Tak Diduga, Manfaat Khitan Di Waktu Masih Bayi Begitu Luar Biasa

Peran orang tua dalam mendidik anak

Source: TheParentsZone

Ada banyak orang yang sudah tahu manfaat khitan. Namun, di sisi lain, ada juga yang mengecam. Contohnya saja di Jerman. Ada keputusan yang dikeluarkan oleh pengadilan setempat. Keputusan tersebut mengatakan bahwasannya melakukan khitan atau sunat itu sama dengan melukai diri sendiri secara sengaja.

Apa imbas dari keputusan pengadilan tersebut? Orang tua yang menginginkan anaknya di khitan akan terkena sanksi pidana. Karena berdasarkan keputusan pengadilan, orang tua tersebut telah melukai badan anaknya sendiri.

Tidak sampai di situ saja. Banyak juga dokter yang tidak berani melakukan khitan. Meskipun sudah ada edaran bahwa keputusan tersebut tidak mengingat pada dokter, tetap saja ada kekhawatiran. Dokter takut dipidanakan akibat melakukan khitan atau sirkumsisi.

Akibat keputusan pengadailan tersebut, banyak aksi protes. Protes ini tidak hanya dilakukan oleh penganut agama Islam di Jerman tapi juga orang non muslim yang berada di seluruh Eropa. Bagi mereka, khitan itu hak. Bahkan, bagi umat islam, itu adalah kewajiban. Lebih dari itu, banyak manfaat dari khitan yang bisa langsung dirasakan, terutama untuk menjaga kesehatan.

Hal ini jelas berbeda dengan apa yang ada di Indonesia. Di sini, anak laki-laki yang hampir usia baligh pasti disunat. Bahkan, ketika masih bayi pun, ada yang sudah disunat.

Manfaat Sunat Bagi Bayi

Mungkin bagi masyarakat tertentu aneh jika bayi laki-laki disunat. Ada rasa tidak tega. Namun, jika mereka tahu manfaatnya yang begitu luar biasa, mereka tidak akan ragu untuk mengkhitan bayi laki-laki mereka.

Ada studi ilmiah yang menyatakan bayi usia hingga 6 bulan memiliki risiko mengalami masalah pada saluran kemih. Para ahli kesehatan menyebutnya dengan istilah Urinary Tract Infection (UTI).

Apa itu UTI? Ini semacam penyakit pada saluran kandung kemih. Memang biasanya penyakit ini terjadi pada orang dewasa lantaran mereka mengkonsumsi makanan dan minuman yang kurang sehat. Sementara itu, mereka tidak mengimbangi dengan minum air putih yang banyak serta olahraga.

Akan tetapi, UTI ini juga bisa menyerang bayi. Pasalnya, penyakit ini tidak hanya disebabkan pola makan yang kurang sehat tapi juga bakteri. Apalagi jika banyak kotoran yang menumpuk pada glans atau kulit penutup penis. Sangat mungkin jika glans tersebut tidak dibuang semua kotoran serta bakteri menumpuk di situ.

Maka itulah bayi sebaiknya disunat. Kenapa? Agar tidak ada kotoran yang menumpuk di bagian pucuk penis sehingga ia terhindar dari risiko terkena penyakit pada saluran kandung kemih. Ini sebenarnya yang menjadi manfaat sunat untuk bayi.

Jadi, apakah ibu tega melihat sang buah hati nantinya terkena penyakit di saluran kencing? Atau lebih memilih anak menangis sebentar ketika disunat? Toh sekarang teknologi medis semakin canggih. Untuk saat ini, sunat tidak lagi menyakitkan seperti waktu dulu. Ada banyak metode sunat.

3 Metode Khitan atau Sunat Yang Paling Modern

Dahulu, banyak yang bercerita anak laki-laki tidak bisa tidur di malam hari setelah disunat. Hal tersebut disebabkan obat bius sudah habis. Ia sangat kesakitan.

Cerita tersebut tidak pernah ada lagi lantaran metode khitan sekarang ini semakin baik. Sudah ada cara modern yang meminimalisir rasa sakit setelah dan paska disunat.

Sebagai orang tua, ibu bisa memilihkan antara 3 metode khitan modern berikut ini:

  1. Menggunakan Electric Cutter

Pernah dengar istilah khitan atau sunat laser? Inilah yang disebut dengan electric cutter. Hanya saja, masyarakat awam menyebutnya dengan istilah sunat laser. Sayangnya, penamaan ini membuat masyarakat memiliki anggapan yang salah. Mereka mengira ada sinar laser yang digunakan untuk memotong kulit bagian luar penis. Padahal, dokter sama sekali tidak menggunakan sinar laser, melainkan electric cutter.

Alat ini tergolong sangat aman dan tidak menimbulkan rasa sakit. Bahkan, khitan dengan electric cutter ini tidak membuat penis berdarah. Hal ini disebabkan electric cutter bersifat panas sehingga darah bagian kulit yang akan dipotong membeku. Ini salah satu manfaat khitan dengan electric cutter.

Hanya saja, hanya dokter yang berpengalaman yang bisa melakukan khitan dengan metode ini. Jika tidak berhati-hati, bisa saja cutter mengenai kepala penis.

  1. Klem

Ini metode yang bisa dikatakan baru. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui metode sunat yang satu ini. Klem ini merupakan tabung plastik khusus untuk sunat. Ukuran tabung disesuaikan dengan ukuran penis.

Ada langkah yang perlu dilakukan. Yang pertama, kulit penis dijepit menggunakan sebuah alat sekali pakai. Kemudian, dokter akan memotong kulit penis tersebut. Tidak ada proses penjahitan.

Langkah kedua, klem dipasangkan pada penis sampai luka benar-benar kering. Tidak perlu menunggu lama. Sekitar 3 hari luka akan kering. Setelah itu, klem bisa dilepas.

  1. Laser CO2

Nah, ini baru disebut dengan laser. Sayangnya, belum banyak yang menerapkan metode ini.

Pertama-tama, kulit penis dibius. Kemudian, pemotongan menggunakan laser CO2. Metode ini sama sekali tidak menyebabkan darah menetes. Hanya saja, tetap saja harus dilakukan penjahitan. Fungsinya agar kulit sembuh dengan sempurna.

Jadi, aneh jika ada yang melarang khitan. Selain banyak manfaat dari khitan, metode medis pun selalu dikembangkan. Bahkan, bisa dikatakan tidak ada unsur menyakit mengingat metode sekarang semakin canggih dan tidak membuat anak merasa disakiti.

Jadi, bagaimana menurut Anda? Apakah setuju anak di khitan lantaran banyaknya manfaat khitan? Atau tidak setuju dengan alasan seperti keputusan pengadilan di Jerman?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *