Sumber Nutrisi Otak Agar Anak Cerdas

nutrisi otak agar anak cerdas

www.ibudanbalita.com

Nutrisi otak agar anak cerdas wajib diberikan oleh ayah bunda, bukannya menyalahkan anak apabila jalur pikiran anak tidak kunjung berkembang. Guna memastikan sumber nutrisi memang betul diberikan, maka orang tua harus tahu sumber nutrisi otak itu sendiri. Menu makanan yang keliru bukannya membantu malah bisa menghambat atau bahkan mencelakakan.

Orang tua mana yang menginginkan anak berotak lemah alias kurang pintar? Tentu kebanyakan bunda dan ayah berharap anak tumbuh besar dengan otak optimal dimana kesuksesan ada di depan mata. Harapan boleh saja melambung tinggi, hanya saja, terkadang orang tua juga harus berusaha guna mendorong masa depan anak kearah yang lebih cerah.

Jangan dikira, semua bahan makanan bermanfaat bagi otak harus merogoh kocek terlalu dalam. Telur, tentu banyak dijumpai dalam dapur rumah tangga, sampai dengan restoran bintang lima. Bagaimana tidak? Telur bisa dijadikan hidangan utama maupun sekedar fondasi untuk masakan lain. Harga telur yang cukup terjangkau dengan produksi mudah tentu membantu inflasi telur tetap stabil dibanding jenis pakan lain. Bunda bisa menemukan telur baik pada supermarket maupun di pasar tradisional sekalipun. Tidak ada alasan bagi ayah bunda untuk mengatakan telur tidak ketemu di manapun, mengingat tanah air Indonesia cukup baik dalam mengembang biakkan ayam, sumber telur.

Beth saltz, seorang ahli gizi asal Los angeles (LA) Amerika, mengemukakan bahwa protein dalam telur sangat membantu otak bekerja lebih optimal. Ditambah lagi, penyajian telur bisa beraneka ragam, akan tetapi cara terbaik tetap pada telur yang masih utuh. Madsud dari utuh adalah telur tidak larut dalam bahan lain seperti hidangan kue, biskuit, dan banyak lagi dimana telur tidak terlalu terlihat. Cara paling mudah dan tradisional yakni telur dan nasi justru sangat direkomendasikan untuk menu si kecil cerdas sehari – hari. Banyak orang tua menyediakan telur dan nasi sebagai bekal makan siang maupun makan pagi sudah mengambil langkah cukup tepat.

Bahan makanan kedua paling umum dimakan anak di tanah air Indonesia adalah ikan. Porsi laut yang luas menjadikan nelayan merajahi pasar dengan ikan, ditambah dengan menteri Indonesia yang makin tegas mempertahankan kekuasaan laut menjadikan pembelian ikan semakin mudah nan murah. Ikan tongkol, sardine, sampai dengan gurame merupakan contoh ikan yang banyak beredar di pasaran dan juga disukai anak.

Pengolahan ikan juga beragam, mulai dari sekedar sayur sampai dengan gorengan atau panggang sederhana berpadu nasi sudah membuat anak merasa bahagia. Orang tua tinggal mencari tahu metode pengolahan ikan seperti apa yang paling disukai malaikat kecilnya. Tentu, tidak ingin memaksa anak memakan sesuatu.

DHA, dan omega 3 selalu identik dengan kepintaran. Anggapan satu ini tidak dibuat asal melainkan sudah ada penelitiannya. DHA menjaga kinerja otak agar semakin maju dan cepat. Membantu fokus anak juga tugas DHA sehingga membuat pelajaran di sekolah maupun ilmu dari tempat lain makin mudah diserap. Konsentrasi sebetulnya tanda anak cerdas, karena dengan konsentrasi, tubuh bisa belajar dengan maksimal.

Omega 3 tidak ketinggalan, bersama sama dengan DHA, keduanya memajukan fungsi otak hingga ke tingkat maksimum. Mudah lupa, pikun, dan hilang ingatan sebetulnya bisa diatasi pula dengan makan ikan. Tidak dapat dipungkiri kemampuan menghafal juga sering jadi indikator ketika menentukan kepintaran seseorang.

Kacang – kacnagan seolah menjadi sahabat sejati nonton bola. Jaman dahulu kala, kacang sempat trend di Indonesia kala piala dunia. Usut punya usut, ternyata kacang tidak sekedar cemilan biasa. Justru kacang sangat bermanfaat untuk perkembangan otak anak pula. Kandungan protein dan lemak baik dalam kacang membuat saraf – saraf dalam otak bekerja lebih baik. Pada saat seseorang panik, saraf akan menegang sehingga mendorong individu mengambil langkah bodoh dalam menyelesaikan masalah.

Dengan kehadiran kacang, tentu membantu anak lebih tenang sehingga menghindarkan masa depannya hancur karena salah langkah. Bayangkan saja, keputusan yang sudah diperhitungkan saja bisa meleset, bagaimana dengan keputusan yang asal ambil ? tentu jauh lebih berbahaya lagi.

Industri jaman sekarang juga sudah bersahabat dengan kacang. Beragam selai diciptakan dengan bahan dasar kacang, ataupun produk pasaran lain. Anak yang suka makan roti bisa diarahkan untuk makan roti selai kacang. Memang, secara kesehatan, kacang beresiko memicu alergi pada banyak orang. Sehingga, apabila anak mulai menunjukkan gelagat tidak senang, atau adanya bengkak di beberapa bagian tubuh setelah memakan kacang, ada baiknya orang tua menarik menu kacang. Berbicaralah pada dokter gizi guna menentukan apakah sebaiknya konsumsi kacang dilanjutkan atau diberhentikan total. Mengingat kacang cukup murah, mudah dibawa, namun bergizi, tentu saja sangat disayangkan jika harus diberhentikan.

Satu buah apel bisa menjauhkan dokter. Kiasan satu ini biasanya hanya berpihak pada segi kesehatan tubuh secara total, siapa sangka kalau apel bisa membantu kinerja otak. Depresi, bipolar, atau kecemasan berlebih merupakan daftar penyakit mental yang mencegah pertumbuhan anak di masa mendatang.

Meski dianugrahi otak cerdas sekalipun, dengan adanya kondisi mental tersebut bisa menyebabkan hambatan pada saat anak ingin mempelajari sesuatu. Buah apel, diam – diam memiliki fungsi menenangkan hati sehingga mencegah penyakit mental menjadi – jadi. Penyediaan buah apel tidak perlu ribet, cukup potong kecil – kecil sebagai bekal makan siang saja sudah cukup. Bagaimana menyediakan nutrisi otak agar anak cerdas tidak ribet bukan ?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *