Sunat Sejak Kecil Justru Sangat Dianjurkan

sunat sejak kecil

www.ibudanbalita.com

Banyak orang tua yang tidak tega ketika anak mereka harus di sunat sejak kecil. alasannya, ia masih kecil dan tidak tega jika harus mendengar tangisan saat ia di sunat.

Padahal, seharusnya sebaliknya. Sunat ketika masih kecil akan membuat ia terhindar dari beberapa masalah kesehatan.

Kenapa ini bisa terjadi? Penjelasan lengkap sudah diberikan oleh pakar kesehatan bayi dan balita di situs ibu dan balita.

Manfaat Sunat Sejak Kecil

  • Menghindari Fimosis

Apa itu fimosis?

Ini merupakan salah satu masalah yang dialami oleh bayi di mana penis tidak bisa terbuka dengan sempurna. Akibatnya, air kecing tidak keluar dengan mudah. Dokter mengatakan fimosis ini membuat katut penutup kulit sehingga kepala penis tidak terbuka.

Bayi atau balita yang mengalami fimosis umumnya kesulitan untuk buang air kecil. ia akan menangis setiap kali ingin BAK. Tentu saja ibu harus mencari solusinya, bukan?

Salah satu solusi yang sering ditawarkan oleh dokter adalah dengan menyunat sejak kecil.

  • Penis Menjadi Bersih

Di dalam islam, anak laki-laki yang sudah dewasa memang diwajibkan untuk sunat. Ini bukan hanya berhubungan dengan agama, tapi juga kesehatan.

Bagian tubuh yang sulit untuk dibersihkan adalah kulup penis. Hal ini disebabkan tidak bisa dibuka sehingga bagian yang tertutup dengan kulup penis akan sangat kotor lagi. Setiap BAK, pasti ada sisa kotoran yang menempel pada kulup dan juga kepala penis. Tidak ad acara lain selain di sunat jika ingin membersihkan penis.

Menunggu sunat hingga anak dewasa berarti menunggu kotoran menumpuk. Bahaya jika kotoran menumpuk banyak, bukan? Itulah mengapa sebaiknya ibu menyunat anak sejak kecil.

Anggapan Miring Mengenai Sunat Sejak Kecil

Selain kekhawatiran ketika anak di sunat sejak bayi, ada juga anggapan yang tidak mendasar diamini atau dipercaya oleh masyarakat. Hal inilah yang membuat banyak orang tua menyunat anak ketika ia sudah dewasa.

Ada anggapan bawasannya anak yang di sunat ketika masih kecil akan mengalami keterlambatan pertumbuhan. Ia akan tumbuh pendek.

Padahal, ini pendapat yang tidak mendasar. Tinggi atau rendahnya tubuh anak itu disebabkan oleh banyak faktor. Tapi, hal tersebut tidak terkait dengan sunat yang dilakukan sejak ia masih bayi.

Pertumbuhan itu secara umum dipengaruhi oleh genetika dan gizi. Untuk masalah genetika, ini sudah pemberian dari Tuhan. Sementara itu, untuk masalah gizi, ibu yang bisa mengupayakan. Dengan memberinya makanan yang sehat dan bergizi serta minum susu Frisian Flag ketika si kecil sudah menginjak balita akan membuat pertumbuhannya lebih optimal.

Yang pasti, salah besar jika menganggap sunat sejak kecil akan membuat pertumbuhan tubuh anak terhambat. Justru dengan cara menyunat anak ketika masih kecil, itu bisa menjaga kesehatan sehingga anak bisa tumbuh dengan lebih optimal.

Beberapa hal tentang bagaimana memastikan tumbuh kembang anak tidak sesuai dengan ilmu kesehatan. Itulah mengapa penting sekali bagi setiap orang tua untuk membaca dan mempelajari tentang topik tersebut dari sumber yang terpercaya. Salah satunya dari www.ibudanbalita.com. Di sana, ada konsultasi dengan pakar kesehatan ibu dan anak, forum para orang tua, dan banyak sekali artikel kesehatan yang berdasarkan fakta ilmiah.

Kesehatan anak murni tanggungjawab ibu sebagai orang tua. Membekali diri dengan ilmu kesahatan akan membuat ibu menerapkan cara menjaga kesehatan anak dengan tepat.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *