Sistem Imun Anak Lemah Bagimana Cara Menghadapinya?

diskusi perkembangan balita

www.ibudanbalita.com

Apa itu sistem imun? Sistem imun anak adalah suatu sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk mencegah dan melawan zat asing yang dapat membahayakan tubuh. Peran sistem imun dalam tubuh sangat penting sekali untuk menjaga kesehatan dan memberikan perlindungan dari pengaruh zat berbahaya dari luar. Sistem imun yang melemah akan menyebabkan bakteri atau virus sangat mudah untuk menginfeksi tubuh sehingga menyebabkan penyakit.

Sistem kekebalan tubuh pada anak-anak belum berfungsi dan bekerja dengan maksimal sehingga anak-anak sangat rentan terkena penyakit. Di dalam sistem imun anak terdapat 2 buah imunisasi yaitu imunisasi aktif dan pasif. Fungsi dari imunisasi aktif yaitu untuk melemahkan zat asing yang masuk kedalam tubuh dan membentuk antibody, sedangkan imunisasi pasif bertugas untuk menyuntikan antibody sehingga kadarnya didalam tubuh anak akan bertambah.

Meningkatkan Sistem Imun Anak Dengan Tips Tips Berikut Ini!

Berikut ini akan kami sampaikan mengenai beberapa  cara untuk meningkatkan suatu sistem imun yang dimiliki anak, diantaranya adalah;

  • Memberikan ASI secara ekslusif

Pemberian ASI secara ekslusif selama 6 bulan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun pada anak-anak. Kandungan gizi di dalam ASI akan meningkatkan kekebalan tubuh anak dan memberikan perlindungan dari bahaya infeksi virus serta bakteri. Selain itu, ASI juga sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya berbagai penyakit pada bayi seperti gangguan masalah pencernaan dan gangguan pernapasan serta untuk membantu perkembangan sel-sel dalam otak.

  • Istirahat yang cukup

Istirahat cukup akan membuat sistem kekebalan tubuh anak meningkat. Selama proses tidur berlangsung, di dalam tubuh anak akan terjadi pembentukan sel-sel baru untuk menangkal infeksi virus dan bakteri. Berikan porsi tidur yang cukup untuk anak yaitu 10 jam per hari supaya sistem kekebalan tubuhnya meningkat.

  • Penuhi nutrisi anak

Memberikan asupan gizi atau nutrisi yang seimbang akan membantu dalam meningkatkan sistem imun anak. Makanan yang kaya akan nutrisi berfungsi untuk membentuk sel-sel baru dan menangkal berbagai macam serangan virus. Maka dari itu supaya sistem imun anak meningkat berikanlah asupan makanan yang benar dan mengandung gizi seimbang.

  • Kurangi pemberian antibiotik

Bagi Anda yang terbiasa memberikan antibiotik pada anak ketika sakit ringan sebaiknya menghentikan kebiasaan tersebut karena itu akan merugikan bagi sistem imun anak. Pemberian antibiotik yang terlalu sering akan mengakibatkan sistem kekebalan tubuh melemah sehingga virus dan bakteri akan semakin kuat atau resisten.

  • Membiasakan pola hidup bersih dan sehat pada anak

Pola hidup bersih dan sehat tentunya akan berpengaruh sekali pada sistem kekebalan tubuh. Menerapakan pola hidup yang sehat pada anak-anak harus dibiasakan sejak dini. Mulai dari membiasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan mengajarkan anak untuk terbiasa membersihkan lingkungan tempat tinggalnya. Pola hidup sehat dan lingkungan yang bersih akan menghindarkan anak dari serangan infeksi virus dan bakteri yang berbahaya.

Menambah Sistem Imun Anak Dengan Memberikan Beberapa Makanan Sehat

Sumber makanan yang mengandung flavonoid seperti susu kedelai sangat bagus untuk meningkatkan sistem imun pada anak. Flavonoid yang terdapat di dalam kacang kedelai merupakan isoflavon yang berguna untuk sistem imunitas. Makanan yang mengandung seng. Makanan yang mengandung unsur seng yaitu ikan dan telur. Seng sangat membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak dan membantu perkembangan tubuh anak. Buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin C bisa membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit.

Mengkonsumsi prebiotik akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Prebiotik merupakan bakteri baik yang akan berguna untuk melawan serangan dari zat asing yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu, prebiotik juga akan membantu dalam menyeimbangkan sistem imun dan mencegah resiko terkena alergi. Kandungan protein yang terdapat dalam madu sangat berguna dalam menjaga dan meningkatkan sistem imun pada anak. Selain itu, madu juga akan menjaga stamina tubuh dan menjaga sistem pencernaan apabila dikonsumsi secara rutin.

Anak yang sering jatuh sakit, bisa terganggu dari proses tumbuh kembang yang optimal. Itu sebabnya, penting untuk memperhatikan imunitas anak yang dapat membantu menjaga kondisi kesehatannya tetap prima. Sistem imunitas atau sering juga disebut kekebalan tubuh, merupakan pertahanan tubuh menghadapi organisme dan kuman-kuman berbahaya. Sistem imunitas merupakan hasil kerjasama dari rangkaian sel, jaringan, protein, dan organ tubuh. Gangguan fungsi pada sistem imunitas dapat menyebabkan empat kondisi khusus yang mengganggu kesehatan anak, diantaranya adalah;

  • Reaksi alergi yaitu reaksi berlebihan dari sistem imunitas terhadap faktor atau senyawa yang dianggap asing dan berbahaya. Reaksi alergi akibat gangguan sistem imunitas bisa memicu terjadinya asma, eksim, dan alergi terhadap berbagai macam alergen seperti obat, makanan, dan lingkungan.
  • Gangguan autoimun. Kondisi di mana sistem imunitas menyerang organ dan jaringan tubuh yang sehat karena dianggap benda asing. Kondisi ini terjadi pada penyakit lupus, scleroderma, serta radang sendi pada anak.
  • Gangguan imunodefisiensi. Kondisi di mana sebagian dari sistem imunitas menghilang atau tidak berfungsi, disebut juga kekurangan kekebalan tubuh. Contoh penyakit akibat kekurangan kekebalan tubuh antara lain defisiensi IgA yaitu kekurangan Imunoglobulin A yang merupakan zat antibodi pada air liur dan cairan tubuh lainnya dan sindrom Chediak-Higashi yaitu ketidakmampuan sel darah putih jenis netrofil melaksanakan tugasnya sebagai pemakan kuman.
  • Kanker sistem imunitas. Dua jenis kanker yang berkaitan dengan sistem imun anak adalah kanker sel darah putih atau leukemia yang sering terjadi pada anak-anak dan limfoma yaitu kanker yang muncul dalam sistem limfatik.

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *