Sinyal kehamilan Yang Sehat

kehamilan yang sehat

Source: Fit Pregnancy

Kehamilan yang sehat sudah pasti idaman semua bunda. Kalau bisa kehamilan tidak ada masalah sampai dengan hari persalinan. Namanya hidup tentu tidak seru kalau masalah tidak datang. Bahkan dalam kehamilan sehat sekalipun tetap menemui arah rintangan.

Masalah sangat bergantung pada sudut pandang. Terkadang sinyal kehamilan yang sehat justru dianggap bencana. Supaya tidak gampang khawatir tak perlu, yuk kenali gejala kehamilan memang sehat. Berikut ini beberapa daftar gejala kandungan lancar :

1. Bercak darah
Siapa sih yang tidak panik melihat darah keluar dari tubuh ?
Kalau sudah paham ilmu medis mungkin darah hanya hal biasa untuk dilihat. Akan tetapi, bagi orang yang kurang paham, mau dimanapun sumber keluarnya darah, namanya darah keluar ya berarti masalah.

Keluarnya bercak darah atau istilah populer spotting merupakan salah satu fenomena umum di kalangan wanita hamil. Malah, beberapa pasangan heran kalau sampai ada yang tidak mengalami spotting, walaupun dalam hati cemas juga karena spotting biasa dialami wanita yang nyaris keguguran.

Usut punya usut, darah yang keluar bukan darah penyakit. Ketika sel telur dibuahi sperma, ada banyak ‘proyek’ yang musti dijalankan. Salah satunya, penempelan sel telur yang sukses ‘kencan pertama’ alias dibuahi pada dinding rahim. Hasil dari fenomena tersebut yakni pendarahan internal.

Saat tubuh mengalami pendarahan internal, mau tidak mau beberapa darah akan mengalir keluar. Hasilnya ? spotting yang kadang tidak pakai perasaan, banyak sekali. Bersabarlah semua demi masa kandungan yang sukses.

2. Keputihan mulu

Sejak puber, perempuan sudah biasa dengan yang namanya keputihan. Perempuan identik dengan kerapihan dan kecantikan, bahkan stereo tipe satu ini memang melekat alami dalam pribadi banyak perempuan. Tak heran, cairan lengket berwarna putih dan kadang berbau tidak enak bisa menganggu kenyamanan.

Produk panty liner, obat obatan mulai dari herbal, sampai kimia abal – abal atau sertifikasi semua dipasarkan guna mengatasi keputihan. Bahkan ada pula tipe perempuan rela merogoh kocek tidak sedikit  guna mencegah datangnya keputihan. Unik memang, dan kadang bisa bertanda baik maupun buruk. Lantas bagaimana dengan kehamilan ?

Banyak pasangan menemukan keputihan tidak biasa selama mengandung. Rasanya, menu makanan sudah dipilih dengan baik, dan waktu istirahat sudah lebih dari cukup, kenapa masih keputihan ?

Jangan buru – buru salah kaprah. Keputihan tidak selalu jelek. Bunda yang mengalami keputihan justru menjadi sinyal kehamilan sehat paling jelas dan transparent. Alasan dibalik fenomena keputihan gampang saja, yakni peningkatan kadar esterogen dalam tubuh.

Tubuh manusia memang punya sistem super simpel namun kompleks. Simpel kalau dilihat sekilas tapi kompleks ketika diteliti lebih lanjut. Ambil contoh esterogen. Ditilik dari sudut pandang kompleks, esterogen memicu produksi hormon yang akan ‘membangunkan hormon – hormon’ lain yang berguna untuk kehamilan.

Sudut pandang simpel tentu jauh lebih mudah. Intinya, esterogen menjaga pertumbuhan janin dalam jalur yang semestinya. Kalau dalam pembangunan rumah, esterogen bisa dibilang kepala para tukang. Tanpa adanya esterogen dapat dipastikan perkembangan janin sangat terhambat.

Sayangnya, esterogen tidak selalu membawa keindahan. Karena esterogen menjaga kemaluan dan rahim dari serangan infeksi, cara pembuangan sedikit tidak wajar. Dalam kasus ini tubuh menyingkirkan infeksi dengan bentuk keputihan. Semakin banyak berarti semakin aktif kinerja esterogen.

3. Mual dan muntah sepanjang hari

Tantangan kehamilan paling umum tapi menganggu berat adalah mual dan muntah di pagi hari. Mau hujan deras atau panas menyengat bunda bisa saja terbaring di kamar tidur, ogah beranjak kecuali ada bencana alam saking tidak nyaman. Tidak ada penyebab pasti yang memicu mual, dari pemandangan tidak enak sampai bau normal yang terkesan tidak biasa di hidung bunda bisa timbul rasa ingin muntah.

Dalam kondisi tidak hamil, asosiasi mual dan muntah adalah cikal bakal penyakit parah. Dalam sinetron dan film sekalipun, adegan sebelum lari ke ahli medis bisa berupa mual, pusing, dan muntah, paling ditambah pingsan sebagai efek dramatis.

Gambaran berbahaya mengenai muntah dan mual sebetulnya tidak salah. Memang beberapa sinyal umum tubuh terhadap bahaya hanya berputar disitu. Akan tetapi, konteks kandungan bisa mengubah beberapa hal buruk menjadi suatu pertanda baik, begitu pula rasa mual dan muntah.

Perlu dipahami terlebih dahulu ada sesuatu human chorionic gonadotropin atau biasa disingkat HCg. Kala janin sudah mulai terbentuk dalam rahim, secara otomatis tubuh akan produksi HCg. Fungsi senyawa satu ini adalah menutrisi janin selama 9 bulan kedepan, dan menempel pada dinding rahim. Gampangnya, baby sitter atau pengasuh manusia pertama kali adalah human chorionic gonadotropin.

Setiap perempuan punya level HCg berbeda. Ada yang diatas standard namun ada pula dibawah, dan hanya bisa diketahui ketika pengecekan rutin kehamilan dengan ahli kandungan. Terlepas dari tingkatan level, HCg tidak dapat dipungkiri merupakan penyelamat terbesar janin. Masalahnya, teori yang sangat populer guna menemukan penyebab dibalik mual dan muntah adalah HCg itu sendiri.

Burukkah? Tidak. Sembilan puluh persen ibu mengandung mengalami fase morning sickness atau mual dan muntah di pagi hari. Namun, penelitian menunjukkan bayi terlahir sehat, kuat, dan cerdas pada bunda yang mengalami mual dan muntah pada trimester pertama. Sabar saja, temukan sumber masalah mual supaya kehamilan yang sehat tetap bisa dipertahankan meski cara tubuh menunjukkannya sedikit unik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *