. Dengan demikian, ibu bisa dengan mudah membersihkan tangan ibu setiap kali ingin memegang dan menggendong si kecil.

  • Mengikuti Program Vaksinasi

Pemerintah selalu menggalakkan program posyandu. Ini merupakan program vaksinasi gratis yang dilakukan oleh pemerintah. Tujuannya agar bayi mendapatkan vaksin sehingga tubuhnya kebal terhadap penyakit menual yang begitu potensial seperti penyakit campak.

  • Membatasi Sentuhan

Ada beberapa orang tua yang benar-benar memilih mana orang yang boleh menyentuh dan menggendong si kecil dan mana yang tidak diperbolehkan. Untuk orang yang sedang terkena penyakit, mereka jelas melarangnya menyentuh si kecil.

Bahkan, ada juga orang yang tidak memperbolehkan siapapun menggendong si kecil. Hanya orang tertentu saja yang diperbolehkan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar risiko tertular penyakit bisa dihindari.

Itulah beberapa langkah pencegahan yang bisa ibu lakukan. Dan yang paling penting lagi, ibu harus terus memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi dengan cara memberikan ASI eksklusif. Tidak ada yang lebih baik daripada ASI. Karena di dalam ASI lah terdapat antibodi yang membuat tubuh si kecil semakin kuat dan semakin kebal terhadap berbagai jenis penyakit. Diharapkan dengan mendapatkan ASI eksklusif, si kecil tidak mudah sakit hingga dewasa nanti.

Informasi perkembangan bayi lainnya bisa ibu dapatkan dari www.ibudanbalita.com. Ini merupakan situs yang selalu mengupdate informasi terkini mengenai kesehatan ibu dan balita. Selain mengetahui informasi mengenai perkembangan bayi 3 bulan, ibu juga akan semakin siap untuk menjadi orang tua yang bisa menerapkan cara parenting yang sesuai dengan yang disarankan oleh ahli perkembangan anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *